<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Klaster Baru Rumah Sakit di Kota Bogor, 10 Orang Positif Corona</title><description>Lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bogor kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 10 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona"/><item><title> Klaster Baru Rumah Sakit di Kota Bogor, 10 Orang Positif Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona</guid><pubDate>Sabtu 01 Agustus 2020 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona-tWzOVGwFbu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/01/338/2255518/klaster-baru-rumah-sakit-di-kota-bogor-10-orang-positif-corona-tWzOVGwFbu.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
BOGOR - Lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bogor kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 10 orang diketahui terpapar dari Rumah Sakit Azra.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan ke-10 orang yang positif itu terdiri dari petugas keamanan, penerima tamu dan petugas parkir.

&quot;Iya betul, klaster fasilitas kesehatan. Enam warga Kota Bogor dan empat warga kabupaten,&quot; kata Dedie, dikonfimasi wartawan, Sabtu (1/8/2020).

RS Azra, lanjut Dedie, merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus covid-19 di Kota Bogor. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

&quot;Iya rumah sakit rujukan covid-19 SK gubernur,&quot; jelas Dedie.

Meski menjadi klaster baru penularan covid-19, belum ada pembahasan untuk menutup sementara rumah sakit tersebut. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Barat.

&quot;Belum dibahas sampai kesana (penutupan), tapi kami minta Dinkes Jawa Barat untuk sama-sama melakukan pengecekan dan menilai apakah status RS Azra masih layak menjadi rujukan covid-19,&quot; tutupnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8wMS8xLzEyMTk2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>
BOGOR - Lonjakan kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bogor kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 10 orang diketahui terpapar dari Rumah Sakit Azra.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan ke-10 orang yang positif itu terdiri dari petugas keamanan, penerima tamu dan petugas parkir.

&quot;Iya betul, klaster fasilitas kesehatan. Enam warga Kota Bogor dan empat warga kabupaten,&quot; kata Dedie, dikonfimasi wartawan, Sabtu (1/8/2020).

RS Azra, lanjut Dedie, merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus covid-19 di Kota Bogor. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

&quot;Iya rumah sakit rujukan covid-19 SK gubernur,&quot; jelas Dedie.

Meski menjadi klaster baru penularan covid-19, belum ada pembahasan untuk menutup sementara rumah sakit tersebut. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Barat.

&quot;Belum dibahas sampai kesana (penutupan), tapi kami minta Dinkes Jawa Barat untuk sama-sama melakukan pengecekan dan menilai apakah status RS Azra masih layak menjadi rujukan covid-19,&quot; tutupnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8wMS8xLzEyMTk2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
