<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kehabisan Uang di Bali, Sejumlah WNA Terlunta-lunta Jadi Gelandangan   </title><description>Sejumlah turis mancanegara tidak bisa kembali ke negaranya dikarenakna sudah kehabisan bekal selama pandemi Covid-19 di Bali.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan"/><item><title> Kehabisan Uang di Bali, Sejumlah WNA Terlunta-lunta Jadi Gelandangan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2020 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan-RMB3RTaNbl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah seorang WNA yang kehabisan uang dan paspor hilang di Bali (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/30/244/2254641/kehabisan-uang-di-bali-sejumlah-wna-terlunta-lunta-jadi-gelandangan-RMB3RTaNbl.jpg</image><title>Salah seorang WNA yang kehabisan uang dan paspor hilang di Bali (foto: istimewa)</title></images><description>
DENPASAR - Sejumlah turis mancanegara tidak bisa kembali ke negaranya dikarenakna sudah kehabisan bekal selama pandemi Covid-19 di  Bali. Tercatat dalam bulan Juli ini, enam turis depresi karena kehabisan uang dan menjadi gelandangan.

&quot;Bulan Juli ini saja, kita sudah mengamankan enam bule yang kehabisan bekal,&quot; kata Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Suryanegara, Kamis (30/7/2020).
&amp;nbsp;
Dia merinci keenam turis asing itu adalah dua warga negara Rusia, Amerika, Perancis, Rumania dan Inggris. Mereka ditemukan petugas Satpol PP terlunta-lunta di beberapa tempat, seperti di pantai, kawasan bandara dan rumah kosong.

Saat ditemukan, bule-bule itu terindikasi mengalami depresi. Ekspresinya beragam, di antaranya mengamuk, berbicara sendiri dan lainnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xMi8xLzEyMTMyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Suryanegara, saat diinterogasi bule-bule pelancong itu mengaku sudah tidak punya uang.

&quot;Jangankan bayar hotel atau vila, untuk makan saja minta temannya. Kalau temannya sudah tidak bisa membantu, mintalah makan ke warga,&quot; ungkap dia.

Suryanegara merasa gemas melihat fenomema ini. &quot;Sekarang bukan hanya WNI saja, bule banyak yang minta-minta. Enggak selamanya bule itu kaya,&quot; ujarnya sambil terkekeh.

Dia juga melihat fenomema itu seolah menjadi modus agar para pelancong yang kini jatuh miskin itu bisa dipulangkan ke negaranya.

&quot;Kalau langsung minta uang ke konsulat, saya rasa tidak dikasih. Mereka jadi terlunta-lunta lalu diamankan dan diserahkan ke imigrasi. Imigrasi lalu menghubungi pihak konsulat sehingga nantilah konsulat yang memulangkan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
DENPASAR - Sejumlah turis mancanegara tidak bisa kembali ke negaranya dikarenakna sudah kehabisan bekal selama pandemi Covid-19 di  Bali. Tercatat dalam bulan Juli ini, enam turis depresi karena kehabisan uang dan menjadi gelandangan.

&quot;Bulan Juli ini saja, kita sudah mengamankan enam bule yang kehabisan bekal,&quot; kata Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Suryanegara, Kamis (30/7/2020).
&amp;nbsp;
Dia merinci keenam turis asing itu adalah dua warga negara Rusia, Amerika, Perancis, Rumania dan Inggris. Mereka ditemukan petugas Satpol PP terlunta-lunta di beberapa tempat, seperti di pantai, kawasan bandara dan rumah kosong.

Saat ditemukan, bule-bule itu terindikasi mengalami depresi. Ekspresinya beragam, di antaranya mengamuk, berbicara sendiri dan lainnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xMi8xLzEyMTMyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Suryanegara, saat diinterogasi bule-bule pelancong itu mengaku sudah tidak punya uang.

&quot;Jangankan bayar hotel atau vila, untuk makan saja minta temannya. Kalau temannya sudah tidak bisa membantu, mintalah makan ke warga,&quot; ungkap dia.

Suryanegara merasa gemas melihat fenomema ini. &quot;Sekarang bukan hanya WNI saja, bule banyak yang minta-minta. Enggak selamanya bule itu kaya,&quot; ujarnya sambil terkekeh.

Dia juga melihat fenomema itu seolah menjadi modus agar para pelancong yang kini jatuh miskin itu bisa dipulangkan ke negaranya.

&quot;Kalau langsung minta uang ke konsulat, saya rasa tidak dikasih. Mereka jadi terlunta-lunta lalu diamankan dan diserahkan ke imigrasi. Imigrasi lalu menghubungi pihak konsulat sehingga nantilah konsulat yang memulangkan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
