<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Perusahaan Jadi Klaster Covid-19, Operasional Ditutup 14 Hari</title><description>Tiga perusahaan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di Kota Semarang Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari"/><item><title>3 Perusahaan Jadi Klaster Covid-19, Operasional Ditutup 14 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari</guid><pubDate>Selasa 07 Juli 2020 03:02 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari-voUWOAO4WT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/07/512/2242215/3-perusahaan-jadi-klaster-covid-19-operasional-ditutup-14-hari-voUWOAO4WT.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Tiga perusahaan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di Kota Semarang Jawa Tengah. Ratusan orang dari tiga perusahaan itu dinyatakan positif sehingga harus menjalani karantina untuk mengembalikan kondisi kesehataan masing-masing.

&amp;rdquo;Setidaknya ada tiga perusahaan dari hasil pengujian yang dilakukan,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam, kepada awak media, Senin (6/7/2020).

Meski demikian, dia enggan menyebutkan detail tiga perusahaan yang dimaksud. Dia hanya menjelaskan dari ketiga perusahaan itu, masing-masing ditemukan 47 kasus, 24 kasus, serta sekira seratusan kasus positif.

Menurut Hakam, tiga perusahan tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja sehingga terjadi penyebaran Covid-19. Untuk mencegah penularan semakin parah, klaster baru itu dilakukan penutupan operasional selama 14 hari.

Pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan berupa rapid test mapun swab test untuk mengetahui sebaran Covid-19. &amp;ldquo;Hingga saat ini, sudah sekira 2,8 persen penduduk Kota Semarang yang dites, baik melalui rapid maupun swab tes,&amp;rdquo; ujar Abdul Hakam.
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Tiga perusahaan menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di Kota Semarang Jawa Tengah. Ratusan orang dari tiga perusahaan itu dinyatakan positif sehingga harus menjalani karantina untuk mengembalikan kondisi kesehataan masing-masing.

&amp;rdquo;Setidaknya ada tiga perusahaan dari hasil pengujian yang dilakukan,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam, kepada awak media, Senin (6/7/2020).

Meski demikian, dia enggan menyebutkan detail tiga perusahaan yang dimaksud. Dia hanya menjelaskan dari ketiga perusahaan itu, masing-masing ditemukan 47 kasus, 24 kasus, serta sekira seratusan kasus positif.

Menurut Hakam, tiga perusahan tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja sehingga terjadi penyebaran Covid-19. Untuk mencegah penularan semakin parah, klaster baru itu dilakukan penutupan operasional selama 14 hari.

Pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan berupa rapid test mapun swab test untuk mengetahui sebaran Covid-19. &amp;ldquo;Hingga saat ini, sudah sekira 2,8 persen penduduk Kota Semarang yang dites, baik melalui rapid maupun swab tes,&amp;rdquo; ujar Abdul Hakam.
</content:encoded></item></channel></rss>
