<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Australia Catat Rekor Tertinggi Kasus Covid-19</title><description>Sebagian besar kasus tercatat di Negara Bagian Victoria.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19"/><item><title>Australia Catat Rekor Tertinggi Kasus Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2020 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19-qqkwoTdS4Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/18/2252840/australia-catat-rekor-tertinggi-kasus-covid-19-qqkwoTdS4Z.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>CANBERRA - Australia pada Senin (27/7/2020) mencatat jumlah tertinggi kasus harian virus corona baru sejak pandemi dimulai. Angka itu tercatat di saat para pejabat berharap wabah di Melbourne yang saat ini dalam penguncian, telah mencapai puncaknya.
Sehari setelah Australia melaporkan jumlah kematian harian tertinggi, pihak berwenang mengonfirmasi setidaknya 549 infeksi Covid-19 baru. Hampir seluruh kasus tersebut tercatat di negara bagian terpadat kedua, Victoria yang melaporkan 532 kasus.
Pihak berwenang mengakui gelombang kedua klaster di Melbourne, Ibu Kota Victoria, membutuhkan waktu lebih lama untuk ditekan dari yang diharapkan.
BACA JUGA: Kasus Corona Melonjak, Australia Kembali Terapkan Lockdown di Melbourne
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan tingginya jumlah kasus baru di Victoria menunjukkan bagaimana penularan penyakit di antara orang yang lebih muda, yang dianggap berisiko lebih rendah, dapat menyebar ke fasilitas perawatan lansia melalui anggota keluarga.
&quot;Di Victoria masih ada jalan panjang,&quot; kata Morrison kepada wartawan sebagaimana dilansir Reuters pada Senin.
&quot;Kami masih melihat jumlah kasus pada tingkat tinggi dan... ketika Anda mendapatkan transmisi berbasis komunitas, butuh waktu untuk menurunkannya&quot;.
Saat ini Victoria memiliki total 8.173 kasus Covid-19, dan pada Senin melaporkan enam kematian akibat penyakit tersebut, menjadikan total korban meninggal dunia di negara bagian itu menjadi 77.
BACA JUGA: Sepekan Lebih di-Lockdown, Kasus Covid-19 di Melbourne Tetap Tinggi
Negara Bagian New South Wales (NSW) yang bertetangga juga bergulat dengan beberapa klaster virus yang bermunculan di sebuah hotel, restoran Thailand dan sebuah klub. NSW melaporkan 17 kasus baru pada Senin, menjadikan total 3.496 kasus, dengan sekira 1.100 aktif.
Australia telah mencatat total 14.935 kasus Covid-19 dan 161 kematian. Pihak berwenang pada Senin memperingatkan lebih banyak nyawa akan hilang karena infeksi terus meningkat.

&quot;Tragedi COVID-19 adalah yang kita tahu, dengan jumlah infeksi baru  yang kita lihat hari ini, bahwa akan ada banyak kematian lebih lanjut di  hari-hari mendatang,&quot; Wakil Kepala Petugas Medis Michael Kidd  mengatakan kepada wartawan.
Lebih dari 16,13 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh virus  corona baru secara global dan 644.836 telah meninggal, menurut  penghitungan Reuters.</description><content:encoded>CANBERRA - Australia pada Senin (27/7/2020) mencatat jumlah tertinggi kasus harian virus corona baru sejak pandemi dimulai. Angka itu tercatat di saat para pejabat berharap wabah di Melbourne yang saat ini dalam penguncian, telah mencapai puncaknya.
Sehari setelah Australia melaporkan jumlah kematian harian tertinggi, pihak berwenang mengonfirmasi setidaknya 549 infeksi Covid-19 baru. Hampir seluruh kasus tersebut tercatat di negara bagian terpadat kedua, Victoria yang melaporkan 532 kasus.
Pihak berwenang mengakui gelombang kedua klaster di Melbourne, Ibu Kota Victoria, membutuhkan waktu lebih lama untuk ditekan dari yang diharapkan.
BACA JUGA: Kasus Corona Melonjak, Australia Kembali Terapkan Lockdown di Melbourne
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan tingginya jumlah kasus baru di Victoria menunjukkan bagaimana penularan penyakit di antara orang yang lebih muda, yang dianggap berisiko lebih rendah, dapat menyebar ke fasilitas perawatan lansia melalui anggota keluarga.
&quot;Di Victoria masih ada jalan panjang,&quot; kata Morrison kepada wartawan sebagaimana dilansir Reuters pada Senin.
&quot;Kami masih melihat jumlah kasus pada tingkat tinggi dan... ketika Anda mendapatkan transmisi berbasis komunitas, butuh waktu untuk menurunkannya&quot;.
Saat ini Victoria memiliki total 8.173 kasus Covid-19, dan pada Senin melaporkan enam kematian akibat penyakit tersebut, menjadikan total korban meninggal dunia di negara bagian itu menjadi 77.
BACA JUGA: Sepekan Lebih di-Lockdown, Kasus Covid-19 di Melbourne Tetap Tinggi
Negara Bagian New South Wales (NSW) yang bertetangga juga bergulat dengan beberapa klaster virus yang bermunculan di sebuah hotel, restoran Thailand dan sebuah klub. NSW melaporkan 17 kasus baru pada Senin, menjadikan total 3.496 kasus, dengan sekira 1.100 aktif.
Australia telah mencatat total 14.935 kasus Covid-19 dan 161 kematian. Pihak berwenang pada Senin memperingatkan lebih banyak nyawa akan hilang karena infeksi terus meningkat.

&quot;Tragedi COVID-19 adalah yang kita tahu, dengan jumlah infeksi baru  yang kita lihat hari ini, bahwa akan ada banyak kematian lebih lanjut di  hari-hari mendatang,&quot; Wakil Kepala Petugas Medis Michael Kidd  mengatakan kepada wartawan.
Lebih dari 16,13 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh virus  corona baru secara global dan 644.836 telah meninggal, menurut  penghitungan Reuters.</content:encoded></item></channel></rss>
