<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penderita Covid-19 Terus Naik, Walkot Solo: Swab Massal jika Ada Kerumunan!   </title><description>Kesal masih banyak masyarakat tak patuh terhadap protokol kesehatan, berimbas naiknya angka penyebaran Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan"/><item><title> Penderita Covid-19 Terus Naik, Walkot Solo: Swab Massal jika Ada Kerumunan!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2020 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan-GnAWGi7XcN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/16/512/2247330/penderita-covid-19-terus-naik-walkot-solo-swab-massal-jika-ada-kerumunan-GnAWGi7XcN.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>
SOLO  - Kesal masih banyak masyarakat tak patuh terhadap protokol kesehatan, berimbas naiknya angka penyebaran Covid-19 sikap tegas diambil  Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Salah satunya dengan melakukan swab massal saat melihat adanya kerumunan massal.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi untuk memblokade massa agar tak melarikan diri saat akan dilakukan swab.

&quot;Hari ini sudah diputuskan jika ditemukan ada kerumunan langsung kita swab di tempat,&quot; tegas Rudi panggilan akrab Walikota Solo, Kamis (16/7/2020).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Rudy, mereka tidak lagi melakukan rapid tes, namun langsung dilakukan tes swab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dimana  untuk anggaran pelaksanaan swab akan diambilkan dari anggaran pemerintah.

&quot;Ora rapid tes, langsung swab. Ya pakai anggaran dari pemerintah,&quot; tandas Rudi.

Menyusul kembali bertambahnya masyarakat yang positif terinfeksi virus Covid - 19, diantaranya  dalam sehari 18 dokter residen spesialis paru positif terkena virus Corona, maka posko penanganan Vovid -19 di buka kembali.

&quot;Tujuannya agar  kewaspadaan masyarakat meningkat. Jika posko tidak diaktifkan lagi, masyarakat beranggapan, Solo sudah aman. Padahal belum aman,&quot; pungkas Rudy.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wOC8xLzEyMTYzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>
SOLO  - Kesal masih banyak masyarakat tak patuh terhadap protokol kesehatan, berimbas naiknya angka penyebaran Covid-19 sikap tegas diambil  Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Salah satunya dengan melakukan swab massal saat melihat adanya kerumunan massal.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi untuk memblokade massa agar tak melarikan diri saat akan dilakukan swab.

&quot;Hari ini sudah diputuskan jika ditemukan ada kerumunan langsung kita swab di tempat,&quot; tegas Rudi panggilan akrab Walikota Solo, Kamis (16/7/2020).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Rudy, mereka tidak lagi melakukan rapid tes, namun langsung dilakukan tes swab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dimana  untuk anggaran pelaksanaan swab akan diambilkan dari anggaran pemerintah.

&quot;Ora rapid tes, langsung swab. Ya pakai anggaran dari pemerintah,&quot; tandas Rudi.

Menyusul kembali bertambahnya masyarakat yang positif terinfeksi virus Covid - 19, diantaranya  dalam sehari 18 dokter residen spesialis paru positif terkena virus Corona, maka posko penanganan Vovid -19 di buka kembali.

&quot;Tujuannya agar  kewaspadaan masyarakat meningkat. Jika posko tidak diaktifkan lagi, masyarakat beranggapan, Solo sudah aman. Padahal belum aman,&quot; pungkas Rudy.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wOC8xLzEyMTYzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
