<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurang dari 5 tahun, Presiden Jokowi Lantik Gubernur Kepri Ketiga Kalinya</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Isdianto sebagai Gubernur definitif Kepulauan Riau (Kepri).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya"/><item><title>Kurang dari 5 tahun, Presiden Jokowi Lantik Gubernur Kepri Ketiga Kalinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya</guid><pubDate>Senin 27 Juli 2020 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya-O3Cp4srvmN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo melantik Gubernur Kepulauan Riau Isdianto (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/27/337/2252771/kurang-dari-5-tahun-presiden-jokowi-lantik-gubernur-kepri-ketiga-kalinya-O3Cp4srvmN.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo melantik Gubernur Kepulauan Riau Isdianto (Foto: BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Isdianto sebagai Gubernur definitif Kepulauan Riau (Kepri). Ini merupakan pelantikan gubernur Kepri yang ketiga kalinya yang dilakukan Presiden selama kurang dari lima tahun ini.

Di mana, Gubernur pertama yang dilantik adalah HM Sani yang setelah dua bulan menjabat tutup usia. Kemudian, Jokowi melantik Nurdin Basirun sebagai pengganti HM Sani. Lalu, Nurdin Basirun terjaring  operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan kasus suap dana izin reklamasi di Tanjung Piayu, Batam. Hari ini Isdianto dilantik menggantikan Nurdin Basirun.

Sebelum diambil sumpahnya, prosesi arak-arakan dari Istana Merdeka ke Istana Negara tetap dilakukan dengan formasi yang lebih sedikit dan sederhana. Di mana, Presiden Jokowi, Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Isdianto berjalan dari Istana Merdeka menuju Istana Negara yang merupakan tempat pelantikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jokowi Lantik Pengganti Gubernur yang Tersandung Kasus
Pelantikan Isdianto berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No.71/P Tahun 2020 Masa Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur Kepri sisa masa Jabatan 2016-2021.

&amp;ldquo;Sebelum saudara Isdianto mengucapkan sumpah sebagai Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021, terlebih dahulu saya akan bertanya, apakah saudara beragama Islam?,&amp;rdquo; tanya Jokowi

&amp;ldquo;Islam,&amp;rdquo; jawab Isdianto

&amp;ldquo;Bersediakah saudara mengucapkan sumpah menurut Agama Islam?,&amp;rdquo; tanya Jokowi.

&amp;ldquo;Bersedia,&amp;rdquo; jawab Isdianto.

&amp;ldquo;Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai Gubernur  dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya. Serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,&amp;rdquo; demikian kutipan pengambilan sumpah yang dibacakan Presiden Jokowi yang diikuti Isdianto.

Hadir dalam pelantikan tersebut Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Isdianto sebagai Gubernur definitif Kepulauan Riau (Kepri). Ini merupakan pelantikan gubernur Kepri yang ketiga kalinya yang dilakukan Presiden selama kurang dari lima tahun ini.

Di mana, Gubernur pertama yang dilantik adalah HM Sani yang setelah dua bulan menjabat tutup usia. Kemudian, Jokowi melantik Nurdin Basirun sebagai pengganti HM Sani. Lalu, Nurdin Basirun terjaring  operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan kasus suap dana izin reklamasi di Tanjung Piayu, Batam. Hari ini Isdianto dilantik menggantikan Nurdin Basirun.

Sebelum diambil sumpahnya, prosesi arak-arakan dari Istana Merdeka ke Istana Negara tetap dilakukan dengan formasi yang lebih sedikit dan sederhana. Di mana, Presiden Jokowi, Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Isdianto berjalan dari Istana Merdeka menuju Istana Negara yang merupakan tempat pelantikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jokowi Lantik Pengganti Gubernur yang Tersandung Kasus
Pelantikan Isdianto berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No.71/P Tahun 2020 Masa Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur Kepri sisa masa Jabatan 2016-2021.

&amp;ldquo;Sebelum saudara Isdianto mengucapkan sumpah sebagai Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021, terlebih dahulu saya akan bertanya, apakah saudara beragama Islam?,&amp;rdquo; tanya Jokowi

&amp;ldquo;Islam,&amp;rdquo; jawab Isdianto

&amp;ldquo;Bersediakah saudara mengucapkan sumpah menurut Agama Islam?,&amp;rdquo; tanya Jokowi.

&amp;ldquo;Bersedia,&amp;rdquo; jawab Isdianto.

&amp;ldquo;Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai Gubernur  dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya. Serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,&amp;rdquo; demikian kutipan pengambilan sumpah yang dibacakan Presiden Jokowi yang diikuti Isdianto.

Hadir dalam pelantikan tersebut Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
</content:encoded></item></channel></rss>
