<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahli Kesehatan: Uji Coba Vaksin Corona Sangat Sensitif Berkaitan dengan Etika</title><description>Ia mengatakan pemerintah seharusnya sudah mempertimbangkan segala aspek sebelum pengujian dilakukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika"/><item><title>Ahli Kesehatan: Uji Coba Vaksin Corona Sangat Sensitif Berkaitan dengan Etika</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika</guid><pubDate>Rabu 22 Juli 2020 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika-AEh5DY1KrY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/22/337/2250107/ahli-kesehatan-uji-coba-vaksin-corona-sangat-sensitif-berkaitan-dengan-etika-AEh5DY1KrY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah bersiap melakukan uji klinis menyusul masuknya vaksin Sinovac di Indonesia. Vaksin tersebut nantinya akan dilakukan uji klinis fase 3 oleh peneliti dari Universitas Padjajaran demi melihat kekhasiatan vaksin tersebut dalam melawan Covid-19

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai uji coba vaksin tidak mudah dilakukan terlebih hal itu sangat sensitif berkaitan dengan etika pengujian.

&quot;Untuk urusan uji coba cukup sensitif sebenarnya, menyangkut ethical clearence,&quot; kata Hermawan kepada Okezone, Selasa (22/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cerita Pedagang Jelang Rapid Test, Tempuh Berbagai Cara Hindari Reaktif Corona&amp;nbsp;
Namun, Hermawan tak menjelaskan etika apa saja yang harus diperhatikan dalam pengujian sebuah vaksin. Ia mengatakan pemerintah seharusnya sudah mempertimbangkan segala aspek sebelum pengujian dilakukan.

&quot;Mestinya pemerintah sudah mempertimbangkan,&quot; bebernya.

Hermawan juga meminta masyarakat untuk tidak lengah dan mematubi protokol kesehatan meski akan dilakukan uji vaksin tersebut. Sebab, pengujian vaksin tersebut baru akan dilakukan dan belum bisa membuahkan hasil.

&quot;Jadi belum tentu bisa diproduksi tahun ini. Kami percaya vaksin baru mungkin bisa tersedia akhir tahun depan,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Corona Siap Digunakan Awal 2021, Ini Komentar Menkes Terawan
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah bersiap melakukan uji klinis menyusul masuknya vaksin Sinovac di Indonesia. Vaksin tersebut nantinya akan dilakukan uji klinis fase 3 oleh peneliti dari Universitas Padjajaran demi melihat kekhasiatan vaksin tersebut dalam melawan Covid-19

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilai uji coba vaksin tidak mudah dilakukan terlebih hal itu sangat sensitif berkaitan dengan etika pengujian.

&quot;Untuk urusan uji coba cukup sensitif sebenarnya, menyangkut ethical clearence,&quot; kata Hermawan kepada Okezone, Selasa (22/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cerita Pedagang Jelang Rapid Test, Tempuh Berbagai Cara Hindari Reaktif Corona&amp;nbsp;
Namun, Hermawan tak menjelaskan etika apa saja yang harus diperhatikan dalam pengujian sebuah vaksin. Ia mengatakan pemerintah seharusnya sudah mempertimbangkan segala aspek sebelum pengujian dilakukan.

&quot;Mestinya pemerintah sudah mempertimbangkan,&quot; bebernya.

Hermawan juga meminta masyarakat untuk tidak lengah dan mematubi protokol kesehatan meski akan dilakukan uji vaksin tersebut. Sebab, pengujian vaksin tersebut baru akan dilakukan dan belum bisa membuahkan hasil.

&quot;Jadi belum tentu bisa diproduksi tahun ini. Kami percaya vaksin baru mungkin bisa tersedia akhir tahun depan,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Corona Siap Digunakan Awal 2021, Ini Komentar Menkes Terawan
</content:encoded></item></channel></rss>
