<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Djoko Tjandra Berhasil Ditangkap, Ini Kata Kejagung   </title><description>Kejaksaan Agung mengucapkan terimakasih kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung"/><item><title> Djoko Tjandra Berhasil Ditangkap, Ini Kata Kejagung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung</guid><pubDate>Jum'at 31 Juli 2020 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung-HUssR2X5HC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Djoko Tjandra saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah (foto: Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/31/337/2254955/djoko-tjandra-berhasil-ditangkap-ini-kata-kejagung-HUssR2X5HC.jpg</image><title>Djoko Tjandra saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah (foto: Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>
JAKARTA - Kejaksaan Agung mengucapkan terimakasih kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, karena telah menangkap Djoko Tjandra, yang telah lama kabur. Selanjutnya Djoko Tjandra akan menjalani proses hukum.

&quot;Alhamdulillah, terimakasih kepada Polri yang telah berhasil menangkap dan membawa terpidana Djoko Soegiarto Tjandra ke Indonesia. Selanjutnya yang bersangkutan akan menjalani proses hukum,&quot; kata Kapuspen Kejagung, Hari Setiyono saat dihubungi, Jumat (31/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kronologi Penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia
Lebih lanjut dia mengatakan, penangkapan tersebut sebagai bentuk keseriusan lembaga penegak hukum. Dia menyebut dalam melakukan penangkapan terhadap Djoko Tjandra, polri telah menjalin komunikasi aktif dengan Kejaksaan Agung.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tiba di Halim, Djoko Tjandra Pakai Baju Tahanan dengan Tangan Terikat
Selain itu, komunikasi penegakan hukum antar negara juga terjalin dengan baik. Penangkapan dilakukan polri di Malaysia dinilai meruapakan koordinasi penegak dua penegak hukum di dua negara.

&quot;Hal ini menunjukkan keseriusan dan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum Indonesia maupun dengan negara lain,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bareskrim Polri akhirnya berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Djoko Tjandra dibawa ke Indonesia melalui Bandara Halim Bandara Perdanakusuma, Jakarta pada Kamis 30 Juli 2020 malam.

Djoko Tjandra merupakan buronan kasus korupsi perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar. Sebelum buron, Djoko Tjandra sempat ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000.



</description><content:encoded>
JAKARTA - Kejaksaan Agung mengucapkan terimakasih kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, karena telah menangkap Djoko Tjandra, yang telah lama kabur. Selanjutnya Djoko Tjandra akan menjalani proses hukum.

&quot;Alhamdulillah, terimakasih kepada Polri yang telah berhasil menangkap dan membawa terpidana Djoko Soegiarto Tjandra ke Indonesia. Selanjutnya yang bersangkutan akan menjalani proses hukum,&quot; kata Kapuspen Kejagung, Hari Setiyono saat dihubungi, Jumat (31/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kronologi Penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia
Lebih lanjut dia mengatakan, penangkapan tersebut sebagai bentuk keseriusan lembaga penegak hukum. Dia menyebut dalam melakukan penangkapan terhadap Djoko Tjandra, polri telah menjalin komunikasi aktif dengan Kejaksaan Agung.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tiba di Halim, Djoko Tjandra Pakai Baju Tahanan dengan Tangan Terikat
Selain itu, komunikasi penegakan hukum antar negara juga terjalin dengan baik. Penangkapan dilakukan polri di Malaysia dinilai meruapakan koordinasi penegak dua penegak hukum di dua negara.

&quot;Hal ini menunjukkan keseriusan dan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum Indonesia maupun dengan negara lain,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNi8xLzEyMTc1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bareskrim Polri akhirnya berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Djoko Tjandra dibawa ke Indonesia melalui Bandara Halim Bandara Perdanakusuma, Jakarta pada Kamis 30 Juli 2020 malam.

Djoko Tjandra merupakan buronan kasus korupsi perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar. Sebelum buron, Djoko Tjandra sempat ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000.



</content:encoded></item></channel></rss>
