<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri, Polisi Sebut Amfetamin Tingkatkan Keberanian</title><description>Efeknya meningkatkan keberanian yang luar biasa, maka itu jangan bandingkan pemikiran orang normal dengan orang tak normal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian"/><item><title>Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri, Polisi Sebut Amfetamin Tingkatkan Keberanian</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian</guid><pubDate>Sabtu 25 Juli 2020 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian-mA0GbSlsHq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/25/338/2251974/yodi-prabowo-diduga-bunuh-diri-polisi-sebut-amfetamin-tingkatkan-keberanian-mA0GbSlsHq.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan berdasarkan hasil penyidikan diduga editor Metro TV Yodi Prabowo mengonsumsi amfetamin sebelum melakukan aksi bunuh diri.
Dengan mengonsumsi amfetamin, yang bersangkutan memiliki keberanian melakukan aksi bunuh diri di tempat sepi sepulang kerja dan dengan cara melukai dirinya menggunakan pisau.
&quot;Dari ahli yang kami periksa kalau sudah positif amfetamin berarti dia mengonsumsi. Lalu efeknya? Meningkatkan keberanian yang luar biasa, maka itu jangan bandingkan pemikiran orang normal dengan orang tak normal karena tak nyambung ini,&quot; ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
Berdasarkan keterangan ahli juga diketahui seseorang memungkinkan melukai dirinya sendiri, apalagi dalam pengaruh amfetamin. Itu semua bisa diketahui dari luka-luka yang ada di tubuh Yodi.
&quot;Ini juga dasarnya dari ahli, setiap orang yang bunuh diri dengan senjata tajam akan selalu ada bukti permulaan dan luka percobaannya, dicoba-coba dahulu. Itu berkaitan dengan hasil forensik luka di tubuh korban,&quot; kata Tubagus.
Baca Juga :&amp;nbsp;Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Ada 4 Luka Tusuk di Dada &amp;amp; 1 di Leher
Baca Juga :&amp;nbsp;Tewas Bunuh Diri, Editor Metro TV Yodi Prabowo Dinyatakan Positif Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus sebelumnya mengatakan, hanya satu luka yang ditemukan cukup dalam di dada Yodi. Sementara tiga luka lain di dada Yodi, hanya sedalam sekira 2 cm. Sedangkan luka di leher, kata Yusri, itu yang menyebabkan Yodi meninggal dunia.
&quot;Kematian karena luka di leher. Ada 4 tusukan (di dada), ada tiga tidak terlalu dalam, tapi yang terakhir dalam, 12 cm. Kalau yang tiga (luka) hanya 2 cm,&quot; kata Yusri.</description><content:encoded>JAKARTA - Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan berdasarkan hasil penyidikan diduga editor Metro TV Yodi Prabowo mengonsumsi amfetamin sebelum melakukan aksi bunuh diri.
Dengan mengonsumsi amfetamin, yang bersangkutan memiliki keberanian melakukan aksi bunuh diri di tempat sepi sepulang kerja dan dengan cara melukai dirinya menggunakan pisau.
&quot;Dari ahli yang kami periksa kalau sudah positif amfetamin berarti dia mengonsumsi. Lalu efeknya? Meningkatkan keberanian yang luar biasa, maka itu jangan bandingkan pemikiran orang normal dengan orang tak normal karena tak nyambung ini,&quot; ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
Berdasarkan keterangan ahli juga diketahui seseorang memungkinkan melukai dirinya sendiri, apalagi dalam pengaruh amfetamin. Itu semua bisa diketahui dari luka-luka yang ada di tubuh Yodi.
&quot;Ini juga dasarnya dari ahli, setiap orang yang bunuh diri dengan senjata tajam akan selalu ada bukti permulaan dan luka percobaannya, dicoba-coba dahulu. Itu berkaitan dengan hasil forensik luka di tubuh korban,&quot; kata Tubagus.
Baca Juga :&amp;nbsp;Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Ada 4 Luka Tusuk di Dada &amp;amp; 1 di Leher
Baca Juga :&amp;nbsp;Tewas Bunuh Diri, Editor Metro TV Yodi Prabowo Dinyatakan Positif Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus sebelumnya mengatakan, hanya satu luka yang ditemukan cukup dalam di dada Yodi. Sementara tiga luka lain di dada Yodi, hanya sedalam sekira 2 cm. Sedangkan luka di leher, kata Yusri, itu yang menyebabkan Yodi meninggal dunia.
&quot;Kematian karena luka di leher. Ada 4 tusukan (di dada), ada tiga tidak terlalu dalam, tapi yang terakhir dalam, 12 cm. Kalau yang tiga (luka) hanya 2 cm,&quot; kata Yusri.</content:encoded></item></channel></rss>
