<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Klaster Covid-19, Pemkot Bogor Batasi Rapat dan Perjalanan Dinas Keluar Kota</title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membatasi kegiatan rapat dan perjalanan dinas luar kota dari semua instansi pemerintahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota"/><item><title>Cegah Klaster Covid-19, Pemkot Bogor Batasi Rapat dan Perjalanan Dinas Keluar Kota</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota-bGDt7Wl7uV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone/Putra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/338/2256043/cegah-klaster-covid-19-pemkot-bogor-batasi-rapat-dan-perjalanan-dinas-keluar-kota-bGDt7Wl7uV.jpg</image><title>Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone/Putra)</title></images><description>BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membatasi kegiatan rapat dan perjalanan dinas luar kota dari semua instansi pemerintahan. Hal itu guna mengurangi resiko penyebaran covid-19.

&quot;Saya memerintahkan kepada Pemkot gak usah rapat kalau gak perlu. Sebisa mungkin hindari. Kalau pun tatap muka maksimal 30 menit lah, orang gak usah banyak-banyak, gak ada lagi suguhan di meja,&quot; kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin (3/8/2020).

Namun, bagi yang terpaksa harus melakukan perjalanan ke luar termasuk masyarkat harus melapor terlebih dahulu. Kemudian, setelah kembali ke Kota Bogor wajib untuk mengikuti tes swab covid-19.

&quot;Klaster yang paling bahaya dari luar kota perjalanan dinas. Jadi minggu ini akan diterbitkan juknisnya siapa saja yang keluar kota harus lapor. Kalau Jakarta atau kabupaten gak usah. Kemudian siapa saja yang begitu pulang harus tes swab, misal dari daerah merah Jawa Timur itu harus swab. Semua perjalanan dinas semua instansi, kampus atau kantor,&quot; tegasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNC8xLzEyMTcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Langkah ini diambil karena kasus covid-19 di Kota Bogor yang terus naik terutama dari klaster keluarga dan luar kota. Oleh sebab itu juga, PSBB Kota Bogor diperpanjanh 1 bulan ke depan sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

&quot;Ini untuk membangkitkan  situasi ini masih gawat. Lebih baik dibilang lebay, dari pada kemudian kita kalah. Lebih baik dicap begitu dari pada kita kalah dan korban berjatuhan. Kota bogor melalui gubernur satu dari sekian kota yang diperpanjang PSBB nya karena belum aman. Kita perpanjang satu bulan kedepan dengan pengetatan,&quot; tutup Bima.
</description><content:encoded>BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membatasi kegiatan rapat dan perjalanan dinas luar kota dari semua instansi pemerintahan. Hal itu guna mengurangi resiko penyebaran covid-19.

&quot;Saya memerintahkan kepada Pemkot gak usah rapat kalau gak perlu. Sebisa mungkin hindari. Kalau pun tatap muka maksimal 30 menit lah, orang gak usah banyak-banyak, gak ada lagi suguhan di meja,&quot; kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin (3/8/2020).

Namun, bagi yang terpaksa harus melakukan perjalanan ke luar termasuk masyarkat harus melapor terlebih dahulu. Kemudian, setelah kembali ke Kota Bogor wajib untuk mengikuti tes swab covid-19.

&quot;Klaster yang paling bahaya dari luar kota perjalanan dinas. Jadi minggu ini akan diterbitkan juknisnya siapa saja yang keluar kota harus lapor. Kalau Jakarta atau kabupaten gak usah. Kemudian siapa saja yang begitu pulang harus tes swab, misal dari daerah merah Jawa Timur itu harus swab. Semua perjalanan dinas semua instansi, kampus atau kantor,&quot; tegasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNC8xLzEyMTcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Langkah ini diambil karena kasus covid-19 di Kota Bogor yang terus naik terutama dari klaster keluarga dan luar kota. Oleh sebab itu juga, PSBB Kota Bogor diperpanjanh 1 bulan ke depan sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

&quot;Ini untuk membangkitkan  situasi ini masih gawat. Lebih baik dibilang lebay, dari pada kemudian kita kalah. Lebih baik dicap begitu dari pada kita kalah dan korban berjatuhan. Kota bogor melalui gubernur satu dari sekian kota yang diperpanjang PSBB nya karena belum aman. Kita perpanjang satu bulan kedepan dengan pengetatan,&quot; tutup Bima.
</content:encoded></item></channel></rss>
