<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Khofifah Soal Jatim Penyumbang Terbanyak Kasus Baru Positif Covid-19   </title><description>Jatim menjadi penyumbang terbanyak pasien positif Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19"/><item><title>Penjelasan Khofifah Soal Jatim Penyumbang Terbanyak Kasus Baru Positif Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2020 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19-Rt3xyhosyK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Foto: Pemprov Jatim</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/30/337/2254411/penjelasan-khofifah-soal-jatim-penyumbang-terbanyak-kasus-baru-positif-covid-19-Rt3xyhosyK.jpg</image><title>Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Foto: Pemprov Jatim</title></images><description>KOTA BATU - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa angkat bicara mengenai wilayahnya menjadi penyumbang terbanyak kasus baru positif Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Khofifah, penambahan pasien positif Covid-19 itu lantaran masifnya pelacakan dan penelusuran yang dilakukan.

&quot;Mulai tanggal 7 Juli itu kita sudah 15 kali tertinggi, jadi Alhamdulillah sebetulnya sudah lima hari lalu Jatim persentasenya secara nasional, sehingga mohon juga menyampaikan kasus masih tinggi, tetap ini memang karena tracing kota sangat masif,&quot; ujarnya saat kunjungan kerja di Kota Batu, Kamis (30/7/2020).

&quot;Bayangkan sekarang ada 43 laboratorium PCR, berawal dari tiga, tujuh, sampai 43 laboratorium PCR. Ditambah lagi TCM, tes cepat molekuler, sehingga memang kalau di-rapid kemudian reaktif, langsung di-swab,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pandemi Covid-19, Khofifah Minta Kades Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa&amp;nbsp;
Namun di sisi lain mantan menteri sosial ini juga mengapresiasi perjuangan luar biasa para tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, dan lainnya yang melayani pasien positif corona hingga sembuh.

&quot;Saya ingin menyaksikan teman-teman bahwa tenaga kesehatan kita, dokter, perawat, dan rumah sakit, itu semua luar biasa, 13 ribu lebih sudah dilayani dan sudah dinyatakan sembuh,&quot; terang Khofifah kembali.

Bila dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain lanjut Khofifah, apa yang dilakukan tenaga medis di Jawa Timur begitu luar biasa.  &quot;Saya buat perbandingan itu, supaya kita tahu bahwa nakes dan rumah sakit sudah kerja keras luar biasa, dibandingka kesembuhan provinsi-provinsi lain,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Khofifah Minta Warga yang Punya Penyakit Bawaan Jaga Diri&amp;nbsp;
Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Jatim, hingga Kamis pagi setidaknya 21.484 pasien terkonfirmasi positif corona, dari jumlah tersebut 13.619 dinyatakan sembuh atau dalam presentase 63,39 persen. Sedangkan jumlah pasien positif yang dirawat mencapai 6.202 orang atau 28,85 persen, dan 1.663 pasien meninggal dunia dengan presentase 7,76 persen.

</description><content:encoded>KOTA BATU - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa angkat bicara mengenai wilayahnya menjadi penyumbang terbanyak kasus baru positif Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Khofifah, penambahan pasien positif Covid-19 itu lantaran masifnya pelacakan dan penelusuran yang dilakukan.

&quot;Mulai tanggal 7 Juli itu kita sudah 15 kali tertinggi, jadi Alhamdulillah sebetulnya sudah lima hari lalu Jatim persentasenya secara nasional, sehingga mohon juga menyampaikan kasus masih tinggi, tetap ini memang karena tracing kota sangat masif,&quot; ujarnya saat kunjungan kerja di Kota Batu, Kamis (30/7/2020).

&quot;Bayangkan sekarang ada 43 laboratorium PCR, berawal dari tiga, tujuh, sampai 43 laboratorium PCR. Ditambah lagi TCM, tes cepat molekuler, sehingga memang kalau di-rapid kemudian reaktif, langsung di-swab,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pandemi Covid-19, Khofifah Minta Kades Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa&amp;nbsp;
Namun di sisi lain mantan menteri sosial ini juga mengapresiasi perjuangan luar biasa para tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, dan lainnya yang melayani pasien positif corona hingga sembuh.

&quot;Saya ingin menyaksikan teman-teman bahwa tenaga kesehatan kita, dokter, perawat, dan rumah sakit, itu semua luar biasa, 13 ribu lebih sudah dilayani dan sudah dinyatakan sembuh,&quot; terang Khofifah kembali.

Bila dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain lanjut Khofifah, apa yang dilakukan tenaga medis di Jawa Timur begitu luar biasa.  &quot;Saya buat perbandingan itu, supaya kita tahu bahwa nakes dan rumah sakit sudah kerja keras luar biasa, dibandingka kesembuhan provinsi-provinsi lain,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Khofifah Minta Warga yang Punya Penyakit Bawaan Jaga Diri&amp;nbsp;
Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Jatim, hingga Kamis pagi setidaknya 21.484 pasien terkonfirmasi positif corona, dari jumlah tersebut 13.619 dinyatakan sembuh atau dalam presentase 63,39 persen. Sedangkan jumlah pasien positif yang dirawat mencapai 6.202 orang atau 28,85 persen, dan 1.663 pasien meninggal dunia dengan presentase 7,76 persen.

</content:encoded></item></channel></rss>
