<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kampendam Cederawasih Angkat Bicara soal Klaiman Egianus Beli Senjata dari TNI-Polri</title><description>Letnan Kolonel (Arm) Reza Nur Partria mengaku akan mendalami pemberitaan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri"/><item><title>Kampendam Cederawasih Angkat Bicara soal Klaiman Egianus Beli Senjata dari TNI-Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri</guid><pubDate>Selasa 28 Juli 2020 23:47 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri-pjECnxbusZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi senjata api</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/28/337/2253649/kampendam-cederawasih-angkat-bicara-soal-klaiman-egianus-beli-senjata-dari-tni-polri-pjECnxbusZ.jpg</image><title>Ilustrasi senjata api</title></images><description>JAKARTA - Komandan daerah dataran tinggi Tentara Pembebasan Papua Barat, Brigadir Jenderal Egianus Kogeya, mengaku telah membeli senjata dan amunisi dari oknum militer dan polisi Indonesia.

Egianus mengungkapkan, oknum TNI atau Polri menjual senjata atau amunisi kepada pihaknya karena itu sudah menjadi lahan untuk mencari makan. Egianus memaparkan pihaknya membeli senjata itu karena butuh untuk perjuangan.

Di samping itu, Egianus menyatakan, pihaknya kadang merampas senjata aparat saat baku tembak dengan TNI atau Polri.

Baca Juga :&amp;nbsp;Ridwan Kamil : Covid-19 Ujian Kepemimpinan
Baca Juga :&amp;nbsp;Jenguk Keluarga di Pekanbaru, Warga Asal Jakarta Positif Covid-19

Menanggapi pengakuan tersebut, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel (Arm) Reza Nur Partria mengaku akan mendalami pemberitaan tersebut. &amp;rdquo;Berita tersebut akan didalami terlebih dahulu, bila ada perkembangan akan disampaikan,&amp;rdquo; ucapnya seperti dilansir dari Sindonews.com, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengaku belum mendapat informasi mengenai hal tersebut. &amp;rdquo;Saya tidak punya informasi tentang itu, silakan tanya ke Kapendam,&amp;rdquo; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan daerah dataran tinggi Tentara Pembebasan Papua Barat, Brigadir Jenderal Egianus Kogeya, mengaku telah membeli senjata dan amunisi dari oknum militer dan polisi Indonesia.

Egianus mengungkapkan, oknum TNI atau Polri menjual senjata atau amunisi kepada pihaknya karena itu sudah menjadi lahan untuk mencari makan. Egianus memaparkan pihaknya membeli senjata itu karena butuh untuk perjuangan.

Di samping itu, Egianus menyatakan, pihaknya kadang merampas senjata aparat saat baku tembak dengan TNI atau Polri.

Baca Juga :&amp;nbsp;Ridwan Kamil : Covid-19 Ujian Kepemimpinan
Baca Juga :&amp;nbsp;Jenguk Keluarga di Pekanbaru, Warga Asal Jakarta Positif Covid-19

Menanggapi pengakuan tersebut, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letnan Kolonel (Arm) Reza Nur Partria mengaku akan mendalami pemberitaan tersebut. &amp;rdquo;Berita tersebut akan didalami terlebih dahulu, bila ada perkembangan akan disampaikan,&amp;rdquo; ucapnya seperti dilansir dari Sindonews.com, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengaku belum mendapat informasi mengenai hal tersebut. &amp;rdquo;Saya tidak punya informasi tentang itu, silakan tanya ke Kapendam,&amp;rdquo; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
