<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 5 Keluarga di Kota Bogor Jadi Klaster Covid-19, Salah Satunya Bos Restoran   </title><description>Sebanyak lima keluarga di wilayah Kota Bogor terkonfimasi positif covid-19. Klaster rumah tangga itu salah satunya adalah pemilik restoran
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran"/><item><title> 5 Keluarga di Kota Bogor Jadi Klaster Covid-19, Salah Satunya Bos Restoran   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran</guid><pubDate>Jum'at 31 Juli 2020 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran-sOeqeGmsaT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/31/338/2254951/5-keluarga-di-kota-bogor-jadi-klaster-covid-19-salah-satunya-bos-restoran-sOeqeGmsaT.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
BOGOR - Sebanyak lima keluarga di wilayah Kota Bogor terkonfimasi positif covid-19. Klaster rumah tangga itu salah satunya adalah pemilik restoran.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, kelima keluarga itu yakni dari Rimba Mulya sebanyak 8 orang, Semplak 14 orang (6 warga Kabupaten Bogor), Cimanggu City 4 orang, Sukadamai 3 orang dan Bantarjati 6 orang (2 warga Kabupaten Bogor).

&quot;Yang Bantarjati itu pemilik restoran. Jadi tanggal 21 Juli lalu hasil swab kepala keluarga yang bergejala hasilnya posotif. Ada 17 kontak erat dan 5 di antaranya positif,&quot; kata Dedie, Jumat (31/7/2020).
&amp;nbsp;
Saat ini, lanjut Dedie, pihaknya sudah menutup restoran pasien tersebut untuk disinfeksi. Selanjutnya, akan dilakukan tracing terhadap orang melakukan kontak erat termasuk pengunjung restoran.

&quot;Kita akan tutup restonya, sedang disiapkan langkah teknisnya. Masih ditelusuri apakah beraktivitas mengelola resto langsung atau tidak,&quot; jelasnya.

Dedie menambahkan, 47 persen kasus positif covid-19 di wilayah Kota Bogor meruapkan imported cases. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang ingin keluar kota atau masuk ke Kota Bogor agar melapor ke perangkat lingkungan setempat.

&quot;Perlu kewaspadaan ekstra kita semua baik warga Kota Bogor dan Kabupaten Bogor,&quot; tutup Dedie.
</description><content:encoded>
BOGOR - Sebanyak lima keluarga di wilayah Kota Bogor terkonfimasi positif covid-19. Klaster rumah tangga itu salah satunya adalah pemilik restoran.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, kelima keluarga itu yakni dari Rimba Mulya sebanyak 8 orang, Semplak 14 orang (6 warga Kabupaten Bogor), Cimanggu City 4 orang, Sukadamai 3 orang dan Bantarjati 6 orang (2 warga Kabupaten Bogor).

&quot;Yang Bantarjati itu pemilik restoran. Jadi tanggal 21 Juli lalu hasil swab kepala keluarga yang bergejala hasilnya posotif. Ada 17 kontak erat dan 5 di antaranya positif,&quot; kata Dedie, Jumat (31/7/2020).
&amp;nbsp;
Saat ini, lanjut Dedie, pihaknya sudah menutup restoran pasien tersebut untuk disinfeksi. Selanjutnya, akan dilakukan tracing terhadap orang melakukan kontak erat termasuk pengunjung restoran.

&quot;Kita akan tutup restonya, sedang disiapkan langkah teknisnya. Masih ditelusuri apakah beraktivitas mengelola resto langsung atau tidak,&quot; jelasnya.

Dedie menambahkan, 47 persen kasus positif covid-19 di wilayah Kota Bogor meruapkan imported cases. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang ingin keluar kota atau masuk ke Kota Bogor agar melapor ke perangkat lingkungan setempat.

&quot;Perlu kewaspadaan ekstra kita semua baik warga Kota Bogor dan Kabupaten Bogor,&quot; tutup Dedie.
</content:encoded></item></channel></rss>
