<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perkenalkan, Mbah Gareng Sapi Lokal Terberat di Indonesia</title><description>Pada umumnya bobot sapi lokal selalu kalah dibanding sapi asal luar negeri seperti jenis simmental dan limmousin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-terberat-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-terberat-di-indonesia"/><item><title>Perkenalkan, Mbah Gareng Sapi Lokal Terberat di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-terberat-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-terberat-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 21 Juli 2020 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>krjogja.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-diklaim-terberat-di-indonesia-wRfJfxwTAf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mbah Gareng, sapi lokal seberat 1.130 Kg. Foto: Jarot Sarwosambodo-Krjogja</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/21/337/2249829/perkenalkan-mbah-gareng-sapi-lokal-diklaim-terberat-di-indonesia-wRfJfxwTAf.jpg</image><title>Mbah Gareng, sapi lokal seberat 1.130 Kg. Foto: Jarot Sarwosambodo-Krjogja</title></images><description>PURWOREJO &amp;ndash; Pada umumnya bobot sapi lokal selalu kalah dibanding sapi asal luar negeri seperti jenis simmental dan limmousin. Sehingga menjadi sangat luar biasa jika ada sapi asli Indonesia yang melebih 1 ton.
Contoh sapi lokal yang beratnya bisa bersaing dengan sapi dari luar negeri adalah milik Hermawan, warga Desa Depokrejo, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Di dalam lapak ternaknya, ia memiliki sapi bernama Mbah Gareng, 1.130 kilogram.
Secara kasat mata, kulit Mbah Gareng putih keabu-abuan, badannya kekar berotot, dan tingginya sekitar dua meter dari kaki sampai ke punuk. Ia tampak seperti monster di kandangnya karena ukuran tubuh yang lebih menjulang dibanding sapi lainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral! Naik Sepeda Sudah Biasa, Kini Trennya Naik Sapi&amp;nbsp;
Hermawan mengatakan, sangat jarang ditemukan sapi putih lokal atau jenis Peranakan Ongole (PO) yang bobotnya di atas satu ton.
&amp;ldquo;Kalau di Indonesia bisa dihitung, tidak lebih dari sepuluh ekor yang bobotnya satu ton ke atas. Mbah Gareng ini yang terbukti paling berat,&amp;rdquo; ujarnya pada Selasa (21/7/2020) sebagaimana dikutip dari Krjogja.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inilah Gombloh, Sapi Rp87 Juta Calon Hewan Kurban Presiden Jokowi&amp;nbsp;
Herman mengklaim Mbah Gareng telah dinobatkan sebagai sapi terberat di Indonesia. Penobatan itu berawal dari kunjungan pegawai dinas peternakan setempat ke lapak milik Setyo setelah Idul Adha 2019.Mereka melakukan pengukuran, lalu pita meteran yang dibawa tidak cukup untuk mengukur tubuh hewan tersebut.
&amp;ldquo;Mereka katakan ukuran Gareng sudah oversize dan diusulkan ikut lomba, berhasil menang di Jateng dan dilombakan tingkat nasional, menang lagi. Mbah Gareng dinobatkan sebagai sapi lokal terberat se-Indonesia,&amp;rdquo; tuturnya.
Perjuangan Setyo membesarkan sapi berumur lima tahun itu membuahkan hasil. Mbah Gareng laku terjual untuk dikurbankan pada Idul Adha 2020. Seorang pengusaha Jakarta membeli Mbah Gareng dengan harga di atas Rp100 juta.
&amp;ldquo;Tahun ini Mbah Gareng ada yang beli, tidak apa-apa, saya bentuk monster lagi. Sapi lokal bakalan juga masih ada,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>PURWOREJO &amp;ndash; Pada umumnya bobot sapi lokal selalu kalah dibanding sapi asal luar negeri seperti jenis simmental dan limmousin. Sehingga menjadi sangat luar biasa jika ada sapi asli Indonesia yang melebih 1 ton.
Contoh sapi lokal yang beratnya bisa bersaing dengan sapi dari luar negeri adalah milik Hermawan, warga Desa Depokrejo, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Di dalam lapak ternaknya, ia memiliki sapi bernama Mbah Gareng, 1.130 kilogram.
Secara kasat mata, kulit Mbah Gareng putih keabu-abuan, badannya kekar berotot, dan tingginya sekitar dua meter dari kaki sampai ke punuk. Ia tampak seperti monster di kandangnya karena ukuran tubuh yang lebih menjulang dibanding sapi lainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral! Naik Sepeda Sudah Biasa, Kini Trennya Naik Sapi&amp;nbsp;
Hermawan mengatakan, sangat jarang ditemukan sapi putih lokal atau jenis Peranakan Ongole (PO) yang bobotnya di atas satu ton.
&amp;ldquo;Kalau di Indonesia bisa dihitung, tidak lebih dari sepuluh ekor yang bobotnya satu ton ke atas. Mbah Gareng ini yang terbukti paling berat,&amp;rdquo; ujarnya pada Selasa (21/7/2020) sebagaimana dikutip dari Krjogja.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inilah Gombloh, Sapi Rp87 Juta Calon Hewan Kurban Presiden Jokowi&amp;nbsp;
Herman mengklaim Mbah Gareng telah dinobatkan sebagai sapi terberat di Indonesia. Penobatan itu berawal dari kunjungan pegawai dinas peternakan setempat ke lapak milik Setyo setelah Idul Adha 2019.Mereka melakukan pengukuran, lalu pita meteran yang dibawa tidak cukup untuk mengukur tubuh hewan tersebut.
&amp;ldquo;Mereka katakan ukuran Gareng sudah oversize dan diusulkan ikut lomba, berhasil menang di Jateng dan dilombakan tingkat nasional, menang lagi. Mbah Gareng dinobatkan sebagai sapi lokal terberat se-Indonesia,&amp;rdquo; tuturnya.
Perjuangan Setyo membesarkan sapi berumur lima tahun itu membuahkan hasil. Mbah Gareng laku terjual untuk dikurbankan pada Idul Adha 2020. Seorang pengusaha Jakarta membeli Mbah Gareng dengan harga di atas Rp100 juta.
&amp;ldquo;Tahun ini Mbah Gareng ada yang beli, tidak apa-apa, saya bentuk monster lagi. Sapi lokal bakalan juga masih ada,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
