<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjil-Genap Masih Belum Diberlakukan, Ini Alasan Pemprov DKI</title><description>Kondisi arus lalu lintas di Ibu Kota masih di bawah normal sehingga ganjil-genap belum akan diberlakukan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki"/><item><title>Ganjil-Genap Masih Belum Diberlakukan, Ini Alasan Pemprov DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki-zEV4q1YDNB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/338/2250914/ganjil-genap-masih-belum-diberlakukan-ini-alasan-pemprov-dki-zEV4q1YDNB.jpg</image><title>Ilustrasi. (Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan, sejauh ini sistem ganjil-genap (gage) masih belum diberlakukan di Ibu Kota. Pasalnya, kondisi arus lalu lintas di Jakarta sejauh ini masih terpantau di bawah normal.
&quot;Sampai saat ini ganjil-genap belum diberlakukan. Berdasarkan pantauan kami, memang belum mencapai kondisi puncak sama dengan normal,&quot; ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo pada wartawan, Kamis (23/7/2020).
Menurutnya, pihaknya masih terus melakukan evaluasi. Bila kondisi arus lalu lintas tinggi, ganjil-genap akan diterapkan.
Sebelum ganjil-genap diterapkan, pihaknya pun akan mengevaluasi dan menyosialisasikan. Evaluasi itu tak hanya dari segi kondisi lalu lintas, tapi juga dari segi suplai angkutan umum yang ada di Jakarta ini.
&quot;Itu belum mampu menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil-genap,&quot; tuturnya.
Dia menerangkan, angkutan umum saat ini belum mampu menampung pengguna kendaraan pribadi ke umum karena pemberlakuan physcal distancing di angkutan umum sehingga kerap terjadi penumpukan penumpang.
Baca Juga : Ganjil-Genap di Jakarta Akan Diterapkan dalam Kondisi Tertentu
&quot;Jadi dengan upaya ini kita harapkan physical distancing di angkutan umum tetap terjaga. Kemudian traffic kita terus lakukan pengaturan, kami bersama Polda Metro Jaya tentunya di jalan berupaya untuk mencairkan lalu lintas sehingga tidak terjadi kepadatan-kepadatan yang berarti,&quot; katanya.
Baca Juga : Tak Gunakan Masker, Puluhan Ribu Warga Didenda Selama PSBB Transisi Tahap I</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan, sejauh ini sistem ganjil-genap (gage) masih belum diberlakukan di Ibu Kota. Pasalnya, kondisi arus lalu lintas di Jakarta sejauh ini masih terpantau di bawah normal.
&quot;Sampai saat ini ganjil-genap belum diberlakukan. Berdasarkan pantauan kami, memang belum mencapai kondisi puncak sama dengan normal,&quot; ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo pada wartawan, Kamis (23/7/2020).
Menurutnya, pihaknya masih terus melakukan evaluasi. Bila kondisi arus lalu lintas tinggi, ganjil-genap akan diterapkan.
Sebelum ganjil-genap diterapkan, pihaknya pun akan mengevaluasi dan menyosialisasikan. Evaluasi itu tak hanya dari segi kondisi lalu lintas, tapi juga dari segi suplai angkutan umum yang ada di Jakarta ini.
&quot;Itu belum mampu menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil-genap,&quot; tuturnya.
Dia menerangkan, angkutan umum saat ini belum mampu menampung pengguna kendaraan pribadi ke umum karena pemberlakuan physcal distancing di angkutan umum sehingga kerap terjadi penumpukan penumpang.
Baca Juga : Ganjil-Genap di Jakarta Akan Diterapkan dalam Kondisi Tertentu
&quot;Jadi dengan upaya ini kita harapkan physical distancing di angkutan umum tetap terjaga. Kemudian traffic kita terus lakukan pengaturan, kami bersama Polda Metro Jaya tentunya di jalan berupaya untuk mencairkan lalu lintas sehingga tidak terjadi kepadatan-kepadatan yang berarti,&quot; katanya.
Baca Juga : Tak Gunakan Masker, Puluhan Ribu Warga Didenda Selama PSBB Transisi Tahap I</content:encoded></item></channel></rss>
