<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebih 7 Ribu Anak Terpapar Corona, KPAI: Harus Jadi Warning</title><description>Tingginya kasus yang menimpa anak-anak tersebut harus menjadi peringatan semua pihak agar mematuhi protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning"/><item><title>Lebih 7 Ribu Anak Terpapar Corona, KPAI: Harus Jadi Warning</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2020 06:38 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning-3E2XZN5Pxz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPAI Susanto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/21/337/2249521/lebih-7-ribu-anak-terpapar-corona-kpai-harus-jadi-warning-3E2XZN5Pxz.jpg</image><title>Ketua KPAI Susanto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengaku prihatin terkait lebih dari 7 ribu anak-anak di Indonesia positif virus corona atau Covid-19. Tingginya kasus yang menimpa anak-anak tersebut harus menjadi peringatan semua pihak agar mematuhi protokol kesehatan.
&quot;Kami sangat prihatin atas  tingginya anak yang terpapar Covid. Ini harus menjadi warning kita semua agar patuh para protokol kesehatan dan tidak abai dalam perilaku kesehatan,&quot; kata Susanto kepada Okezone, Selasa (21/7/2020).
Selain memperhatikan protokol kesehatan, kata Susanto, pemerintah daerah juga harus memaksimalkan upaya pencegahan agar anak-anak tidak menjadi korban. &quot;Pemerintah daerah mesti melakukan berbagai upaya inovasi pencegahan dan penanganan agar anak tidak terpapar,&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19 Digantikan Satgas&amp;nbsp;
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 8,1 persen atau 7.008 pasien positif Covid-19 di Indonesia merupakan anak-anak.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes, dr Fidiansjah mengatakan, data tersebut per 19 Juli 2020. &quot;Dari jumlah total kasus positif Covid-19, 8,1 persen di antaranya merupakan anak-anak,&quot; kata Fidiansjah di Graha BNPB, Jakarta, Senin 20 Juli 2020.
Dia merinci dari 7.008 anak-anak yang terinfeksi Covid-19, sebanyak 8,6 persen di antaranya dirawat di rumah sakit. Lalu, 8,3 persen sudah sembuh dan 1,6 persen meninggal dunia.
&quot;Tentu data itu membuat kita berduka. Data ini bisa menjadi gambaran bagi Gugus Tugas,&quot; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanpa Patuh Protokol Kesehatan, Penyebaran Covid-19 Bisa Semakin Meluas</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengaku prihatin terkait lebih dari 7 ribu anak-anak di Indonesia positif virus corona atau Covid-19. Tingginya kasus yang menimpa anak-anak tersebut harus menjadi peringatan semua pihak agar mematuhi protokol kesehatan.
&quot;Kami sangat prihatin atas  tingginya anak yang terpapar Covid. Ini harus menjadi warning kita semua agar patuh para protokol kesehatan dan tidak abai dalam perilaku kesehatan,&quot; kata Susanto kepada Okezone, Selasa (21/7/2020).
Selain memperhatikan protokol kesehatan, kata Susanto, pemerintah daerah juga harus memaksimalkan upaya pencegahan agar anak-anak tidak menjadi korban. &quot;Pemerintah daerah mesti melakukan berbagai upaya inovasi pencegahan dan penanganan agar anak tidak terpapar,&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19 Digantikan Satgas&amp;nbsp;
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 8,1 persen atau 7.008 pasien positif Covid-19 di Indonesia merupakan anak-anak.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes, dr Fidiansjah mengatakan, data tersebut per 19 Juli 2020. &quot;Dari jumlah total kasus positif Covid-19, 8,1 persen di antaranya merupakan anak-anak,&quot; kata Fidiansjah di Graha BNPB, Jakarta, Senin 20 Juli 2020.
Dia merinci dari 7.008 anak-anak yang terinfeksi Covid-19, sebanyak 8,6 persen di antaranya dirawat di rumah sakit. Lalu, 8,3 persen sudah sembuh dan 1,6 persen meninggal dunia.
&quot;Tentu data itu membuat kita berduka. Data ini bisa menjadi gambaran bagi Gugus Tugas,&quot; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanpa Patuh Protokol Kesehatan, Penyebaran Covid-19 Bisa Semakin Meluas</content:encoded></item></channel></rss>
