<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Kasus Positif Corona Meningkat, IGD RSUD Blitar Ditutup</title><description>Jumlah kasus corona di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo bertambah 9 jadi 30 orang.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup"/><item><title>Jumlah Kasus Positif Corona Meningkat, IGD RSUD Blitar Ditutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2020 21:39 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup-vO6Hkltklp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/23/519/2251194/jumlah-kasus-positif-corona-meningkat-igd-rsud-blitar-ditutup-vO6Hkltklp.jpg</image><title>Ilustrasi. (Shutterstock)</title></images><description>BLITAR &amp;ndash; Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bertambah 9 sehingga menjadi 30 orang.

Untuk memutus penyebaran virus coroba, manajemen rumah sakit menutup pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama empat hari ke depan, yakni pada 24-27 Juli 2020.

&quot;Kami tutup empat hari (IGD-red),&quot; ujar Direktur Utama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Endah Woro Utami, melansir Sindonews, Kamis (23/7/2020).

Dengan penutupan sementara tersebut, RSUD Ngudi Waluyo praktis tidak menerima pasien baru. Setiap pasien baru akan dialihkan ke rumah sakit lain terdekat.

&quot;Selama penutupan akan dilakukan protokol general cleaning, &quot;kata Endah Woro.

Sementara itu, rinciannya 30 orang positif corona di RSUD tersebut rinciannya, 5 dokter, 14 perawat, dan 11 tenaga administrasi.
Penambahan kasus tersebut akibat terjadinya transmisi lokal (penularan) yang awalnya dibawa klaster komunitas pesepeda atau gowes. Menurut Endah Woro, jumlah kasus dimungkinkan masih akan bertambah.

&quot;Kemungkinan masih bisa tambah. Kita kembangkan tracingnya, &quot; kata Endah Woro. Tracing kepada semua yang teridentifikasi pernah berkontak erat dengan pasien akan terus dikembangkan.

Endah Woro menegaskan akan berupaya keras memastikan sampai Covid-19 telah menulari lingkungan RSUD Ngudi Waluyo. Setiap ditemukan positif, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan tracing sekaligus melakukan swab test. Termasuk kepada keluarga tenaga kesehatan yang berkontak erat, pihaknya juga langsung melaporkan ke dinas kesehatan.
&quot;Begitulah tracing yang sebenarnya. Kita tujuannya jujur untuk memutus penularan COVID-19, &quot;tegas Endah Woro.

Baca Juga : Ratusan Pegawai RS Moewardi Solo Positif Virus Corona

Sebelumnya, sebanyak 21 tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan langsung diisolasi. Virus coroba pertama kali dibawa salah seorang tenaga kesehatan yang tergabung dalam komunitas gowes. Dalam sehari, jumlah kasus meningkat menjadi 30 kasus.

Baca Juga : Banyak Warga Tak Percaya Data Covid-19 Pemerintah, Ini Respons Istana

</description><content:encoded>BLITAR &amp;ndash; Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di lingkungan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bertambah 9 sehingga menjadi 30 orang.

Untuk memutus penyebaran virus coroba, manajemen rumah sakit menutup pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama empat hari ke depan, yakni pada 24-27 Juli 2020.

&quot;Kami tutup empat hari (IGD-red),&quot; ujar Direktur Utama RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Endah Woro Utami, melansir Sindonews, Kamis (23/7/2020).

Dengan penutupan sementara tersebut, RSUD Ngudi Waluyo praktis tidak menerima pasien baru. Setiap pasien baru akan dialihkan ke rumah sakit lain terdekat.

&quot;Selama penutupan akan dilakukan protokol general cleaning, &quot;kata Endah Woro.

Sementara itu, rinciannya 30 orang positif corona di RSUD tersebut rinciannya, 5 dokter, 14 perawat, dan 11 tenaga administrasi.
Penambahan kasus tersebut akibat terjadinya transmisi lokal (penularan) yang awalnya dibawa klaster komunitas pesepeda atau gowes. Menurut Endah Woro, jumlah kasus dimungkinkan masih akan bertambah.

&quot;Kemungkinan masih bisa tambah. Kita kembangkan tracingnya, &quot; kata Endah Woro. Tracing kepada semua yang teridentifikasi pernah berkontak erat dengan pasien akan terus dikembangkan.

Endah Woro menegaskan akan berupaya keras memastikan sampai Covid-19 telah menulari lingkungan RSUD Ngudi Waluyo. Setiap ditemukan positif, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan tracing sekaligus melakukan swab test. Termasuk kepada keluarga tenaga kesehatan yang berkontak erat, pihaknya juga langsung melaporkan ke dinas kesehatan.
&quot;Begitulah tracing yang sebenarnya. Kita tujuannya jujur untuk memutus penularan COVID-19, &quot;tegas Endah Woro.

Baca Juga : Ratusan Pegawai RS Moewardi Solo Positif Virus Corona

Sebelumnya, sebanyak 21 tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan langsung diisolasi. Virus coroba pertama kali dibawa salah seorang tenaga kesehatan yang tergabung dalam komunitas gowes. Dalam sehari, jumlah kasus meningkat menjadi 30 kasus.

Baca Juga : Banyak Warga Tak Percaya Data Covid-19 Pemerintah, Ini Respons Istana

</content:encoded></item></channel></rss>
