<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencairan Anggaran Pilkada Rendah, Mendagri &quot;Sentil&quot; Kepala Daerah</title><description>Tito meminta agar anggaran pilkada diprioritaskan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah"/><item><title>Pencairan Anggaran Pilkada Rendah, Mendagri &quot;Sentil&quot; Kepala Daerah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2020 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah-CTRUuk1ZzD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Puspen Kemendagri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/09/337/2243943/pencairan-anggaran-pilkada-rendah-mendagri-sentil-kepala-daerah-CTRUuk1ZzD.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Puspen Kemendagri)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin masih ada daerah yang belum mencairkan anggaran pilkadanya 100%. Padahal, di saat yang sama tahapan pilkada terus berjalan dan membutuhkan biaya.

Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Maluku Utara.

&amp;ldquo;Begitu saya melihat data-data di Maluku Utara saya terus terang prihatin. Maluku Utara ini merahnya banyak banget. Yang 100% itu hanya 1 untuk KPU dan Bawaslu. Untuk aparat keamanannya baru 35%. Okelah tapi ada hijau-hijaunya nya, satu saja yaitu Kota Tidore Kepulauan, terima kasih banyak Bapak Wali Kota,&amp;rdquo; kata Tito dalam keterangan persnya, Kamis (9/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;PKPU Protokol Kesehatan Pilkada 2020 Resmi Diundangkan&amp;nbsp;
Tito meminta agar anggaran pilkada diprioritaskan. Dia pun &quot;menyentil&quot; kepala daerah masih kecil pencairannya dan meminta agar pekan depan dituntaskan.

&amp;ldquo;Jangan buat proyek, dahulukan dulu agenda nasional ini. Jadi, saya minta untuk Pulau Taliabu ini yang paling kecil ini saya minta secepat mungkin paling lambat Senin penuhi tolong 100% kepada KPUD dan Bawaslu-nya. Tolong disampaikan kepada Bapak Bupati, kalau tidak nanti akan jadi objek pemeriksaan kita lho, Pak,&amp;rdquo; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mendagri Ingin Target Partisipasi Pilkada Serentak Capai 82%&amp;nbsp;
Dia mengatakan, pemerintah memang memberikan kelonggaran pencairan anggaran sampai 15 Juli mendatang. Namun, bukan berarti pencairan dilakukan alot.

&quot;Tapi tolong karena kita mengejar 15 Juli. Ini jangan sampai teman-teman KPU dan Bawaslu. Mereka ibarat mobil kecepatannya 40-50, ragu mau maju tidak, maka harus dikasih bensin yang penuh supaya larinya kencang betul,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin masih ada daerah yang belum mencairkan anggaran pilkadanya 100%. Padahal, di saat yang sama tahapan pilkada terus berjalan dan membutuhkan biaya.

Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Maluku Utara.

&amp;ldquo;Begitu saya melihat data-data di Maluku Utara saya terus terang prihatin. Maluku Utara ini merahnya banyak banget. Yang 100% itu hanya 1 untuk KPU dan Bawaslu. Untuk aparat keamanannya baru 35%. Okelah tapi ada hijau-hijaunya nya, satu saja yaitu Kota Tidore Kepulauan, terima kasih banyak Bapak Wali Kota,&amp;rdquo; kata Tito dalam keterangan persnya, Kamis (9/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;PKPU Protokol Kesehatan Pilkada 2020 Resmi Diundangkan&amp;nbsp;
Tito meminta agar anggaran pilkada diprioritaskan. Dia pun &quot;menyentil&quot; kepala daerah masih kecil pencairannya dan meminta agar pekan depan dituntaskan.

&amp;ldquo;Jangan buat proyek, dahulukan dulu agenda nasional ini. Jadi, saya minta untuk Pulau Taliabu ini yang paling kecil ini saya minta secepat mungkin paling lambat Senin penuhi tolong 100% kepada KPUD dan Bawaslu-nya. Tolong disampaikan kepada Bapak Bupati, kalau tidak nanti akan jadi objek pemeriksaan kita lho, Pak,&amp;rdquo; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mendagri Ingin Target Partisipasi Pilkada Serentak Capai 82%&amp;nbsp;
Dia mengatakan, pemerintah memang memberikan kelonggaran pencairan anggaran sampai 15 Juli mendatang. Namun, bukan berarti pencairan dilakukan alot.

&quot;Tapi tolong karena kita mengejar 15 Juli. Ini jangan sampai teman-teman KPU dan Bawaslu. Mereka ibarat mobil kecepatannya 40-50, ragu mau maju tidak, maka harus dikasih bensin yang penuh supaya larinya kencang betul,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
