<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Oknum Kombes Aniaya Keluarga, Polisi: Kita Tunggu Hasil Visum</title><description>Polres Metro Jakarta Utara telah menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum"/><item><title> Kasus Oknum Kombes Aniaya Keluarga, Polisi: Kita Tunggu Hasil Visum</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum</guid><pubDate>Minggu 26 Juli 2020 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum-0ljEluhAfn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/26/338/2252274/kasus-oknum-kombes-aniaya-keluarga-polisi-kita-tunggu-hasil-visum-0ljEluhAfn.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara telah menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), antara oknum polisi berpangkat Kombes RW dan istrinya.

Keduanya diketahui melakukan aksi saling lapor atas dugaan penganiayaan, lantaran adanya permasalahan orang ketiga dalam rumah tangga tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Kronologi Oknum Kombes Aniaya Anaknya karena Orang Ketiga
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum. Oknum polisi sudah diminta keterangan, sementara istrinya belum bersedia lantaran masih kelelahan saat melaporkan pada Sabtu 25 Juli 2020 dini hari.

&quot;Ya tentunya semuanya sedang kita mintakan visum nanti kan ada keterangan dari dokter lukanya dimana. Nanti karena apa,&quot; kata Budhi saat dihubungi Okezone, Minggu (26/7/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Heboh! Oknum Kombes Diduga Aniaya Keluarga karena Orang Ketiga di Kelapa Gading
Budhi menerangkan, bahwa penyidik juga akan meminta klarifikasi terhadap kedua pelapor itu. Menurut dia, penyidik belum mendalami keterangan keduanya karena belum adanya hasil visum.

&quot;Nanti kita tanyakan dalam klarifikasi maupun permintaan keterangan dari kasus ini. Nah kalau (hasil visum) itu belum ada tentunya untuk menanyakan kepada para pihak kan kurang maksimal,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota keluarganya lantaran adanya orang ketiga.

Kasus ini diketahui setelah anak pelaku mengunggah dugaan peristiwa penganiayaan tersebut ke akun medsos @aurelliarenatha. Dalam akun Twitternya, dia mengaku dianiaya seperti diinjak dan dicakar.

Sedangkan, akun Instagram aurelliarenatha juga memposting rekaman dugaan penganiayaan tersebut. Dia membantah bahwa dirinya sedang panjat sosial (pansos).

Mabes Polri membenarkan adanya laporan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan Kombes Rachmat Widodo alias RW terhadap anaknya. Tak hanya Kombes Rachmat, anaknya pun Aurelia Renantha juga membuat laporan polisi di Polsek Kelapa Gading dam laporannya telah ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

&quot;Jadi keduanya antar bapaknya dan anaknya sama-sama melapor gitu. Jadi anaknya melaporkan dia dianiaya, bapaknya juga melapor digigit gitu ya. Sementara gitu, nanti tindak lanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh Propam,&quot; kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.</description><content:encoded>
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara telah menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), antara oknum polisi berpangkat Kombes RW dan istrinya.

Keduanya diketahui melakukan aksi saling lapor atas dugaan penganiayaan, lantaran adanya permasalahan orang ketiga dalam rumah tangga tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Kronologi Oknum Kombes Aniaya Anaknya karena Orang Ketiga
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum. Oknum polisi sudah diminta keterangan, sementara istrinya belum bersedia lantaran masih kelelahan saat melaporkan pada Sabtu 25 Juli 2020 dini hari.

&quot;Ya tentunya semuanya sedang kita mintakan visum nanti kan ada keterangan dari dokter lukanya dimana. Nanti karena apa,&quot; kata Budhi saat dihubungi Okezone, Minggu (26/7/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Heboh! Oknum Kombes Diduga Aniaya Keluarga karena Orang Ketiga di Kelapa Gading
Budhi menerangkan, bahwa penyidik juga akan meminta klarifikasi terhadap kedua pelapor itu. Menurut dia, penyidik belum mendalami keterangan keduanya karena belum adanya hasil visum.

&quot;Nanti kita tanyakan dalam klarifikasi maupun permintaan keterangan dari kasus ini. Nah kalau (hasil visum) itu belum ada tentunya untuk menanyakan kepada para pihak kan kurang maksimal,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota keluarganya lantaran adanya orang ketiga.

Kasus ini diketahui setelah anak pelaku mengunggah dugaan peristiwa penganiayaan tersebut ke akun medsos @aurelliarenatha. Dalam akun Twitternya, dia mengaku dianiaya seperti diinjak dan dicakar.

Sedangkan, akun Instagram aurelliarenatha juga memposting rekaman dugaan penganiayaan tersebut. Dia membantah bahwa dirinya sedang panjat sosial (pansos).

Mabes Polri membenarkan adanya laporan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan Kombes Rachmat Widodo alias RW terhadap anaknya. Tak hanya Kombes Rachmat, anaknya pun Aurelia Renantha juga membuat laporan polisi di Polsek Kelapa Gading dam laporannya telah ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

&quot;Jadi keduanya antar bapaknya dan anaknya sama-sama melapor gitu. Jadi anaknya melaporkan dia dianiaya, bapaknya juga melapor digigit gitu ya. Sementara gitu, nanti tindak lanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh Propam,&quot; kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.</content:encoded></item></channel></rss>
