<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasi Patuh 2020 Kedepankan Humanis, Penegakan Hukum Hanya 20 Persen</title><description>Dalam pelaksanaan Ops Patuh, polisi akan lebih menggalakan soal pencegahan dan proses preemtif kepada setiap pengendara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen"/><item><title>Operasi Patuh 2020 Kedepankan Humanis, Penegakan Hukum Hanya 20 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen-bQuMpV4S4O.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/337/2250946/operasi-patuh-2020-kedepankan-humanis-penegakan-hukum-hanya-20-persen-bQuMpV4S4O.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Istiono mengungkapkan bahwa Operasi (Ops) Patuh 2020 di seluruh Indonesia akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan teknisnya.

&quot;Ops Patuh 2020, Ops kewilayahaan, Ops ini digelar dengan konsep sifatnya preemtif dan humanis atau persuasif dan humanis,&quot; kata Istiono dalam jumpa pers di Gedung Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).

Dalam pelaksanaan Ops Patuh, polisi akan lebih menggalakan soal pencegahan dan proses preemtif kepada setiap pengendara. Sehingga, dengan kata lain upaya penegakan hukum akan menjadi upaya terakhir dalam operasi ini.

&quot;Konsep operasi persuasif dan humanis, dia lebih kedepankan tindakan pencegahan. Persentase dari Ops ini 40 persen adalah giat preemtif, 40 persen preventif dan 20 penegakan hukum,&quot; ujar Istiono.

Baca Juga: Polri Gelar Operasi Patuh 2020, Ini Wilayah Paling Tinggi Pelanggaran Lalu Lintas

Istiono menuturkan, pendekatan preemtif tersebut dilakukan lantaran operasi patuh digelar ditengah berlangsungnya Pandemi Covid-19 atau virus corona.

&quot;Nah giat preemtif dijajaran juga berorientasi juga pada era kebiasaan baru dalam rangka pencegahan penyebaran covid atau putus mata rantai penyebaran covid,&quot; tutup Istiono.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Istiono mengungkapkan bahwa Operasi (Ops) Patuh 2020 di seluruh Indonesia akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan teknisnya.

&quot;Ops Patuh 2020, Ops kewilayahaan, Ops ini digelar dengan konsep sifatnya preemtif dan humanis atau persuasif dan humanis,&quot; kata Istiono dalam jumpa pers di Gedung Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).

Dalam pelaksanaan Ops Patuh, polisi akan lebih menggalakan soal pencegahan dan proses preemtif kepada setiap pengendara. Sehingga, dengan kata lain upaya penegakan hukum akan menjadi upaya terakhir dalam operasi ini.

&quot;Konsep operasi persuasif dan humanis, dia lebih kedepankan tindakan pencegahan. Persentase dari Ops ini 40 persen adalah giat preemtif, 40 persen preventif dan 20 penegakan hukum,&quot; ujar Istiono.

Baca Juga: Polri Gelar Operasi Patuh 2020, Ini Wilayah Paling Tinggi Pelanggaran Lalu Lintas

Istiono menuturkan, pendekatan preemtif tersebut dilakukan lantaran operasi patuh digelar ditengah berlangsungnya Pandemi Covid-19 atau virus corona.

&quot;Nah giat preemtif dijajaran juga berorientasi juga pada era kebiasaan baru dalam rangka pencegahan penyebaran covid atau putus mata rantai penyebaran covid,&quot; tutup Istiono.

</content:encoded></item></channel></rss>
