<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19 Hari Ini</title><description>Pada hari ini ada 7 provinsi yang nihil penambahan kasus positif Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini"/><item><title>7 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19 Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini</guid><pubDate>Minggu 05 Juli 2020 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini-UOjTRuoSgB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Achmad Yurianto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/05/337/2241523/7-provinsi-nihil-penambahan-kasus-positif-covid-19-hari-ini-UOjTRuoSgB.jpg</image><title>Achmad Yurianto</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengumumkan ada tujuh provinsi yang nihil penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19 pada Minggu 5 Juli 2020 hingga pukul 12.00 WIB.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa ada enam provinsi di Indonesia yang nihil melaporkan kasus baru pasien positif Covid-19 atau virus corona.

&quot;Ada tujuh provinsi kasus nol,&quot; kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta.

Berikut ini 7 provinsi yang nihil penambahan kasus positif corona pada hari ini:

1. Aceh
2. Kalimantan Utara
3. Sulawesi Tengah
4. Maluku Utara
5. Sulawesi Barat
6. Nusa Tenggara Timur
7. Gorontalo

Baca Juga :&amp;nbsp;Jatim 552 Positif Corona &amp;amp; 154 Sembuh, Jakarta 257 Kasus dengan 286 Kesembuhan
Baca Juga :&amp;nbsp;KM Kasih 25 Tenggelam, 2 Korban Ditemukan Tewas Tersangkut Tali Pukat

Pada hari ini, pemerintah sudah memeriksa 21.054 spesimen terkait Covid-19. Dengan demikian total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 915.482 hingga saat ini. &quot;Kami sudah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 21.054 sehingga totalnya 915.482 orang,&quot; Achmad Yurianto.

Yuri menuturkan, pemeriksaan spesimen menggunakan real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Setelah mengetahui hasil tes, pemerintah memastikan akan melaksanakan tracing kasus secara agresif sebagai bagian penyelidikan epidemologi. Muara dari ini yakni isolasi yang ketat.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengumumkan ada tujuh provinsi yang nihil penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19 pada Minggu 5 Juli 2020 hingga pukul 12.00 WIB.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa ada enam provinsi di Indonesia yang nihil melaporkan kasus baru pasien positif Covid-19 atau virus corona.

&quot;Ada tujuh provinsi kasus nol,&quot; kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta.

Berikut ini 7 provinsi yang nihil penambahan kasus positif corona pada hari ini:

1. Aceh
2. Kalimantan Utara
3. Sulawesi Tengah
4. Maluku Utara
5. Sulawesi Barat
6. Nusa Tenggara Timur
7. Gorontalo

Baca Juga :&amp;nbsp;Jatim 552 Positif Corona &amp;amp; 154 Sembuh, Jakarta 257 Kasus dengan 286 Kesembuhan
Baca Juga :&amp;nbsp;KM Kasih 25 Tenggelam, 2 Korban Ditemukan Tewas Tersangkut Tali Pukat

Pada hari ini, pemerintah sudah memeriksa 21.054 spesimen terkait Covid-19. Dengan demikian total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 915.482 hingga saat ini. &quot;Kami sudah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 21.054 sehingga totalnya 915.482 orang,&quot; Achmad Yurianto.

Yuri menuturkan, pemeriksaan spesimen menggunakan real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Setelah mengetahui hasil tes, pemerintah memastikan akan melaksanakan tracing kasus secara agresif sebagai bagian penyelidikan epidemologi. Muara dari ini yakni isolasi yang ketat.</content:encoded></item></channel></rss>
