<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Melonjak di Jateng, Perlu Ada PSBB?</title><description>Dalam beberapa hari terakhir, Jateng sempat menjadi provinsi yang paling tinggi melaporkan angka kasus positif baru pasien virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb"/><item><title>Kasus Covid-19 Melonjak di Jateng, Perlu Ada PSBB?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb</guid><pubDate>Jum'at 17 Juli 2020 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb-o6ZzInECKh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/17/337/2247695/kasus-covid-19-melonjak-di-jateng-perlu-ada-psbb-o6ZzInECKh.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menilai bahwa, perlu ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Tengah (Jateng) untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

Dalam beberapa hari terakhir, Jateng sempat menjadi provinsi yang paling tinggi melaporkan angka kasus positif baru pasien virus corona.

&quot;Maka perlu ada langkah paling optimal semisal PSBB di semarang dan sekitarnya. Tetapi inipun tergantung dengan Political Will dari Pemkot mauapun Pemprov Jateng,&quot; kata Hermawan kepada Okezone, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Hermawan berpendapat, Jateng memang sudah lama akan disinyalir menjadi wilayah baru dalam hal penyebaran Covid-19. Oleh sebab itu perlu ada penanganan ekstra, mengingat lokasi Jateng yang diapit oleh wilayah episentrum dari virus itu.

&quot;Cuma memang perlu penanganan ekstra karena Jawa Tengah berada di antara dua kutub atau zona episentrum yaitu Jatim tepatnya Surabaya dan sekitarnya dan juga antara DKI Jakarta,&quot; ujarnya.

Banyak faktor penyebab dari meningkatnya kasus baru di Jateng. Menurut Hermawan, salah satunya adalah dimulainya aktivitas transportasi antar-kota.

&quot;Dengan adanya pembukaan pintu-pintu masuk transportasi dan aktivitas publik memang Jateng sangat rentan terhadap penyebaran kasus baru dan kemungkinannya akan naik terus,&quot; ucap Hermawan.</description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menilai bahwa, perlu ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Tengah (Jateng) untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

Dalam beberapa hari terakhir, Jateng sempat menjadi provinsi yang paling tinggi melaporkan angka kasus positif baru pasien virus corona.

&quot;Maka perlu ada langkah paling optimal semisal PSBB di semarang dan sekitarnya. Tetapi inipun tergantung dengan Political Will dari Pemkot mauapun Pemprov Jateng,&quot; kata Hermawan kepada Okezone, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Hermawan berpendapat, Jateng memang sudah lama akan disinyalir menjadi wilayah baru dalam hal penyebaran Covid-19. Oleh sebab itu perlu ada penanganan ekstra, mengingat lokasi Jateng yang diapit oleh wilayah episentrum dari virus itu.

&quot;Cuma memang perlu penanganan ekstra karena Jawa Tengah berada di antara dua kutub atau zona episentrum yaitu Jatim tepatnya Surabaya dan sekitarnya dan juga antara DKI Jakarta,&quot; ujarnya.

Banyak faktor penyebab dari meningkatnya kasus baru di Jateng. Menurut Hermawan, salah satunya adalah dimulainya aktivitas transportasi antar-kota.

&quot;Dengan adanya pembukaan pintu-pintu masuk transportasi dan aktivitas publik memang Jateng sangat rentan terhadap penyebaran kasus baru dan kemungkinannya akan naik terus,&quot; ucap Hermawan.</content:encoded></item></channel></rss>
