<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rentan Jadi Penyebaran Covid-19, Doni Monardo: Hati-Hati Pembukaan Pesantren</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan pendidikan berbasis asrama harus menjadi perhatian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren"/><item><title>Rentan Jadi Penyebaran Covid-19, Doni Monardo: Hati-Hati Pembukaan Pesantren</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren</guid><pubDate>Senin 13 Juli 2020 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren-S0tq9xbaWX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 TNI Doni Monardo (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/13/337/2245553/rentan-jadi-penyebaran-covid-19-doni-monardo-hati-hati-pembukaan-pesantren-S0tq9xbaWX.jpg</image><title>Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 TNI Doni Monardo (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan pendidikan berbasis asrama harus menjadi perhatian.  Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan peringatan ini menyusul adanya penularan masif di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat (AD) di Cimahi.

Di mana lebih dari 1.200 orang di Secapa TNI AD dinyatakan positif Covid-19. &amp;ldquo;Pesan bapak presiden terkait dengan kegiatan pendidikan yang berbasis asrama. Sehingga ini harus menjadi atensi semuanya. Beberapa hari yang lalu sekolah TNI di Cimahi terdapat  kasus positif dengan jumlah yang sangat banyak,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Muhadjir Sebut UU Penanggulangan Bencana Bakal Direvisi untuk Akomodir Istilah Baru&amp;nbsp;
Dia mengatakan, agar kegiatan pendidikan asrama dilakukan hati-hati. Hal ini berlaku juga bagi pembukaan pesantren.

&amp;ldquo;Ini juga diingatkan semua boarding school. Termasuk pesantren untuk hati-hati. Sekali lagi hati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan berbasis asrama,&amp;rdquo; ungkapnya.

Doni menyebut pendidikan berbasis asrama rentan jadi tempat penyebaran covid-19. &amp;ldquo;Karena kalau ada satu orang  saja yang terpapar maka potensi  terpapar yang lain pun sangat tinggi,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cegah Mikro Droplet, Masyarakat Diimbau Tidak Berlama-lama di Ruang Tertutup
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelenggaraan pendidikan berbasis asrama harus menjadi perhatian.  Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan peringatan ini menyusul adanya penularan masif di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat (AD) di Cimahi.

Di mana lebih dari 1.200 orang di Secapa TNI AD dinyatakan positif Covid-19. &amp;ldquo;Pesan bapak presiden terkait dengan kegiatan pendidikan yang berbasis asrama. Sehingga ini harus menjadi atensi semuanya. Beberapa hari yang lalu sekolah TNI di Cimahi terdapat  kasus positif dengan jumlah yang sangat banyak,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Muhadjir Sebut UU Penanggulangan Bencana Bakal Direvisi untuk Akomodir Istilah Baru&amp;nbsp;
Dia mengatakan, agar kegiatan pendidikan asrama dilakukan hati-hati. Hal ini berlaku juga bagi pembukaan pesantren.

&amp;ldquo;Ini juga diingatkan semua boarding school. Termasuk pesantren untuk hati-hati. Sekali lagi hati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan berbasis asrama,&amp;rdquo; ungkapnya.

Doni menyebut pendidikan berbasis asrama rentan jadi tempat penyebaran covid-19. &amp;ldquo;Karena kalau ada satu orang  saja yang terpapar maka potensi  terpapar yang lain pun sangat tinggi,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cegah Mikro Droplet, Masyarakat Diimbau Tidak Berlama-lama di Ruang Tertutup
</content:encoded></item></channel></rss>
