<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insinyur Prancis Gunakan Urine Wanita dari Publik Toilet untuk Buat Roti </title><description>Belum diketahui bagaimana rasa roti tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti"/><item><title>Insinyur Prancis Gunakan Urine Wanita dari Publik Toilet untuk Buat Roti </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2020 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti-P3Ns67LK6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pexels.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/09/18/2243535/insinyur-prancis-gunakan-urine-wanita-dari-publik-toilet-untuk-buat-roti-P3Ns67LK6W.jpg</image><title>Foto: Pexels.</title></images><description>PARIS - Seorang insinyur Prancis menggunakan bahan yang tidak biasa dalam resep pembuatan rotinya dengan menggunakan gandum yang dikembangkan dengan urine yang diambil dari toilet wanita.
Resep itulah yang digunakan Lousie Raguet, seorang insinyur dan pembuat roti, yang menyebut dirinya sebagai ecofeminist, untuk membuat &amp;lsquo;Boucle d&amp;rsquo;Or&amp;rsquo; atau Roti Goldilocksnya.
Dengan rotinya, dia berusaha &amp;ldquo;menghancurkan tabu&amp;rdquo; mengenai kotoran dan menciptakan sistem pangan dan pertanian yang lebih berkelanjutan yang memanfaatkan kotoran manusia, sementara memangkas biaya pertanian dan meningkatkan hasil panen.
&quot;Urine adalah pupuk yang luar biasa,&quot; kata Raguet sebagaimana dilansir RT. Tanaman biasanya mengekstrak nitrogen, fosfor, dan kalium dari tanah, tetapi urine manusia juga mengandung nutrisi-nutrisi tersebut.
&amp;ldquo;Ini adalah cairan yang diabaikan, biasanya disingkirkan sebagai produk limbah. Tapi urine penuh dengan nutrisi dan harus diperlakukan seperti tambang emas. Sangat ideal untuk mengganti pupuk kimia dan menghindari polusi yang disebabkannya.&quot;
Raguet mengambil air-air kencing yang dia butuhkan dari urinal wanita di arondisemen ke-14 Paris, dekat Cour des Grands Voisins, di Montparnasse.
&amp;ldquo;Orang tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di balik toilet. Semuanya harus menghilang seolah-olah dengan sihir, semuanya tersembunyi,&amp;rdquo; kata Raguet. &amp;ldquo;Ketika Anda buang air kecil, pabrik pengolahan menghilangkan nutrisi. Mereka tidak kembali ke bumi. Sistemnya tidak berbentuk lingkaran.&quot;
Penelitian sekelompok ilmuwan Prancis, menunjukkan sekira 29 juta roti baguette dapat diproduksi setiap hari menggunakan gandum yang dikembangkan dengan urine manusia, atau kira-kira 10 kali lipat dari konsumsi harian saat ini.

Dengan beralih ke gandum yang ditumbuhkan dengan urine, mereka  mengklaim petani bisa menghemat 703 ton nitrogen yang digunakan dalam  pupuk buatan setiap hari.
Raguet adalah pendukung 'ekofeminisme', yang mengadvokasi penggunaan produk ramah lingkungan untuk memberdayakan perempuan.
Tidak seperti feses, urine tidak mengandung bakteri dan telah  dilarutkan 20 kali sebelum disemprotkan pada tanaman yang digunakan  dalam pembuatan rot Raguet yang aneh. Air seni dapat disimpan selama  tiga bulan karena steril ketika dikeluarkan dari tubuh.
Sejauh ini tidak diketahui bagaimana ras roti yang dibuat dari gandum tersebut.</description><content:encoded>PARIS - Seorang insinyur Prancis menggunakan bahan yang tidak biasa dalam resep pembuatan rotinya dengan menggunakan gandum yang dikembangkan dengan urine yang diambil dari toilet wanita.
Resep itulah yang digunakan Lousie Raguet, seorang insinyur dan pembuat roti, yang menyebut dirinya sebagai ecofeminist, untuk membuat &amp;lsquo;Boucle d&amp;rsquo;Or&amp;rsquo; atau Roti Goldilocksnya.
Dengan rotinya, dia berusaha &amp;ldquo;menghancurkan tabu&amp;rdquo; mengenai kotoran dan menciptakan sistem pangan dan pertanian yang lebih berkelanjutan yang memanfaatkan kotoran manusia, sementara memangkas biaya pertanian dan meningkatkan hasil panen.
&quot;Urine adalah pupuk yang luar biasa,&quot; kata Raguet sebagaimana dilansir RT. Tanaman biasanya mengekstrak nitrogen, fosfor, dan kalium dari tanah, tetapi urine manusia juga mengandung nutrisi-nutrisi tersebut.
&amp;ldquo;Ini adalah cairan yang diabaikan, biasanya disingkirkan sebagai produk limbah. Tapi urine penuh dengan nutrisi dan harus diperlakukan seperti tambang emas. Sangat ideal untuk mengganti pupuk kimia dan menghindari polusi yang disebabkannya.&quot;
Raguet mengambil air-air kencing yang dia butuhkan dari urinal wanita di arondisemen ke-14 Paris, dekat Cour des Grands Voisins, di Montparnasse.
&amp;ldquo;Orang tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di balik toilet. Semuanya harus menghilang seolah-olah dengan sihir, semuanya tersembunyi,&amp;rdquo; kata Raguet. &amp;ldquo;Ketika Anda buang air kecil, pabrik pengolahan menghilangkan nutrisi. Mereka tidak kembali ke bumi. Sistemnya tidak berbentuk lingkaran.&quot;
Penelitian sekelompok ilmuwan Prancis, menunjukkan sekira 29 juta roti baguette dapat diproduksi setiap hari menggunakan gandum yang dikembangkan dengan urine manusia, atau kira-kira 10 kali lipat dari konsumsi harian saat ini.

Dengan beralih ke gandum yang ditumbuhkan dengan urine, mereka  mengklaim petani bisa menghemat 703 ton nitrogen yang digunakan dalam  pupuk buatan setiap hari.
Raguet adalah pendukung 'ekofeminisme', yang mengadvokasi penggunaan produk ramah lingkungan untuk memberdayakan perempuan.
Tidak seperti feses, urine tidak mengandung bakteri dan telah  dilarutkan 20 kali sebelum disemprotkan pada tanaman yang digunakan  dalam pembuatan rot Raguet yang aneh. Air seni dapat disimpan selama  tiga bulan karena steril ketika dikeluarkan dari tubuh.
Sejauh ini tidak diketahui bagaimana ras roti yang dibuat dari gandum tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
