<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menular Lewat Udara, Epidemiolog Beberkan Cara Cegah Corona di Ruangan Tertutup</title><description>Epidemiolog menyebut ruangan tertutup harus memiliki ventilasi udara yang tertata secara baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup"/><item><title>Menular Lewat Udara, Epidemiolog Beberkan Cara Cegah Corona di Ruangan Tertutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2020 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup-AI9BvkFbsx.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/16/337/2247140/menular-lewat-udara-epidemiolog-beberkan-cara-cegah-corona-di-ruangan-tertutup-AI9BvkFbsx.jfif</image><title>Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengeluarkan kajian terbaru bahwa penularan virus corona atau Covid-19 melalui udara atau biasa disebut airborne transmission.
Pakar epidemiologi dari Univertas Airlangga (Unair) Laura Navilla meminta masyarakat lebih waspada terkait temuan WHO ini. Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak tertular virus tersebut.
&quot;Apalagi dari data peneliti ada kemungkinan (penularan) melalui airbone dan jadi sangat bahaya. Orang bernapas saja bisa jadi mengeluarkan virus (Covid-19),&quot; kata Laura kepada Okezone di Jakarta, Kamis (16/7/2020)

Hanya saja, menurut Laura hingga sekarang ia meyakini penularan virus Covid-19 masih terjadi melalui droplet atau percikan pernapasan dari seseorang ketika berbicara.
Namun, jika benar penularan virus corona bisa dari udara, menurutnya ruangan yang tertutup rentan menjadi tempat penularan Covid-19. Apalagi jika dalam satu ruangan itu ramai orang dan sirkulasi udaranya tidak tertata baik.
Ia menyarankan alangkah baiknya perkantoran yang menempati ruangan tertutup memiliki ventilasi udara yang tertata secara baik.

&quot;Nah itu kan kalau di ruangan tertutup ya harus dipastikan ventilasinya seperti apa,&quot; ucapnya.
Kemudian, lanjut Laura, jumlah orang yang berada dalam ruangan hingga pembatasan jam kerja pun harus dibatasi agar tak ada interaksi dengan melibatkan orang banyak sehingga rentan menularkan virus Covid-19.

&quot;Sudah di ruangan tertutup, kemudian berkerumun di dalam sana dan waktu jam kerja enggak dikurangi,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Minus 17% Kalau Dulu Lockdown

&quot;Mungkin ya aktivitas enggak apa-apa, tapi harus dibagi separuh WFH (work from home) atau sebagian di sana (di kantor). Atau dibuat sif biar protokol kesehatan bisa dijalankan. Jadi orang yang datang ke perusahaan atau kantor harus dibatasi,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi Apresiasi 5 Daerah dengan Penanganan Corona Terbaik, Berikut Daftarnya

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengeluarkan kajian terbaru bahwa penularan virus corona atau Covid-19 melalui udara atau biasa disebut airborne transmission.
Pakar epidemiologi dari Univertas Airlangga (Unair) Laura Navilla meminta masyarakat lebih waspada terkait temuan WHO ini. Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak tertular virus tersebut.
&quot;Apalagi dari data peneliti ada kemungkinan (penularan) melalui airbone dan jadi sangat bahaya. Orang bernapas saja bisa jadi mengeluarkan virus (Covid-19),&quot; kata Laura kepada Okezone di Jakarta, Kamis (16/7/2020)

Hanya saja, menurut Laura hingga sekarang ia meyakini penularan virus Covid-19 masih terjadi melalui droplet atau percikan pernapasan dari seseorang ketika berbicara.
Namun, jika benar penularan virus corona bisa dari udara, menurutnya ruangan yang tertutup rentan menjadi tempat penularan Covid-19. Apalagi jika dalam satu ruangan itu ramai orang dan sirkulasi udaranya tidak tertata baik.
Ia menyarankan alangkah baiknya perkantoran yang menempati ruangan tertutup memiliki ventilasi udara yang tertata secara baik.

&quot;Nah itu kan kalau di ruangan tertutup ya harus dipastikan ventilasinya seperti apa,&quot; ucapnya.
Kemudian, lanjut Laura, jumlah orang yang berada dalam ruangan hingga pembatasan jam kerja pun harus dibatasi agar tak ada interaksi dengan melibatkan orang banyak sehingga rentan menularkan virus Covid-19.

&quot;Sudah di ruangan tertutup, kemudian berkerumun di dalam sana dan waktu jam kerja enggak dikurangi,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Minus 17% Kalau Dulu Lockdown

&quot;Mungkin ya aktivitas enggak apa-apa, tapi harus dibagi separuh WFH (work from home) atau sebagian di sana (di kantor). Atau dibuat sif biar protokol kesehatan bisa dijalankan. Jadi orang yang datang ke perusahaan atau kantor harus dibatasi,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Presiden Jokowi Apresiasi 5 Daerah dengan Penanganan Corona Terbaik, Berikut Daftarnya

</content:encoded></item></channel></rss>
