<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Covid-19 Meninggal Akibat Penyakit Penyerta Tinggi, Begini Jurus Risma</title><description>Risma menyiapkan beberapa program antisipasi dan rehabilitasi bagi pasien Covid-19 di Surabaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma"/><item><title>Pasien Covid-19 Meninggal Akibat Penyakit Penyerta Tinggi, Begini Jurus Risma</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma</guid><pubDate>Sabtu 18 Juli 2020 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Hartam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma-N2pRhoz2Qr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/18/519/2248585/pasien-covid-19-meninggal-akibat-penyakit-penyerta-tinggi-begini-jurus-risma-N2pRhoz2Qr.jpg</image><title>Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto: iNews)</title></images><description>SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengklaim dari data Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, angka pasien Covid-19 yang meninggal tanpa adanya penyakit penyerta atau komorbid hanya 40 orang dari lebih 500 pasien Covid-19 meninggal.&amp;nbsp;
Menyikapi tingginya pasien yang meninggal dengan penyakit penyerta, Risma menyiapkan beberapa program antisipasi dan rehabilitasi bagi pasien Covid-19 di Surabaya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Positif Corona Tanpa Gejala Tak Harus Dirawat di RS&amp;nbsp;
Beberapa program tersebut yakni, membuat jalur sepeda sekaligus bekerjasama dengan pihak lain untuk membuka layanan sewa sepeda di kota Surabaya. Tujuannya untuk memberikan fasilitas kepada warga Surabaya agar dapat berolahraga dan membiasakan aktivitas berseda dan hidup sehat guna mencegah penyakit penyerta tersebut.
&quot;Hasil evaluasi kita paling banyak diabetes; kedua, jantung; ketiga, tekanan darah tinggi; keempat ginjal,&quot; ujar Risma, Sabtu (18/7/2020).
Selain itu, Risma berencana bekerjasama dengan para ahli penyakit paru guna memberikan fasilitas senam pernapasan bagi pasien Covid yang sembuh. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan fungsi paru pada pasien yang pernah terpapar Covid-19 agar dapat hidup normal speerti biasanya. (Ari)</description><content:encoded>SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengklaim dari data Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, angka pasien Covid-19 yang meninggal tanpa adanya penyakit penyerta atau komorbid hanya 40 orang dari lebih 500 pasien Covid-19 meninggal.&amp;nbsp;
Menyikapi tingginya pasien yang meninggal dengan penyakit penyerta, Risma menyiapkan beberapa program antisipasi dan rehabilitasi bagi pasien Covid-19 di Surabaya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Positif Corona Tanpa Gejala Tak Harus Dirawat di RS&amp;nbsp;
Beberapa program tersebut yakni, membuat jalur sepeda sekaligus bekerjasama dengan pihak lain untuk membuka layanan sewa sepeda di kota Surabaya. Tujuannya untuk memberikan fasilitas kepada warga Surabaya agar dapat berolahraga dan membiasakan aktivitas berseda dan hidup sehat guna mencegah penyakit penyerta tersebut.
&quot;Hasil evaluasi kita paling banyak diabetes; kedua, jantung; ketiga, tekanan darah tinggi; keempat ginjal,&quot; ujar Risma, Sabtu (18/7/2020).
Selain itu, Risma berencana bekerjasama dengan para ahli penyakit paru guna memberikan fasilitas senam pernapasan bagi pasien Covid yang sembuh. Langkah ini bertujuan untuk memulihkan fungsi paru pada pasien yang pernah terpapar Covid-19 agar dapat hidup normal speerti biasanya. (Ari)</content:encoded></item></channel></rss>
