<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ABK Tikam Rekannya Satu Kapal hingga Tewas</title><description>Korban ditikam 9 kali oleh pelaku yang tidak lain adalah rekanny satu kapal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas"/><item><title>ABK Tikam Rekannya Satu Kapal hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas</guid><pubDate>Minggu 02 Agustus 2020 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas-wZFSz47hzb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/02/340/2255811/abk-tikam-rekannya-satu-kapal-hingga-tewas-wZFSz47hzb.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>BATAM - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Taugboat TB ASL Pelican tewas ditangan rekannya sendiri. Kejadian ini berlangsung di Pelabuhan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam, Sabtu 1 Agusutus 2020, dini hari.

Korban yang tewas bernama Erwin Darlis (33). Korban merupakan Chief Officer Kapal Tugboat. Korban merupakan seorang pelaut asal Kombong, Desa Kurrusumanga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Seperti dilansir dari Sindonews.com, korban ditikam oleh pelaku berinisial FP asal Toraja. Di mana pelaku adalah 2nd engineer di kapal tersebut.

Kejadian ini bermula pada saat pelaku bersama sejumlah rekannya baru pulang minum-minum. Dalam keadaan mabuk, pelaku pulang ke kapalnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Yang Penting Liburan, soal Keselamatan Belakangan
Baca Juga :&amp;nbsp;H+1 Idul Adha, 134 Ribu Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta

Begitu tiba di kapal, korban mengingatkan kepada pelaku agar tidak pulang larut malam. Namun, teguran tersebut tak diterima dengan baik oleh pelaku.

Pelaku yang ditegur bukannya terima, namun langsung mengambil badik dan mengejar korban dan menghujamkan badiknya hingga 9 kali. Korban yang mengalami luka serius ini akhirnya meninggal.

Saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2020), Kapolsek Batu Ampar AKP Nendra Madya Tias membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya sedang mendalami kasus tersebut.</description><content:encoded>BATAM - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Taugboat TB ASL Pelican tewas ditangan rekannya sendiri. Kejadian ini berlangsung di Pelabuhan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam, Sabtu 1 Agusutus 2020, dini hari.

Korban yang tewas bernama Erwin Darlis (33). Korban merupakan Chief Officer Kapal Tugboat. Korban merupakan seorang pelaut asal Kombong, Desa Kurrusumanga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Seperti dilansir dari Sindonews.com, korban ditikam oleh pelaku berinisial FP asal Toraja. Di mana pelaku adalah 2nd engineer di kapal tersebut.

Kejadian ini bermula pada saat pelaku bersama sejumlah rekannya baru pulang minum-minum. Dalam keadaan mabuk, pelaku pulang ke kapalnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Yang Penting Liburan, soal Keselamatan Belakangan
Baca Juga :&amp;nbsp;H+1 Idul Adha, 134 Ribu Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta

Begitu tiba di kapal, korban mengingatkan kepada pelaku agar tidak pulang larut malam. Namun, teguran tersebut tak diterima dengan baik oleh pelaku.

Pelaku yang ditegur bukannya terima, namun langsung mengambil badik dan mengejar korban dan menghujamkan badiknya hingga 9 kali. Korban yang mengalami luka serius ini akhirnya meninggal.

Saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2020), Kapolsek Batu Ampar AKP Nendra Madya Tias membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya sedang mendalami kasus tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
