<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancam Reshuffle, Presiden Dinilai Butuh Menteri dengan Terobosan untuk Atasi Covid-19</title><description>Kemarahan Presiden Jokowi terhadap para menterinya dianggap bisa dimengerti oleh Ihsan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19"/><item><title>Ancam Reshuffle, Presiden Dinilai Butuh Menteri dengan Terobosan untuk Atasi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19</guid><pubDate>Minggu 05 Juli 2020 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19-cBUX9NOw0O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/05/337/2241442/ancam-reshuffle-presiden-dinilai-butuh-menteri-dengan-terobosan-untuk-atasi-covid-19-cBUX9NOw0O.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dosen Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan mengatakan, kemarahan Presiden Joko Widodo terhadap para pembantunya terkait penanganan Covid-19 dapat dipahami secara obyektif. Menurutnya, saat ini Presiden membutuhkan menteri yang mau kerja ekstra dalam menangani pandemi ini.
&quot;Perlu menteri yang punya terobosan, bertindak out of the box untuk memastikan anak bangsa aman dari corona,&quot; ujar Ihsan kepada saat dihubungi Sindonews pada Minggu (5/7/2020).
Ia melihat, ada beberapa menteri yang potensial diganti presiden, di antaranya yang terkait langsung dengan penanganan Covid-19, dan menteri yang mengurusi masalah sosial terkait dampak yang ditimbulkan dari wabah ini.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Ancam Reshuffle, Pengamat Nilai Sudah Komunikasi dengan Ketum Parpol Pendukung
&quot;Begitu juga Kementerian Sosial tidak hanya masalah bantuan, tapi memberdayakan agar masyarakat tahan banting di tengah Covid-19,&quot; kata Bakir.
Sementara, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut, menteri yang disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet yang paling potensial diganti.
&quot;Kemarahan presiden sepertinya buying time agar menteri memperbaiki kinerja. Jika tidak, reshuffle kemungkinan besar terjadi,&quot; tutur Adi saat dihubungi secara terpisah pada Minggu.
BACA JUGA: 17 Kalimat Penting Jokowi, dari Krisis, Kerja Extra Ordinary hingga Reshuffle
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Dia mengatakan bahwa hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.
&quot;Perlu saya ingatkan belanja-belanja di kementerian, saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat,&quot; ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6/2020).
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dosen Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan mengatakan, kemarahan Presiden Joko Widodo terhadap para pembantunya terkait penanganan Covid-19 dapat dipahami secara obyektif. Menurutnya, saat ini Presiden membutuhkan menteri yang mau kerja ekstra dalam menangani pandemi ini.
&quot;Perlu menteri yang punya terobosan, bertindak out of the box untuk memastikan anak bangsa aman dari corona,&quot; ujar Ihsan kepada saat dihubungi Sindonews pada Minggu (5/7/2020).
Ia melihat, ada beberapa menteri yang potensial diganti presiden, di antaranya yang terkait langsung dengan penanganan Covid-19, dan menteri yang mengurusi masalah sosial terkait dampak yang ditimbulkan dari wabah ini.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Ancam Reshuffle, Pengamat Nilai Sudah Komunikasi dengan Ketum Parpol Pendukung
&quot;Begitu juga Kementerian Sosial tidak hanya masalah bantuan, tapi memberdayakan agar masyarakat tahan banting di tengah Covid-19,&quot; kata Bakir.
Sementara, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyebut, menteri yang disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet yang paling potensial diganti.
&quot;Kemarahan presiden sepertinya buying time agar menteri memperbaiki kinerja. Jika tidak, reshuffle kemungkinan besar terjadi,&quot; tutur Adi saat dihubungi secara terpisah pada Minggu.
BACA JUGA: 17 Kalimat Penting Jokowi, dari Krisis, Kerja Extra Ordinary hingga Reshuffle
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kinerja para menterinya yang dinilai belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19. Dia mengatakan bahwa hal ini terlihat dari belanja-belanja di kementerian yang masih biasa-biasa saja.
&quot;Perlu saya ingatkan belanja-belanja di kementerian, saya lihat laporan masih biasa-biasa saja. Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya. Karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja-belanja kementerian tolong dipercepat,&quot; ujarnya dalam video pembukaan sidang kabinet paripurna tanggal 18 Juni yang diunggah Biro Pers Setpres, Minggu (28/6/2020).
</content:encoded></item></channel></rss>
