<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerindra Usul Komisi III Panggil Menkumham Bahas Djoko Tjandra</title><description>Ia mengatakan, DPR bisa memanggil Menkumham Yasonna H. Laoly dan Ditjen Imigrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra"/><item><title>Gerindra Usul Komisi III Panggil Menkumham Bahas Djoko Tjandra</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2020 09:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra-HICVtWpi0F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Habiburokhman (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/04/337/2241043/gerindra-usul-komisi-iii-panggil-menkumham-bahas-djoko-tjandra-HICVtWpi0F.jpg</image><title>Habiburokhman (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Gerindra mengusulkan agar Komisi III DPR menggelar rapat kerja (raker) khusus membahas persoalan buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra. Di mana, Djoko Tjandra kembali ke Indonesia tanpa terdeteksi.
&quot;Saya selaku Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Gerindra di Komisi III telah mengusulkan agar digelar raker membahas kasus Djoko Tjandra,&quot; kata Politisi Gerindra, Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2020).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan, DPR bisa memanggil Menkumham Yasonna H. Laoly dan Ditjen Imigrasi untuk memberikan penjelasan mengapa Djoko Tjandra bisa masuk Indonesia tanpa terdeteksi.
&quot;Sejauh ini keterangan Menkumham bahwa diduga Djoko Tjandra masuk lewat jalur tikus atau pakai identitas lain masih belum memuaskan. Di era teknologi seperti ini seharusnya Imigrasi nggak bisa lagi diterobos dengan identitas palsu,&quot; tutur dia.
&quot;Begitu juga soal jalur tikus, justru kita jadi khawatir jangan-jangan selama ini sudah banyak masuk pelanggaran hukum lain tanpa terdeteksi,&quot; lanjutnya.
Anggota Komisi III DPR itu menyebut masuknya Djoko Tjandra ke Tanah Air tanpa terdeteksi merupakan skandal besar yang bisa membahayakan negara.
&quot;Saya pikir kasus ini adalah skandal terbesar di bidang keimigrasian yang jika didiamkan bisa membahayakan negara,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Gerindra mengusulkan agar Komisi III DPR menggelar rapat kerja (raker) khusus membahas persoalan buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra. Di mana, Djoko Tjandra kembali ke Indonesia tanpa terdeteksi.
&quot;Saya selaku Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Gerindra di Komisi III telah mengusulkan agar digelar raker membahas kasus Djoko Tjandra,&quot; kata Politisi Gerindra, Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2020).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan, DPR bisa memanggil Menkumham Yasonna H. Laoly dan Ditjen Imigrasi untuk memberikan penjelasan mengapa Djoko Tjandra bisa masuk Indonesia tanpa terdeteksi.
&quot;Sejauh ini keterangan Menkumham bahwa diduga Djoko Tjandra masuk lewat jalur tikus atau pakai identitas lain masih belum memuaskan. Di era teknologi seperti ini seharusnya Imigrasi nggak bisa lagi diterobos dengan identitas palsu,&quot; tutur dia.
&quot;Begitu juga soal jalur tikus, justru kita jadi khawatir jangan-jangan selama ini sudah banyak masuk pelanggaran hukum lain tanpa terdeteksi,&quot; lanjutnya.
Anggota Komisi III DPR itu menyebut masuknya Djoko Tjandra ke Tanah Air tanpa terdeteksi merupakan skandal besar yang bisa membahayakan negara.
&quot;Saya pikir kasus ini adalah skandal terbesar di bidang keimigrasian yang jika didiamkan bisa membahayakan negara,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
