<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sebanyak 61 Kabupaten/Kota Tidak Terdampak Covid-19   </title><description>Sebanyak 61 kabupaten/kota di 512 kabupaten/kota seluruh Indonesia tidak terdampak Covid-19.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19"/><item><title> Sebanyak 61 Kabupaten/Kota Tidak Terdampak Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19-CcRKzdDQX6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/337/2242427/sebanyak-61-kabupaten-kota-tidak-terdampak-covid-19-CcRKzdDQX6.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
JAKARTA - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan sebanyak 61 kabupaten/kota di 512 kabupaten/kota seluruh Indonesia tidak terdampak Covid-19.

&amp;ldquo;Per tanggal 5 Juli 2020 terdapat 61 kabupaten kota yang tidak terdampak,&amp;rdquo; kata Dewi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Dewi mengatakan, data pemetaan zonasi risiko daerah di 514 kabupaten kota di seluruh Indonesia dianalisis setiap pekan dan terakhir pada 5 Juli 2020.

&amp;ldquo;Data yang kita analisis merupakan data terakhir di tanggal 5 Juli 2020, di mana terakhir adalah hari Minggu, karena kami menganalisis secara kumulatif mingguan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOS81LzEyMTM1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Dewi mengatakan sebanyak 43 kabupaten kota masuk ke dalam zona hijau dimana tidak ada kasus baru.

&amp;ldquo;Sebanyak 175 dengan resiko rendah, 180 kabupaten kota dengan risiko sedang dan 55 kabupaten kota dengan resiko tinggi,&amp;rdquo; katanya.

Kata Dewi, dari pemetaan zonasi risiko bahwa wilayah dengan zona hijau semakin bertambah sebesar 20,2%.

&amp;ldquo;Kita dapat melihat pergerakan dari pemetaan zonasi risiko daerah dimulai dari akhir Mei 2020 sampai dengan terakhir pada 5 Juli 2020. Kita melihat bahwa jumlah zona hijau semakin bertambah sebesar 20,2 persen dari seluruh 514 kabupaten kota yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara saat ini tercatat wilayah dengan zona resiko rendah atau yang berwarna kuning sebanyak 34%.

&amp;ldquo;Kemudian zona resiko sedang ini sebanyak 35 persen dan zona resiko tinggi ini sebanyak 10,7 persen dari seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan sebanyak 61 kabupaten/kota di 512 kabupaten/kota seluruh Indonesia tidak terdampak Covid-19.

&amp;ldquo;Per tanggal 5 Juli 2020 terdapat 61 kabupaten kota yang tidak terdampak,&amp;rdquo; kata Dewi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Dewi mengatakan, data pemetaan zonasi risiko daerah di 514 kabupaten kota di seluruh Indonesia dianalisis setiap pekan dan terakhir pada 5 Juli 2020.

&amp;ldquo;Data yang kita analisis merupakan data terakhir di tanggal 5 Juli 2020, di mana terakhir adalah hari Minggu, karena kami menganalisis secara kumulatif mingguan,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOS81LzEyMTM1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Dewi mengatakan sebanyak 43 kabupaten kota masuk ke dalam zona hijau dimana tidak ada kasus baru.

&amp;ldquo;Sebanyak 175 dengan resiko rendah, 180 kabupaten kota dengan risiko sedang dan 55 kabupaten kota dengan resiko tinggi,&amp;rdquo; katanya.

Kata Dewi, dari pemetaan zonasi risiko bahwa wilayah dengan zona hijau semakin bertambah sebesar 20,2%.

&amp;ldquo;Kita dapat melihat pergerakan dari pemetaan zonasi risiko daerah dimulai dari akhir Mei 2020 sampai dengan terakhir pada 5 Juli 2020. Kita melihat bahwa jumlah zona hijau semakin bertambah sebesar 20,2 persen dari seluruh 514 kabupaten kota yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara saat ini tercatat wilayah dengan zona resiko rendah atau yang berwarna kuning sebanyak 34%.

&amp;ldquo;Kemudian zona resiko sedang ini sebanyak 35 persen dan zona resiko tinggi ini sebanyak 10,7 persen dari seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
