<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Presiden Jokowi Tugaskan Prabowo Urusi Lumbung Pangan Nasional di Kalteng   </title><description>Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, untuk mengurusi lumbung pangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng"/><item><title> Presiden Jokowi Tugaskan Prabowo Urusi Lumbung Pangan Nasional di Kalteng   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2020 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng-InwAhbz6yB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo di Kalteng (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/09/337/2243952/presiden-jokowi-tugaskan-prabowo-urusi-lumbung-pangan-nasional-di-kalteng-InwAhbz6yB.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo di Kalteng (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, untuk mengurusi lumbung pangan yang sedang dikembangkan di Kalimantan Tengah. Lumbung pangan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik.

&amp;ldquo;Karena ini menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke Pak Menhan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati,&quot; kata Jokowi dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).

Jokowi menuturkan, pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa yang sedang dalam proses pengerjaan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik nasional untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri. Cadangan logistik tersebut juga digunakan untuk mengantisipasi krisis pangan sebagaimana yang diperingatkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

&quot;Saya kira kita tahu semuanya, FAO sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional,&quot; jelas Jokowi.
&amp;nbsp;
Setelah meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan baru di Kabupaten Kapuas, Presiden bersama Menhan Prabowo dan sejumlah menteri terkait lainnya juga meninjau lokasi pengembangan serupa yang ada di Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau. Di kabupaten tersebut, terdapat kurang lebih 10.000 hektare lahan potensial yang nantinya akan dikembangkan menjadi lumbung pangan baru.

Jokowi mengatakan, bahwa untuk tahun ini setidaknya akan diselesaikan terlebih dahulu lahan seluas 30.000 hektare dan akan meningkat hingga dua tahun ke depan.

&quot;Tahun ini insyaallah akan kita selesaikan kurang lebih 30 ribu hektare terlebih dahulu. Kemudian berikutnya dalam 1,5 sampai maksimal 2 tahun akan ditambah lagi 148.000 hektare baik itu di Kabupaten Pulang Pisau maupun Kapuas,&quot; tuturnya.

Dengan pengembangan lumbung pangan baru ini diharapkan cadangan pangan nasional, nantinya dapat terpenuhi dan dikelola dengan manajemen yang baik hingga dapat diekspor ke negara-negara lain.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo menugaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, untuk mengurusi lumbung pangan yang sedang dikembangkan di Kalimantan Tengah. Lumbung pangan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik.

&amp;ldquo;Karena ini menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke Pak Menhan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati,&quot; kata Jokowi dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).

Jokowi menuturkan, pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa yang sedang dalam proses pengerjaan diharapkan bisa menjadi sumber cadangan logistik nasional untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri. Cadangan logistik tersebut juga digunakan untuk mengantisipasi krisis pangan sebagaimana yang diperingatkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

&quot;Saya kira kita tahu semuanya, FAO sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional,&quot; jelas Jokowi.
&amp;nbsp;
Setelah meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan baru di Kabupaten Kapuas, Presiden bersama Menhan Prabowo dan sejumlah menteri terkait lainnya juga meninjau lokasi pengembangan serupa yang ada di Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau. Di kabupaten tersebut, terdapat kurang lebih 10.000 hektare lahan potensial yang nantinya akan dikembangkan menjadi lumbung pangan baru.

Jokowi mengatakan, bahwa untuk tahun ini setidaknya akan diselesaikan terlebih dahulu lahan seluas 30.000 hektare dan akan meningkat hingga dua tahun ke depan.

&quot;Tahun ini insyaallah akan kita selesaikan kurang lebih 30 ribu hektare terlebih dahulu. Kemudian berikutnya dalam 1,5 sampai maksimal 2 tahun akan ditambah lagi 148.000 hektare baik itu di Kabupaten Pulang Pisau maupun Kapuas,&quot; tuturnya.

Dengan pengembangan lumbung pangan baru ini diharapkan cadangan pangan nasional, nantinya dapat terpenuhi dan dikelola dengan manajemen yang baik hingga dapat diekspor ke negara-negara lain.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.
</content:encoded></item></channel></rss>
