<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Jakarta Hampir Tembus 20.000, Ini Reaksi Anies</title><description>Mantan Mendikbud itu tidak bisa membayangkan jika kasus positif tersebut tak bisa ditemukan dengan cepat di masyarakat oleh tenaga kesehatan</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies"/><item><title>Kasus Covid-19 Jakarta Hampir Tembus 20.000, Ini Reaksi Anies</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2020 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies-buTq7bAGUn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/26/338/2252231/kasus-covid-19-jakarta-hampir-tembus-20-000-ini-reaksi-anies-buTq7bAGUn.jpg</image><title>Foto: iNews</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah kasus positif virus Corona (Covid-19) di DKI Jakarta terus melonjak.  Hingga data terakhir Sabtu (25/7)  total keseluruhan warga Jakarta yang terpapar Covid-19 sebanyak 18.741 orang.
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa, kalau hanya sekedar ingin mengurangi kasus positif di Jakarta, pihaknya bisa saja mengurangi pengetesan secara masif. Oleh karena itu kata Anies, angka kasus positif Covid-19 di Jakarta bisa saja langsung turun.
(Baca juga: Anies Klaim Testing Covid-19 di Jakarta Sudah 4 Kali Lipat Lewati Standar WHO)
&quot;Kalau kita tidak bertanggung jawab, kita kurangi testing, langsung angka positif turun, langsung angka positif keliatan rendah. Tapi itu bukan tujuan kami, tujuan kami justru menemukan yang positif, mengisolasi yang positif,&quot; kata Anies di Kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).
Dia melanjutkan, Pemprov DKI akan meningkatkan upaya testing tersebut. Dengan begitu, warga yang sudah terpapar jadi bisa ditemukan dengan cepat. Ia juga menyadari, angka positifnya tentu menjadi bertambah, tapi angka positif bertambah itu dalam rangka menemukan orang-orang yang positif supaya bisa diisolasi.
&quot;Karena itu menurut saya masyarakat jangan hanya melihat angka pertambahan kasus, karena kalau lihat angka pertambahan kasus, kemudian dikesankan dalam kasusnya tambah berarti masalah,&quot; urainya.
Mantan Mendikbud itu tidak bisa membayangkan jika kasus positif tersebut tak bisa ditemukan dengan cepat di masyarakat oleh tenaga kesehatan.
Karena kata Anies, akan ada banyak lagi warga Jakarta yang berpotensi tertular oleh mereka yang positif Covid-19 namun tidak melakukan isolasi.
&quot;(Jadi) kami tidak ingin mengurangi jumlah testing hanya untuk memberikan kesan aman. Kami justru mau menambah testing supaya bisa menemukan yang positif yang sedang berada di luar, yang semula tidak tahu,&quot; tutur Anies.
&quot;Karena 66 persen dari yang ditemukan positif itu adalah tanpa gejala. Nah kalau orang tanpa gejala tidak diketahui, berbahaya,&quot; tutup Anis.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah kasus positif virus Corona (Covid-19) di DKI Jakarta terus melonjak.  Hingga data terakhir Sabtu (25/7)  total keseluruhan warga Jakarta yang terpapar Covid-19 sebanyak 18.741 orang.
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa, kalau hanya sekedar ingin mengurangi kasus positif di Jakarta, pihaknya bisa saja mengurangi pengetesan secara masif. Oleh karena itu kata Anies, angka kasus positif Covid-19 di Jakarta bisa saja langsung turun.
(Baca juga: Anies Klaim Testing Covid-19 di Jakarta Sudah 4 Kali Lipat Lewati Standar WHO)
&quot;Kalau kita tidak bertanggung jawab, kita kurangi testing, langsung angka positif turun, langsung angka positif keliatan rendah. Tapi itu bukan tujuan kami, tujuan kami justru menemukan yang positif, mengisolasi yang positif,&quot; kata Anies di Kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).
Dia melanjutkan, Pemprov DKI akan meningkatkan upaya testing tersebut. Dengan begitu, warga yang sudah terpapar jadi bisa ditemukan dengan cepat. Ia juga menyadari, angka positifnya tentu menjadi bertambah, tapi angka positif bertambah itu dalam rangka menemukan orang-orang yang positif supaya bisa diisolasi.
&quot;Karena itu menurut saya masyarakat jangan hanya melihat angka pertambahan kasus, karena kalau lihat angka pertambahan kasus, kemudian dikesankan dalam kasusnya tambah berarti masalah,&quot; urainya.
Mantan Mendikbud itu tidak bisa membayangkan jika kasus positif tersebut tak bisa ditemukan dengan cepat di masyarakat oleh tenaga kesehatan.
Karena kata Anies, akan ada banyak lagi warga Jakarta yang berpotensi tertular oleh mereka yang positif Covid-19 namun tidak melakukan isolasi.
&quot;(Jadi) kami tidak ingin mengurangi jumlah testing hanya untuk memberikan kesan aman. Kami justru mau menambah testing supaya bisa menemukan yang positif yang sedang berada di luar, yang semula tidak tahu,&quot; tutur Anies.
&quot;Karena 66 persen dari yang ditemukan positif itu adalah tanpa gejala. Nah kalau orang tanpa gejala tidak diketahui, berbahaya,&quot; tutup Anis.</content:encoded></item></channel></rss>
