<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Anak Pelda Anumerta Rama Wahyudi Inginkan Headset Militer   </title><description>Jelang gugurnya Pelda Anumerta Rama Wahyudi, tiga anaknya melakukan video call almarhum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/04/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/04/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer"/><item><title> Anak Pelda Anumerta Rama Wahyudi Inginkan Headset Militer   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/04/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/04/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer</guid><pubDate>Sabtu 04 Juli 2020 02:29 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/03/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer-63wScdNDzB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prosesi pemakaman Pelda Anumerta Rama Wahyudi (foto: Okezone.com/Banda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/03/340/2240977/anak-pelda-anumerta-rama-wahyudi-inginkan-headset-militer-63wScdNDzB.jpg</image><title>Prosesi pemakaman Pelda Anumerta Rama Wahyudi (foto: Okezone.com/Banda)</title></images><description>
PEKANBARU - Jelang gugurnya Pelda Anumerta Rama Wahyudi, tiga anaknya melakukan video call almarhum. Banyak keinginan para anaknya kepada almarhum, salah satunya adalah ingin dibawakan headset yang dipakai sang ayah.

&quot;Malam sebelum kejadian anak-anaknya video call almarhum. Saat  video call anaknya pingin headset (alat pelindung telinga militer), yang saat itu sedang dikenakan ayah dalam menjalankan tugas misi perdamaian,&quot; kisah Ahmad Munaris, paman almarhum, di rumah duka Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Riau Jumat (3/7/2020).

Saat video call Pelda Rama Wahyudi sedang berada di atas kendaraan. Karena masih berdinas, almarhum tidak lama melakukan vidoe call kepada putra putrinya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Isak Tangis Warnai Pemakaman Pelda Anumerta Rama Wahyudi&amp;nbsp;
Selain itu, para anak almarhum juga berkeinginan untuk melihat uang dollar. Almarhum pun mengiyakan apa yang diucapkan anak-anaknya.

&quot;Anak-anaknya juga ingin dibawakan uang dollar. Almarhum mengiayakan keinginan anaknya akan bawakan headset dan uang dollar,&quot; imbuhnya.

Namun, pagi harinya pihak keluarga mendapat kabar dari kesatuan Denpal 1/4 Pekanbaru kalau almarhum gugur di serang kelompok pemberontak di Kongo.

&quot;Pagi pagi rekan almarhum dari kesatuan datang dan mengabarkan berita duka, kita sangat kehilangan,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
PEKANBARU - Jelang gugurnya Pelda Anumerta Rama Wahyudi, tiga anaknya melakukan video call almarhum. Banyak keinginan para anaknya kepada almarhum, salah satunya adalah ingin dibawakan headset yang dipakai sang ayah.

&quot;Malam sebelum kejadian anak-anaknya video call almarhum. Saat  video call anaknya pingin headset (alat pelindung telinga militer), yang saat itu sedang dikenakan ayah dalam menjalankan tugas misi perdamaian,&quot; kisah Ahmad Munaris, paman almarhum, di rumah duka Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Riau Jumat (3/7/2020).

Saat video call Pelda Rama Wahyudi sedang berada di atas kendaraan. Karena masih berdinas, almarhum tidak lama melakukan vidoe call kepada putra putrinya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Isak Tangis Warnai Pemakaman Pelda Anumerta Rama Wahyudi&amp;nbsp;
Selain itu, para anak almarhum juga berkeinginan untuk melihat uang dollar. Almarhum pun mengiyakan apa yang diucapkan anak-anaknya.

&quot;Anak-anaknya juga ingin dibawakan uang dollar. Almarhum mengiayakan keinginan anaknya akan bawakan headset dan uang dollar,&quot; imbuhnya.

Namun, pagi harinya pihak keluarga mendapat kabar dari kesatuan Denpal 1/4 Pekanbaru kalau almarhum gugur di serang kelompok pemberontak di Kongo.

&quot;Pagi pagi rekan almarhum dari kesatuan datang dan mengabarkan berita duka, kita sangat kehilangan,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
