<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Targetkan Periksa 30 Ribu Spesimen, Jokowi Perintahkan Tambah Laboratorium</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowo) ingin jumlah laboratorium untuk memeriksa spesimen Covid-19 ditambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium"/><item><title>Targetkan Periksa 30 Ribu Spesimen, Jokowi Perintahkan Tambah Laboratorium</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium</guid><pubDate>Senin 13 Juli 2020 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium-gkx2AkZItu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara (foto: Biro Pers Kepresidenan))</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/13/337/2245441/targetkan-periksa-30-ribu-spesimen-jokowi-perintahkan-tambah-laboratorium-gkx2AkZItu.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara (foto: Biro Pers Kepresidenan))</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowo) ingin jumlah laboratorium untuk memeriksa spesimen Covid-19 ditambah. Dengan begitu maka target pemeriksaan 30 ribu per hari dapat diwujudkan.
&quot;Untuk tes harus ditingkatkan, jumlah PCR test dengan menambah jumlah lab-lab yang ada di daerah. Plus mobile lab PCR yang kita harapkan nantinya target sesuai yang saya sampaikan bisa tercapai, 30 ribu,&quot; ucap Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020).
Kepala Negara juga ingin tracing, testing dan isolasi mandiri dimasifkan untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Sejurus dengan itu, fasilitas di rumah sakit juga harus ditingkatkan.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Corona Melonjak, Presiden Jokowi Minta Jajarannya Masifkan 3T Prioritas 8 Provinsi)
&quot;Peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya bed, APD, obat-obatan, ventilator dan kamar isolasi yang ini juga masih memerlukan tambahan untuk provinsi-provinsi yang tadi saya sebut,&quot; imbuh Jokowi.
&quot;Kalau memang kekurangan ini agar Kemenkes bisa menyampaikan kepada Menteri PU untuk segera diselesaikan,&quot; pungkasnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Melonjaknya Kasus Corona di Jakarta &amp;amp; Jatim karena Warga Abai Protokol Kesehatan)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowo) ingin jumlah laboratorium untuk memeriksa spesimen Covid-19 ditambah. Dengan begitu maka target pemeriksaan 30 ribu per hari dapat diwujudkan.
&quot;Untuk tes harus ditingkatkan, jumlah PCR test dengan menambah jumlah lab-lab yang ada di daerah. Plus mobile lab PCR yang kita harapkan nantinya target sesuai yang saya sampaikan bisa tercapai, 30 ribu,&quot; ucap Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020).
Kepala Negara juga ingin tracing, testing dan isolasi mandiri dimasifkan untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Sejurus dengan itu, fasilitas di rumah sakit juga harus ditingkatkan.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Corona Melonjak, Presiden Jokowi Minta Jajarannya Masifkan 3T Prioritas 8 Provinsi)
&quot;Peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya bed, APD, obat-obatan, ventilator dan kamar isolasi yang ini juga masih memerlukan tambahan untuk provinsi-provinsi yang tadi saya sebut,&quot; imbuh Jokowi.
&quot;Kalau memang kekurangan ini agar Kemenkes bisa menyampaikan kepada Menteri PU untuk segera diselesaikan,&quot; pungkasnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Melonjaknya Kasus Corona di Jakarta &amp;amp; Jatim karena Warga Abai Protokol Kesehatan)</content:encoded></item></channel></rss>
