<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Aksi Ojol Perempuan di Bekasi Lumpuhkan Komplotan Begal Terekam CCTV</title><description>Hingga kini, korban mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut dan atas kejadian ini sudah dilaporkan kepihak kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv"/><item><title>Viral Aksi Ojol Perempuan di Bekasi Lumpuhkan Komplotan Begal Terekam CCTV</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2020 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv-XNC0gLoDyb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dwi MUlyani, wanita pemberani melawan begal di Bekasi (foto: iNews)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/30/338/2254339/viral-aksi-ojol-perempuan-di-bekasi-lumpuhkan-komplotan-begal-terekam-cctv-XNC0gLoDyb.jpg</image><title>Dwi MUlyani, wanita pemberani melawan begal di Bekasi (foto: iNews)  </title></images><description>BEKASI - Aksi heroik seorang ibu rumah tangga yang terekam camera CCTV, beberapa hari lalu saat melakukan perlawanan terhadap dua pelaku begal di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial. Perempuan pemberani tersebut ternyata berprofesi sebagai pengemudi ojek daring.
Dwi Mulyani, warga perumahan Pondok Ungu Permai, Blok AD 17, Nomor 21, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat  masih terlihat troma dan masih merasakan sakit akibat luka lebam di bagian tubuhnya  saat  melawan dua orang pelaku begal  yang akan merampas harta bendanya.
Korban yang berpofesi sebagai pengemudi ojek daring ini, menceritakan  detik-detik kejadian  dan melakukan perlawanana terhadap  salah satu orang  pelaku begal yang menggunakan senjata tajam.
Dwi dengan berani mempertahan sepeda motor dan telefon gengam yang akan di ambil paksa oleh pelaku. Korban berhasil merebut senjata tajam milik pelaku yang berjumlah dua orang selain senjata tajam korban pun merapas jaket pelaku.
Awalnya  korban  mendapat order makanan dari aplikasi daring yang  pada malam hari dirinya sempat mau mematikan aplikasi  namun sebelum dimatikan korban kembali  mendapat order makan di wilayah Perumahan Pondok Ungu Permai, Bekasi.

Saat itu, korban mengaku sempat ragu dengan order yang masuk, namun dirinya memberanikan diri untuk melajutkan perjalanan. Kurang dari seratus meter ke lokasi tempat makanan yang akan diambil, korban dipepet olah dua orang pelaku begal.
Saat dua pelaku akan merampas motor dan telefon genggamnya, wanita tersebut memberanikan diri melakukan perlawanan, dan beruntung motor dan telefon genggam berhasil di selamatkan. Setelah terjadi saling dorong dan baku hantam.
Wanita tersebut pun mengalami luka-luka lebam di wajahnya akibat berkelahi, bahkan jari telunjuknya luka serius akibat terkena clurit saat wanita ini berusaha merampas senjata tajam tersebut dari tangan pelaku begal.
&amp;ldquo;Saat itu saya sempat ragu, apalagi sudah tengah malam, sekitar pukul 02.00 pagi. Sambil jalan saya masih pikir-pikir, apakah benar ini ada resto-nya, jangan-jangan order fiktif. Nah, disitu saya sempat berhenti dan ragu untuk meneruskan perjalanan, apalagi posisi sudah gelap, saya liat tidak menemukan satu pun pengendara ojol lain. Sepi sekali dan gelap,&amp;rdquo; tutur Dwi.
Benar saja, apa yang menjadi keraguannya itu terjadi. Dia dihadang oleh dua orang yang langsung menodongkan senjata tajam jenis clurit ke korban. Tapi dengan keberaniannya melawan, ia berhasil merebut clurit dari tangan pelaku, meski harus mengalami luka di jari telunjuknya terkena sayatan clurit.
Setelah berhasil merebut clurit dari tangan pelaku, ia berteriak minta tolong dan saat itu juga datang sekelompok anak muda membantu. Karena panik, dua pelaku pun kabur dan meninggalkan senjata tajam jenis clurit.
Hingga kini, korban mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut dan atas kejadian ini sudah dilaporkan kepihak kepolisian. Kini kasus nya di tangai Polsek Babelan dan Polres Metro Bekasi.
</description><content:encoded>BEKASI - Aksi heroik seorang ibu rumah tangga yang terekam camera CCTV, beberapa hari lalu saat melakukan perlawanan terhadap dua pelaku begal di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial. Perempuan pemberani tersebut ternyata berprofesi sebagai pengemudi ojek daring.
Dwi Mulyani, warga perumahan Pondok Ungu Permai, Blok AD 17, Nomor 21, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat  masih terlihat troma dan masih merasakan sakit akibat luka lebam di bagian tubuhnya  saat  melawan dua orang pelaku begal  yang akan merampas harta bendanya.
Korban yang berpofesi sebagai pengemudi ojek daring ini, menceritakan  detik-detik kejadian  dan melakukan perlawanana terhadap  salah satu orang  pelaku begal yang menggunakan senjata tajam.
Dwi dengan berani mempertahan sepeda motor dan telefon gengam yang akan di ambil paksa oleh pelaku. Korban berhasil merebut senjata tajam milik pelaku yang berjumlah dua orang selain senjata tajam korban pun merapas jaket pelaku.
Awalnya  korban  mendapat order makanan dari aplikasi daring yang  pada malam hari dirinya sempat mau mematikan aplikasi  namun sebelum dimatikan korban kembali  mendapat order makan di wilayah Perumahan Pondok Ungu Permai, Bekasi.

Saat itu, korban mengaku sempat ragu dengan order yang masuk, namun dirinya memberanikan diri untuk melajutkan perjalanan. Kurang dari seratus meter ke lokasi tempat makanan yang akan diambil, korban dipepet olah dua orang pelaku begal.
Saat dua pelaku akan merampas motor dan telefon genggamnya, wanita tersebut memberanikan diri melakukan perlawanan, dan beruntung motor dan telefon genggam berhasil di selamatkan. Setelah terjadi saling dorong dan baku hantam.
Wanita tersebut pun mengalami luka-luka lebam di wajahnya akibat berkelahi, bahkan jari telunjuknya luka serius akibat terkena clurit saat wanita ini berusaha merampas senjata tajam tersebut dari tangan pelaku begal.
&amp;ldquo;Saat itu saya sempat ragu, apalagi sudah tengah malam, sekitar pukul 02.00 pagi. Sambil jalan saya masih pikir-pikir, apakah benar ini ada resto-nya, jangan-jangan order fiktif. Nah, disitu saya sempat berhenti dan ragu untuk meneruskan perjalanan, apalagi posisi sudah gelap, saya liat tidak menemukan satu pun pengendara ojol lain. Sepi sekali dan gelap,&amp;rdquo; tutur Dwi.
Benar saja, apa yang menjadi keraguannya itu terjadi. Dia dihadang oleh dua orang yang langsung menodongkan senjata tajam jenis clurit ke korban. Tapi dengan keberaniannya melawan, ia berhasil merebut clurit dari tangan pelaku, meski harus mengalami luka di jari telunjuknya terkena sayatan clurit.
Setelah berhasil merebut clurit dari tangan pelaku, ia berteriak minta tolong dan saat itu juga datang sekelompok anak muda membantu. Karena panik, dua pelaku pun kabur dan meninggalkan senjata tajam jenis clurit.
Hingga kini, korban mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut dan atas kejadian ini sudah dilaporkan kepihak kepolisian. Kini kasus nya di tangai Polsek Babelan dan Polres Metro Bekasi.
</content:encoded></item></channel></rss>
