<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klaster Secapa AD Terungkap Berawal dari Siswa Keluhkan Bisul</title><description>Siswa yang mengeluhkan bisul itu kemudian menjalani tes swab dan hasilnya positif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul"/><item><title>Klaster Secapa AD Terungkap Berawal dari Siswa Keluhkan Bisul</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul</guid><pubDate>Sabtu 11 Juli 2020 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul-Ni1fwGOE9A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAD Jenderal Andika Perkasa. (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/11/337/2244895/klaster-secapa-ad-terungkap-berawal-dari-siswa-keluhkan-bisul-Ni1fwGOE9A.jpg</image><title>KSAD Jenderal Andika Perkasa. (Foto : Okezone)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Sekolah Calon Perwira (Secapa), di Hegarmanah, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020). Kedatangannya itu untuk melihat dan mengecek langsung soal terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

&quot;Baru saja mengunjungi prajurit kami yang ada di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat, saya ketemu mereka dan saya lihat kegiatan mereka secara sepintas. Kemudian saya titip pesan, bukan berarti hanya berusaha menyenangkan itu sama sekali tidak. Yang saya sampaikan adalah fakta sesuai dengan teori yang sementara ini diyakini sebagai sesuatu yang ada hubungannya dengan Covid-19. Secara umum mereka semua dalam keadaan baik,&quot; ujar Andika, saat menggelar konferensi pers, di  Makodam III Siliwangi.

Andika mengatakan, jumlah dari pasien yang positif Covid di Secapa AD berjumlah 1.280. Dari angka itu, 991 adalah perwira siswa, sisanya ada 289 yang merupakan staf serta anggota dari Secapa AD beserta keluarganya.

&quot;Terhitung juga ada enam anggota keluarga di antara 289 itu,&quot; ucapnya.



Andika menuturkan, pertama ia mendapatkan laporan soal adanya penyebaran Covid-19, berawal saat ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Keduanya mengeluhkan bisul dan satu lainnya ada masalah di tulang belakang.

&quot;Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang,&quot; ucapnya.

Baca Juga : KSAD Blak-Blakan Soal Upaya Sembuhkan Siswa Secapa AD Bandung dari Covid-19

Kedua siswa tersebut pun, lanjut Andika, langsung tes swab. Hasilnya, keduanya pun positif. Menanggapi ada siswa yang positif, Andika langsung meminta untuk dilakukan tes rapid kepada seluruh siswa dan staf pengajar.

&quot;Akhirnya dirapid test. Kemudian hasil rapid test itu ternyata ada 187 yang reaktif dari situ kita ingin yakinkan, kita lakukan swab saya kirim VTM kepada Kakesdam. VTM itu adalah alat untuk swab ya. Nah saya kirim kemudian dilakukan swab, dilakukan tes di laboratorium PCR dari situlah akhirnya ditemukan,&quot; katanya.

Baca Juga : Jadi Klaster Covid-19, Pendidikan di Secapa Bandung Masih Berlangsung, Begini Kondisinya 




</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Sekolah Calon Perwira (Secapa), di Hegarmanah, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2020). Kedatangannya itu untuk melihat dan mengecek langsung soal terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Bandung.

&quot;Baru saja mengunjungi prajurit kami yang ada di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat, saya ketemu mereka dan saya lihat kegiatan mereka secara sepintas. Kemudian saya titip pesan, bukan berarti hanya berusaha menyenangkan itu sama sekali tidak. Yang saya sampaikan adalah fakta sesuai dengan teori yang sementara ini diyakini sebagai sesuatu yang ada hubungannya dengan Covid-19. Secara umum mereka semua dalam keadaan baik,&quot; ujar Andika, saat menggelar konferensi pers, di  Makodam III Siliwangi.

Andika mengatakan, jumlah dari pasien yang positif Covid di Secapa AD berjumlah 1.280. Dari angka itu, 991 adalah perwira siswa, sisanya ada 289 yang merupakan staf serta anggota dari Secapa AD beserta keluarganya.

&quot;Terhitung juga ada enam anggota keluarga di antara 289 itu,&quot; ucapnya.



Andika menuturkan, pertama ia mendapatkan laporan soal adanya penyebaran Covid-19, berawal saat ada dua prajurit atau perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira. Keduanya mengeluhkan bisul dan satu lainnya ada masalah di tulang belakang.

&quot;Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang,&quot; ucapnya.

Baca Juga : KSAD Blak-Blakan Soal Upaya Sembuhkan Siswa Secapa AD Bandung dari Covid-19

Kedua siswa tersebut pun, lanjut Andika, langsung tes swab. Hasilnya, keduanya pun positif. Menanggapi ada siswa yang positif, Andika langsung meminta untuk dilakukan tes rapid kepada seluruh siswa dan staf pengajar.

&quot;Akhirnya dirapid test. Kemudian hasil rapid test itu ternyata ada 187 yang reaktif dari situ kita ingin yakinkan, kita lakukan swab saya kirim VTM kepada Kakesdam. VTM itu adalah alat untuk swab ya. Nah saya kirim kemudian dilakukan swab, dilakukan tes di laboratorium PCR dari situlah akhirnya ditemukan,&quot; katanya.

Baca Juga : Jadi Klaster Covid-19, Pendidikan di Secapa Bandung Masih Berlangsung, Begini Kondisinya 




</content:encoded></item></channel></rss>
