<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Kesulitan Polisi Ungkap Kasus Kematian Editor Metro TV   </title><description>Kesulitan lainnya, polisi butuh ketelitian dalam mengidentifikasi jenazah Yodi mengingat jenazahnya itu sudah mengalami pembusukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv"/><item><title>Begini Kesulitan Polisi Ungkap Kasus Kematian Editor Metro TV   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv</guid><pubDate>Rabu 15 Juli 2020 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv-hlcgVHT7Xl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/15/338/2246610/begini-kesulitan-polisi-ungkap-kasus-kematian-editor-metro-tv-hlcgVHT7Xl.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus kematian karyawan Metro TV, Yodi Prabowo, seperti CCTV yang diamankan polisi gambarnya tak jelas dan adanya pembusukan pada jenazah korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, salah satu kendala dalam kasus tersebut tak jelasnya gambar dari CCTV yang sudah diamankan polisi dari lokasi kejadian. Polisi sejauh ini sudah mengamankan dua CCTV yang ada di lokasi.
&quot;Sejauh ini CCTV yang sudah kita amankan gambarnya agak buram dan agak gelap sehingga butuh bantuan tim ahli untuk membuat terang CCTV itu,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (15/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Periksa 23 Saksi, Polisi Masih Terus Dalami Kasus Kematian Editor Metro TV&amp;nbsp;

Selain itu, kata dia, kesulitan lainnya, polisi butuh ketelitian dalam mengidentifikasi jenazah Yodi mengingat jenazahnya itu sudah mengalami pembusukan. Sejauh ini, polisi juga sudah memeriksa 23 orang saksi dalam kasus tersebut.
&quot;Kendalanya karena sudah membusuk ya sudah 3 hari di TKP. Ini makanya kita pelan-pelan lagi dalami sama penyidik,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus kematian karyawan Metro TV, Yodi Prabowo, seperti CCTV yang diamankan polisi gambarnya tak jelas dan adanya pembusukan pada jenazah korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, salah satu kendala dalam kasus tersebut tak jelasnya gambar dari CCTV yang sudah diamankan polisi dari lokasi kejadian. Polisi sejauh ini sudah mengamankan dua CCTV yang ada di lokasi.
&quot;Sejauh ini CCTV yang sudah kita amankan gambarnya agak buram dan agak gelap sehingga butuh bantuan tim ahli untuk membuat terang CCTV itu,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (15/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Periksa 23 Saksi, Polisi Masih Terus Dalami Kasus Kematian Editor Metro TV&amp;nbsp;

Selain itu, kata dia, kesulitan lainnya, polisi butuh ketelitian dalam mengidentifikasi jenazah Yodi mengingat jenazahnya itu sudah mengalami pembusukan. Sejauh ini, polisi juga sudah memeriksa 23 orang saksi dalam kasus tersebut.
&quot;Kendalanya karena sudah membusuk ya sudah 3 hari di TKP. Ini makanya kita pelan-pelan lagi dalami sama penyidik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
