<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Imbas Pandemi, Jumlah Penumpang MRT Menurun Drastis   </title><description>Pengguna Moda Raya Terpadu (MRT) tercatat menurun drastis imbas pandemi corona (Covid-19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis"/><item><title> Imbas Pandemi, Jumlah Penumpang MRT Menurun Drastis   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis</guid><pubDate>Rabu 08 Juli 2020 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis-fuis7DuTdU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/08/338/2243166/imbas-pandemi-jumlah-penumpang-mrt-menurun-drastis-fuis7DuTdU.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Pengguna Moda Raya Terpadu (MRT) tercatat menurun drastis imbas pandemi corona (Covid-19).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabanda mengatakan, bahwa penurunan pengguna MRT berkisar 4.059 perhari pada April 2020 lalu.

&quot;Memang kita mengalami penurunan drastis dari sisi penumpang  dari total Februari 88 ribu penumpang (per hari), kita turun sampai 4 ribu di bulan April,&quot; kata Wiliam saat menggela rapat bersama Komisi B DKI Jakarta, Rabu (8/7/2020).
&amp;nbsp;
Adapun jumlah akumulatif pengguna MRT Jakarta di bulan April 2020 sebanyak 121.757 orang. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah pengguna moda transportasi bawah tanah itu pada bulan Mei 2020 hanya 1.405 orang per hari. Total jumlah penumpang di bulan Mei 2020 sebanyak 43.544 orang.

Angka tersebut berbanding terbalik sebelum adanya pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Jumlah penumpang pada Januari 2020 mencapai 2.564.869 orang, atau sekira 85.105 orang per hari. Kemudian, pada Februari 2020, pengguna MRT tercatat sebanyak 2.564.869 orang dengan jumlah perhari mencapai 88.444 orang.

Penurunan pengguna MRT terjun bebas setelah adanya pandemi Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Tercatat, pengguna MRT hanya sebanyak 1.403.638 penumpang dengan jumlah per hari 45.279 orang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNC8wNC8xLzExOTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wiliam menerangkan, bahwa terdapat kenaikan dari angka pengguna MRT yang signifikan pada Juni 2020. Tercatat, sebanyak 340.553 penumpang dengan 11.351 orang yang menggunakan moda transportasi yang baru diresmiskan pada 2018 lalu tersebut.

William mengaku target 100 ribu penumpang per hari akan sulit untuk direalisasikan selama pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini protokol kesehatan mengharuskan MRT mengurangi jumlah penggunanya.

&quot;Angka 100 ribu target kita itu pasti nggak mungkin, karena harus physical disntancing dan itu sudah mengurangi kapasitas kereta dan kita memang harus konsisten supaya tidak ada isu publik transport itu terpapar dengan Covid-19,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Pengguna Moda Raya Terpadu (MRT) tercatat menurun drastis imbas pandemi corona (Covid-19).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabanda mengatakan, bahwa penurunan pengguna MRT berkisar 4.059 perhari pada April 2020 lalu.

&quot;Memang kita mengalami penurunan drastis dari sisi penumpang  dari total Februari 88 ribu penumpang (per hari), kita turun sampai 4 ribu di bulan April,&quot; kata Wiliam saat menggela rapat bersama Komisi B DKI Jakarta, Rabu (8/7/2020).
&amp;nbsp;
Adapun jumlah akumulatif pengguna MRT Jakarta di bulan April 2020 sebanyak 121.757 orang. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah pengguna moda transportasi bawah tanah itu pada bulan Mei 2020 hanya 1.405 orang per hari. Total jumlah penumpang di bulan Mei 2020 sebanyak 43.544 orang.

Angka tersebut berbanding terbalik sebelum adanya pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Jumlah penumpang pada Januari 2020 mencapai 2.564.869 orang, atau sekira 85.105 orang per hari. Kemudian, pada Februari 2020, pengguna MRT tercatat sebanyak 2.564.869 orang dengan jumlah perhari mencapai 88.444 orang.

Penurunan pengguna MRT terjun bebas setelah adanya pandemi Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Tercatat, pengguna MRT hanya sebanyak 1.403.638 penumpang dengan jumlah per hari 45.279 orang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNC8wNC8xLzExOTE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wiliam menerangkan, bahwa terdapat kenaikan dari angka pengguna MRT yang signifikan pada Juni 2020. Tercatat, sebanyak 340.553 penumpang dengan 11.351 orang yang menggunakan moda transportasi yang baru diresmiskan pada 2018 lalu tersebut.

William mengaku target 100 ribu penumpang per hari akan sulit untuk direalisasikan selama pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini protokol kesehatan mengharuskan MRT mengurangi jumlah penggunanya.

&quot;Angka 100 ribu target kita itu pasti nggak mungkin, karena harus physical disntancing dan itu sudah mengurangi kapasitas kereta dan kita memang harus konsisten supaya tidak ada isu publik transport itu terpapar dengan Covid-19,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
