<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Asisten Ustadz Positif Covid-19 Tanpa Gejala</title><description>Dua asisten ustazd di Wonogiri dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala"/><item><title>Dua Asisten Ustadz Positif Covid-19 Tanpa Gejala</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala</guid><pubDate>Selasa 14 Juli 2020 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Solopos.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala-pO3i22qdSi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/14/512/2246215/dua-asisten-ustadz-positif-covid-19-tanpa-gejala-pO3i22qdSi.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Istimewa</title></images><description>WONOGIRI &amp;ndash; Dua asisten ustazd di Wonogiri dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19). Mereka diduga tertular dari ustadz yang mereka kawal setiap hari.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Wonogiri mengatakan, dua pemuda itu terdiri dari A (22 tahun) warga Kecamatan Selogiri dan M (17 tahun) warga Kecamatan Jatisrono.
Saat ini keduanya asisten ustadz tersebut menjalani isolasi di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
Jekek mengatakan, kedua pasien tersebut tidak menunjukkan gejala penyakit alias masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Tetapi karena berkontak erat dengan sang ustaz, keduanya jadi tertular Covid-19.
&quot;Yang namanya asisten tentunya ke mana ustadz pergi selalu nderekne,&quot; kata Jekek sebagaimana dikutip dari Solopos pada Selasa (14/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kronologi Gus Kamil Terpapar Covid-19 Versi Gus Yasin
Dengan penambahan dua kasus tersebut, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri menjadi 32 orang. Rinciannya 14 orang dirawat, 14 sembuh, dan empat lainnya meninggal dunia.
Diberitakan sebelumnya, seorang ustadz berinisial Z yang merupakan pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, dinyatakan positif Covid-19 setelah bepergian ke Demak.
Jekek mengatakan klaster pondok pesantren di Jatisrono itu menjadi perhatian khusus. Sebelumnya ada enam orang kontak dengan sang ustadz yang dinyatakan positif Covid-19.
Kini tambah dua lagi yang merupakan asisten si ustadz tersebut.
Berdasarkan penelusuran kontak (contact tracing), sebanyak 43 orang yang berkontak erat dengan ustadz yang positif Covid-19 di Wonogiri itu menjalani tes swab. Mereka terdiri dari keluarga, santri, dan masyarakat umum.

</description><content:encoded>WONOGIRI &amp;ndash; Dua asisten ustazd di Wonogiri dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19). Mereka diduga tertular dari ustadz yang mereka kawal setiap hari.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Wonogiri mengatakan, dua pemuda itu terdiri dari A (22 tahun) warga Kecamatan Selogiri dan M (17 tahun) warga Kecamatan Jatisrono.
Saat ini keduanya asisten ustadz tersebut menjalani isolasi di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.
Jekek mengatakan, kedua pasien tersebut tidak menunjukkan gejala penyakit alias masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Tetapi karena berkontak erat dengan sang ustaz, keduanya jadi tertular Covid-19.
&quot;Yang namanya asisten tentunya ke mana ustadz pergi selalu nderekne,&quot; kata Jekek sebagaimana dikutip dari Solopos pada Selasa (14/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kronologi Gus Kamil Terpapar Covid-19 Versi Gus Yasin
Dengan penambahan dua kasus tersebut, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri menjadi 32 orang. Rinciannya 14 orang dirawat, 14 sembuh, dan empat lainnya meninggal dunia.
Diberitakan sebelumnya, seorang ustadz berinisial Z yang merupakan pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, dinyatakan positif Covid-19 setelah bepergian ke Demak.
Jekek mengatakan klaster pondok pesantren di Jatisrono itu menjadi perhatian khusus. Sebelumnya ada enam orang kontak dengan sang ustadz yang dinyatakan positif Covid-19.
Kini tambah dua lagi yang merupakan asisten si ustadz tersebut.
Berdasarkan penelusuran kontak (contact tracing), sebanyak 43 orang yang berkontak erat dengan ustadz yang positif Covid-19 di Wonogiri itu menjalani tes swab. Mereka terdiri dari keluarga, santri, dan masyarakat umum.

</content:encoded></item></channel></rss>
