<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polri Akan Bantu Tim Menkopolhukam Buru Djoko Tjandra   </title><description>Polri akan siap membantu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra"/><item><title> Polri Akan Bantu Tim Menkopolhukam Buru Djoko Tjandra   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra</guid><pubDate>Senin 20 Juli 2020 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra-4c79b4H9oA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buronan kasus korupsi, Djoko Tjandra (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/20/337/2249282/polri-akan-bantu-tim-menkopolhukam-buru-djoko-tjandra-4c79b4H9oA.jpg</image><title>Buronan kasus korupsi, Djoko Tjandra (foto: istimewa)</title></images><description>
JAKARTA - Polri akan siap membantu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam), dalam tim pengejar koruptor buronan pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Sebelumnya diketahui sejumlah pejabat tinggi (Pati) polri terlibat dalam kasus pelarian Djoko Tjandra.

&quot;Kembali lagi dengan proses penjemputan, nanti ada prosesnya dari Kemenkopolhukam kan sudah bentuk tim buru koruptor. Tentunya, apapun kami bantu sepenuhnya terkait pelaksanaan di lapangan,&quot; ucap Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (20/7/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Ternyata Brigjen Prasetyo Pernah Temani Djoko Tjandra ke Pontianak&amp;nbsp;
Selanjutnya, saat ditanya mengenai hal yang dapat dilakukan oleh polri dia menyebut akan mengikuti arahan yang menkopolhukam. Meski begitu dia menegaskan bahwa Korps Bhayangkara akan membantu memburu buronan kelas kakap ini.

&quot;Kita liat konteksnya nanti. Kita kan punya hubungan diplimatis, police to police,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Djoko Tjandra Kembali Mangkir di Persidangan, Ini Tanggapan Kejaksaan&amp;nbsp;
Sebelumnya, sejumlah pejabat tinggi Polri tercatat ikut membantu mempermudah buronan Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia. Bahkan Brigjen Prasetijo Utomo tercatat melakukan perjalanan bersama dengan satu pesawat bersama Djoko Tjandra ke Pontianak.

Padahal diketahui bahwa Djoko merupakan buron kasus pengalihan hak yang mengakibatkan terjadinya cessie Bank Bali senilai Rp904 miliar.

Djoko Tjandra divonis bebas dari tuntutan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam perkara korupsi cessie Bank Bali pada Oktober 2008. Namun Kejagung melakukan upaya hukum peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di MA, Djoko dihukum 2 tahun penjara dan harus membayar denda Rp15 juta. Tidak hanya itu, MA juga memerintahkan uang Djoko Tjandra Rp546 miliar di Bank Bali dirampas untuk negara.

Namun, Djoko kabur pada Juni 2009 atau sehari setelah putusan MA dijatuhkan. Dia terbang ke Papua Nugini melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Djoko dikabarkan telah menjadi warga negara Papua Nugini. Dia pun dinyatakan buron.</description><content:encoded>
JAKARTA - Polri akan siap membantu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam), dalam tim pengejar koruptor buronan pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Sebelumnya diketahui sejumlah pejabat tinggi (Pati) polri terlibat dalam kasus pelarian Djoko Tjandra.

&quot;Kembali lagi dengan proses penjemputan, nanti ada prosesnya dari Kemenkopolhukam kan sudah bentuk tim buru koruptor. Tentunya, apapun kami bantu sepenuhnya terkait pelaksanaan di lapangan,&quot; ucap Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (20/7/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Ternyata Brigjen Prasetyo Pernah Temani Djoko Tjandra ke Pontianak&amp;nbsp;
Selanjutnya, saat ditanya mengenai hal yang dapat dilakukan oleh polri dia menyebut akan mengikuti arahan yang menkopolhukam. Meski begitu dia menegaskan bahwa Korps Bhayangkara akan membantu memburu buronan kelas kakap ini.

&quot;Kita liat konteksnya nanti. Kita kan punya hubungan diplimatis, police to police,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Djoko Tjandra Kembali Mangkir di Persidangan, Ini Tanggapan Kejaksaan&amp;nbsp;
Sebelumnya, sejumlah pejabat tinggi Polri tercatat ikut membantu mempermudah buronan Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia. Bahkan Brigjen Prasetijo Utomo tercatat melakukan perjalanan bersama dengan satu pesawat bersama Djoko Tjandra ke Pontianak.

Padahal diketahui bahwa Djoko merupakan buron kasus pengalihan hak yang mengakibatkan terjadinya cessie Bank Bali senilai Rp904 miliar.

Djoko Tjandra divonis bebas dari tuntutan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam perkara korupsi cessie Bank Bali pada Oktober 2008. Namun Kejagung melakukan upaya hukum peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di MA, Djoko dihukum 2 tahun penjara dan harus membayar denda Rp15 juta. Tidak hanya itu, MA juga memerintahkan uang Djoko Tjandra Rp546 miliar di Bank Bali dirampas untuk negara.

Namun, Djoko kabur pada Juni 2009 atau sehari setelah putusan MA dijatuhkan. Dia terbang ke Papua Nugini melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Djoko dikabarkan telah menjadi warga negara Papua Nugini. Dia pun dinyatakan buron.</content:encoded></item></channel></rss>
