<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Gandeng China dan Korsel Kembangkan Vaksin Covid-19</title><description>Pemerintah juga berkolaborasi sejumlah perusahaan farmasi di China dan Korea Selatan (Korsel).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19"/><item><title>Indonesia Gandeng China dan Korsel Kembangkan Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 05:40 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19-O1ya5RoGgY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Terawan. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/337/2246503/indonesia-gandeng-china-dan-korsel-kembangkan-vaksin-covid-19-O1ya5RoGgY.jpg</image><title>Menkes Terawan. (Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia melakukan sejumlah cara untuk mengembangkan vaksin Covid-19 di Tanah Air. Selain memanfaatkan lembaga penelitian di dalam negeri dan perguruan-perguruan tinggi seperti Lembaga Biologi Molekurar (LBM) Eijkman, Balitbangkes, Biofarma dan Universitas Airlangga. Pemerintah juga berkolaborasi sejumlah perusahaan farmasi di China dan Korea Selatan (Korsel).

&amp;ldquo;Untuk pengembangan vaksin Covid, kami kerja sama dengan Menperin membuat strategi melalui kolaborasi dalam negeri dan kolaborasi internasional,&amp;rdquo; kata Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR dengan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), BPOM dan Biofarma di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Terawan memaparkan, untuk kolaborasi di dalam negeri telah dibentuk konsorsium vaksin Covid-19 atas inisiatif dari Menristek atau BRIN dengan lit konsorsium yang terdiri atas LBM Eijkman, Balitbangkes, Biofarma serta kampus seperti Universitas Airlangga.

&amp;ldquo;Dengan target pelaksanaan uji klinis pada semester dua tahun 2021,&amp;rdquo; terangnya.

Untuk kolaborasi internasional, lanjut Terawan, Indonesia juga telah melakukan kolaborasi dengan jumlah negara. Antara lain, PT Biofarma dengan Sinofak Bio Tek LTD, Beijing, China dengan estimasi izin persetujuan edar pada awal 2021. PT BCHT Teknologi Indonesia dengan China National Biotech Group Company Limited dengan pengajuan izin edar pada awal Mei 2021. Dan PT Kalbe Farma dengan Geneksin Korea Selatan yang ditargetkan izin edar pada Agustus 2021.

&amp;ldquo;PT Biofarma dengan Cepi, Biofarma telah masuk dalam daftar manufaktur atau short list yang berpotensi untuk memproduksi vaksin Covid-19,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga : Dibagi Dua Shift, Menteri Tjahjo Keluarkan Edaran Jam Kerja PNS Jabodetabek

Selain itu, dia menambahkan, Kemenkes memfasilitasi pihak yang hendak melakukan inovasi terkait produk untuk penanganan Covid-19.

&amp;ldquo;Kemenkes juga memfasilitasi inovasi yang dilakukan terkait dengan produk-produk penanganan Covid-19, sehingga produk bisa tersedia dan digunakan dalam layanan kesehatan,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia melakukan sejumlah cara untuk mengembangkan vaksin Covid-19 di Tanah Air. Selain memanfaatkan lembaga penelitian di dalam negeri dan perguruan-perguruan tinggi seperti Lembaga Biologi Molekurar (LBM) Eijkman, Balitbangkes, Biofarma dan Universitas Airlangga. Pemerintah juga berkolaborasi sejumlah perusahaan farmasi di China dan Korea Selatan (Korsel).

&amp;ldquo;Untuk pengembangan vaksin Covid, kami kerja sama dengan Menperin membuat strategi melalui kolaborasi dalam negeri dan kolaborasi internasional,&amp;rdquo; kata Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR dengan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), BPOM dan Biofarma di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Terawan memaparkan, untuk kolaborasi di dalam negeri telah dibentuk konsorsium vaksin Covid-19 atas inisiatif dari Menristek atau BRIN dengan lit konsorsium yang terdiri atas LBM Eijkman, Balitbangkes, Biofarma serta kampus seperti Universitas Airlangga.

&amp;ldquo;Dengan target pelaksanaan uji klinis pada semester dua tahun 2021,&amp;rdquo; terangnya.

Untuk kolaborasi internasional, lanjut Terawan, Indonesia juga telah melakukan kolaborasi dengan jumlah negara. Antara lain, PT Biofarma dengan Sinofak Bio Tek LTD, Beijing, China dengan estimasi izin persetujuan edar pada awal 2021. PT BCHT Teknologi Indonesia dengan China National Biotech Group Company Limited dengan pengajuan izin edar pada awal Mei 2021. Dan PT Kalbe Farma dengan Geneksin Korea Selatan yang ditargetkan izin edar pada Agustus 2021.

&amp;ldquo;PT Biofarma dengan Cepi, Biofarma telah masuk dalam daftar manufaktur atau short list yang berpotensi untuk memproduksi vaksin Covid-19,&amp;rdquo; ucapnya.

Baca Juga : Dibagi Dua Shift, Menteri Tjahjo Keluarkan Edaran Jam Kerja PNS Jabodetabek

Selain itu, dia menambahkan, Kemenkes memfasilitasi pihak yang hendak melakukan inovasi terkait produk untuk penanganan Covid-19.

&amp;ldquo;Kemenkes juga memfasilitasi inovasi yang dilakukan terkait dengan produk-produk penanganan Covid-19, sehingga produk bisa tersedia dan digunakan dalam layanan kesehatan,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19

</content:encoded></item></channel></rss>
