<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moammar Emka Ungkap Modus Operandi dalam Prostitusi Artis</title><description>Menurutnya, modus dalam kasus prostitusi saat ini tidak jauh berbeda dengan zaman dahulu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis"/><item><title>Moammar Emka Ungkap Modus Operandi dalam Prostitusi Artis</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 20:53 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis-9bnKwAyvd0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Moammar Emka. (Foto : Tangkapan layar iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/337/2251177/moammar-emka-ungkap-modus-operandi-dalam-prostitusi-artis-9bnKwAyvd0.jpg</image><title>Moammar Emka. (Foto : Tangkapan layar iNews)</title></images><description>JAKARTA - Penulis buku &quot;Jakarta Undercover&quot;, Moammar Emka, mengungkap modus operandi dalam praktik prostitusi yang melibatkan artis.
Menurutnya, modus dalam kasus prostitusi saat ini tidak jauh berbeda dengan zaman dahulu.
&quot;Pola-pola atau modus operandi dari beberapa tahun, dari kasus pertama tertangkap itu dulu sampai sekarang polanya mirip. Tahun 90-an sampai 2000-anlah,&quot; katanya dalam acara Prime Show with Ira Koesno di iNews bertema &amp;ldquo;Artis di Pusaran Prostitusi&amp;rdquo;, Kamis (23/7/2020).
Ia menyebut, pada 1990-an, artis maupun lelaki pengguna hidung belang pengguna jasanya terlebih dahulu akan kencan, sebelum kemudian check ini. Hal ini untuk memastikan bahwa si artis tersebut sesuai dengan yang ditawarkan muncikari.
&quot;Ngedate dulu, janji temu dulu, makan siang, makan malam, kemudian check in. Untuk memastikan portofolio yang disajikan itu sesuai dengan foto,&quot; ucapnya.
Ia menyebut, kebanyakan artis yang tertangkap kasus prostitusi kebanyakan selebritas grade C.
&quot;Dari kasus yang tertangkap itu sebagian besar adalah mereka rata-rata strata popularitasnya kecil mungkin seleb medsos pernah main tayangan TV,&quot; ujarnya.
Menurut Emka, artis dalam kategori ini berani menawarkan jasanya melalui open BO (booking out) untuk waktu singkat.

&amp;ldquo;Kelas C ini dia berani open BO untuk short time. Itu untuk semua orang artinya open public,&amp;rdquo; katanya.

Selain itu, selebritas&amp;nbsp;grade&amp;nbsp;tersebut, menurut Emka, meminta kepada broker atau&amp;nbsp;contact person&amp;nbsp;agar namanya dimasukkan ke dalam &quot;daftar&quot; di dalamnya juga berisi artis&amp;nbsp;grade&amp;nbsp;A.
&quot;Jadi kalau&amp;nbsp;list&amp;nbsp;A ini misalnya ada yang mau order nama dia ada di sana. Dia open BO gitu,&quot; katanya.
Selain itu, selebritas tersebut juga menyetor namanya ke sejumlah tempat hiburan ternama di Jakarta untuk menjangkau pelanggannya.
&quot;Mereka sudah setor nama sudah ke beberapa tempat hiburan VIP Jakarta. Sudah ada&amp;nbsp;contact person&amp;nbsp;sendiri. Jadi ada istilah curi-curi pandang yang kemudian orang&amp;nbsp;nikmatin entertainment&amp;nbsp;malam,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Moammar Emka Sebut Artis Tertangkap Kasus Prostitusi Mayoritas Selebritas Kelas C

Namun, berbeda dengan artis kelas A. Artis kelas A, menurutnya, lebih memilih pelanggannya dan tidak menggunakan&amp;nbsp;open&amp;nbsp;BO.
&amp;ldquo;Grade&amp;nbsp;A dia&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;akan open BO karena hanya untuk satu orang, jadi ani-ani, jadi peliharaan atau kontrak nikah, terima job 3 bulan sekali, tapi pelesir ke luar negeri sebulan, seminggu. Itu kelas pertama,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Kriminolog Minta Germo Prostitusi Artis Dihukum Berat
</description><content:encoded>JAKARTA - Penulis buku &quot;Jakarta Undercover&quot;, Moammar Emka, mengungkap modus operandi dalam praktik prostitusi yang melibatkan artis.
Menurutnya, modus dalam kasus prostitusi saat ini tidak jauh berbeda dengan zaman dahulu.
&quot;Pola-pola atau modus operandi dari beberapa tahun, dari kasus pertama tertangkap itu dulu sampai sekarang polanya mirip. Tahun 90-an sampai 2000-anlah,&quot; katanya dalam acara Prime Show with Ira Koesno di iNews bertema &amp;ldquo;Artis di Pusaran Prostitusi&amp;rdquo;, Kamis (23/7/2020).
Ia menyebut, pada 1990-an, artis maupun lelaki pengguna hidung belang pengguna jasanya terlebih dahulu akan kencan, sebelum kemudian check ini. Hal ini untuk memastikan bahwa si artis tersebut sesuai dengan yang ditawarkan muncikari.
&quot;Ngedate dulu, janji temu dulu, makan siang, makan malam, kemudian check in. Untuk memastikan portofolio yang disajikan itu sesuai dengan foto,&quot; ucapnya.
Ia menyebut, kebanyakan artis yang tertangkap kasus prostitusi kebanyakan selebritas grade C.
&quot;Dari kasus yang tertangkap itu sebagian besar adalah mereka rata-rata strata popularitasnya kecil mungkin seleb medsos pernah main tayangan TV,&quot; ujarnya.
Menurut Emka, artis dalam kategori ini berani menawarkan jasanya melalui open BO (booking out) untuk waktu singkat.

&amp;ldquo;Kelas C ini dia berani open BO untuk short time. Itu untuk semua orang artinya open public,&amp;rdquo; katanya.

Selain itu, selebritas&amp;nbsp;grade&amp;nbsp;tersebut, menurut Emka, meminta kepada broker atau&amp;nbsp;contact person&amp;nbsp;agar namanya dimasukkan ke dalam &quot;daftar&quot; di dalamnya juga berisi artis&amp;nbsp;grade&amp;nbsp;A.
&quot;Jadi kalau&amp;nbsp;list&amp;nbsp;A ini misalnya ada yang mau order nama dia ada di sana. Dia open BO gitu,&quot; katanya.
Selain itu, selebritas tersebut juga menyetor namanya ke sejumlah tempat hiburan ternama di Jakarta untuk menjangkau pelanggannya.
&quot;Mereka sudah setor nama sudah ke beberapa tempat hiburan VIP Jakarta. Sudah ada&amp;nbsp;contact person&amp;nbsp;sendiri. Jadi ada istilah curi-curi pandang yang kemudian orang&amp;nbsp;nikmatin entertainment&amp;nbsp;malam,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Moammar Emka Sebut Artis Tertangkap Kasus Prostitusi Mayoritas Selebritas Kelas C

Namun, berbeda dengan artis kelas A. Artis kelas A, menurutnya, lebih memilih pelanggannya dan tidak menggunakan&amp;nbsp;open&amp;nbsp;BO.
&amp;ldquo;Grade&amp;nbsp;A dia&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;akan open BO karena hanya untuk satu orang, jadi ani-ani, jadi peliharaan atau kontrak nikah, terima job 3 bulan sekali, tapi pelesir ke luar negeri sebulan, seminggu. Itu kelas pertama,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Kriminolog Minta Germo Prostitusi Artis Dihukum Berat
</content:encoded></item></channel></rss>
