<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Bunuh Anak-Istri, Pria Ini Tewas Minum Racun   </title><description>Pelaku meninggal setelah mengalami gagal organ dalam tubuh setelah berupaya bunuh diri dengan meminum racun rumput.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun"/><item><title>Usai Bunuh Anak-Istri, Pria Ini Tewas Minum Racun   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun</guid><pubDate>Rabu 29 Juli 2020 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun-QcQDX60VYy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/29/610/2254022/usai-bunuh-anak-istri-pria-ini-tewas-minum-racun-QcQDX60VYy.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Istimewa</title></images><description>BANYUASIN - Setelah sempat menjalani perawatan usai berusaha bunuh diri saat akan ditangkap polisi, Rendy Arista (34), pria di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), yang membunuh anak dan istrinyanya menggunakan tabung gas 3 kilogram, kini meninggal dunia.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, pelaku meninggal setelah mengalami gagal organ dalam tubuh setelah berupaya bunuh diri dengan meminum racun rumput.

&quot;Racun itu merusak lambung dan ususnya, dokter RS Sungai Lilin sudah berupaya dari kemarin, tapi infeksinya membuat tubuh pelaku tidak dapat bertahan,&quot; katanya, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Danny, pelaku sendiri diketahui sudah dua kali mencoba bunuh diri, aksi pertamanya itu dilakukan sesaat setelah menghabisi nyawa istri dan anaknya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Depresi Usai Di-PHK, Pria Ini Bunuh Istri dan Anaknya Pakai Tabung Gas&amp;nbsp;
&quot;Pelaku ini pernah mau coba gantung diri di belakang rumahnya. Tapi gagal setelah tali yang hendak digunakannya putus,&quot; katanya.

Selain itu, pelaku juga merupakan pecandu narkoba dan tidak memiliki pekerjaan tetap setelah dipecat karena perusaan tempat pelaku bekerja sebelumnya terdampak wabah virus corona. Hal itu pula yang melatarbelakangi keributan pelaku dengan korban yang merupakan istrinya Yuti Kontesa (30).

&quot;Pelaku diketahui sempat menjalani dua kali masa rehabiitasi terkait kecanduan narkoba,&quot; katanya.</description><content:encoded>BANYUASIN - Setelah sempat menjalani perawatan usai berusaha bunuh diri saat akan ditangkap polisi, Rendy Arista (34), pria di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), yang membunuh anak dan istrinyanya menggunakan tabung gas 3 kilogram, kini meninggal dunia.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, pelaku meninggal setelah mengalami gagal organ dalam tubuh setelah berupaya bunuh diri dengan meminum racun rumput.

&quot;Racun itu merusak lambung dan ususnya, dokter RS Sungai Lilin sudah berupaya dari kemarin, tapi infeksinya membuat tubuh pelaku tidak dapat bertahan,&quot; katanya, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Danny, pelaku sendiri diketahui sudah dua kali mencoba bunuh diri, aksi pertamanya itu dilakukan sesaat setelah menghabisi nyawa istri dan anaknya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Depresi Usai Di-PHK, Pria Ini Bunuh Istri dan Anaknya Pakai Tabung Gas&amp;nbsp;
&quot;Pelaku ini pernah mau coba gantung diri di belakang rumahnya. Tapi gagal setelah tali yang hendak digunakannya putus,&quot; katanya.

Selain itu, pelaku juga merupakan pecandu narkoba dan tidak memiliki pekerjaan tetap setelah dipecat karena perusaan tempat pelaku bekerja sebelumnya terdampak wabah virus corona. Hal itu pula yang melatarbelakangi keributan pelaku dengan korban yang merupakan istrinya Yuti Kontesa (30).

&quot;Pelaku diketahui sempat menjalani dua kali masa rehabiitasi terkait kecanduan narkoba,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
