<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan DPR Imbau Selebriti Tidak Buat Gaduh Terkait Virus Corona</title><description>Kasihan masyarakat nantinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona"/><item><title>Pimpinan DPR Imbau Selebriti Tidak Buat Gaduh Terkait Virus Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona</guid><pubDate>Selasa 04 Agustus 2020 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona-5UmszOISOk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/04/337/2256699/pimpinan-dpr-imbau-selebriti-tidak-buat-gaduh-terkait-virus-corona-5UmszOISOk.jpg</image><title>Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Konten video Anji saat mewawancarai Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat virus corona atau Covid-19 terus mendapatkan kritik. Pimpinan DPR pun turut mengimbau agar para selebriti lebih mawas diri dan tidak membuat kegaduhan di situasi pandemi Covid-19 saat ini.

&amp;ldquo;Justru itu saya mengimbau kepada public figure dalam situasi pandemi begini agar kita sama-sama mawas diri, kita sama-sama pingin bawa Indonesia dalam situasi, kita sama-sama ingin dalam situasi pandemi ini tidak hiruk-pikuk, tidak gaduh,&amp;rdquo; imbau Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dasco mengingatkan bahwa semua pihak harus selalu lebih waspada di situasi pandemi sekarang. Diketahui bahwa vaksin itu sedang dalam tahap uji coba di Indonesia maupun negara-negara lain yang juga membuat vaksin. Sehingga, semua pihak harus menjaga ketentraman di masyarakat dan jangan kemudian membuat pernyataan-pernyataan yang belum diuji kebenarannya.

&amp;ldquo;Karena kasihan masyarakat nantinya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Percepat Serapan Anggaran Covid-19, Pemerintah Diminta Alokasikan Dana Darurat Pendidikan
Baca Juga :&amp;nbsp;Terdakwa Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Minta Dibebaskan, Ini Alasannya

Karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini kembali mengimbau kepada para sosialita atau artis yang mempunyai banyak pengikut di media sosial (medsos) untuk lebih waspada. Akan lebih baik jika mereka mempromosikan produk UKM (usaha kecil menengah) buatan anak negeri.

&amp;ldquo;Marilah kita sama-sama justru mungkin meningkatkan UKM misalnya untuk masing-masing di endorse di tempatnya masing-masing produk lokal dalam negeri, daripada kemudian seperti kemarin ada yang mungkin menjadi pembelajaran bagi kita semua, ada yang mengklaim vaksin yang sudah teruji dan sebagainya dan sebagainya,&amp;rdquo; imbau Dasco.Selain itu, Dasco menambahkan, para selebriti atau influencer ini harus lebih waspada dan berhati-hati dengan lebih mengenal narasumbernya sebelum dijadikan sebuah konten.

&amp;ldquo;Profiling narasumbernya sebelum kemudian melakukan endorsement-endorsement,&amp;rdquo; tegasnya.

Terkait penegakan hukum, menurut mantan anggota Komisi III ini, para penegak hukum lebih tahu apakah ada unsur tindak pidana atau tidak di dalam pernyataan di video tersebut itu. DPR menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

&amp;ldquo;Terserah pihak berwajib nanti kalau memang ada hal yang ditemukan suatu tindak pidana,&amp;rdquo; pungkas mantan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Konten video Anji saat mewawancarai Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat virus corona atau Covid-19 terus mendapatkan kritik. Pimpinan DPR pun turut mengimbau agar para selebriti lebih mawas diri dan tidak membuat kegaduhan di situasi pandemi Covid-19 saat ini.

&amp;ldquo;Justru itu saya mengimbau kepada public figure dalam situasi pandemi begini agar kita sama-sama mawas diri, kita sama-sama pingin bawa Indonesia dalam situasi, kita sama-sama ingin dalam situasi pandemi ini tidak hiruk-pikuk, tidak gaduh,&amp;rdquo; imbau Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dasco mengingatkan bahwa semua pihak harus selalu lebih waspada di situasi pandemi sekarang. Diketahui bahwa vaksin itu sedang dalam tahap uji coba di Indonesia maupun negara-negara lain yang juga membuat vaksin. Sehingga, semua pihak harus menjaga ketentraman di masyarakat dan jangan kemudian membuat pernyataan-pernyataan yang belum diuji kebenarannya.

&amp;ldquo;Karena kasihan masyarakat nantinya,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Percepat Serapan Anggaran Covid-19, Pemerintah Diminta Alokasikan Dana Darurat Pendidikan
Baca Juga :&amp;nbsp;Terdakwa Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Minta Dibebaskan, Ini Alasannya

Karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini kembali mengimbau kepada para sosialita atau artis yang mempunyai banyak pengikut di media sosial (medsos) untuk lebih waspada. Akan lebih baik jika mereka mempromosikan produk UKM (usaha kecil menengah) buatan anak negeri.

&amp;ldquo;Marilah kita sama-sama justru mungkin meningkatkan UKM misalnya untuk masing-masing di endorse di tempatnya masing-masing produk lokal dalam negeri, daripada kemudian seperti kemarin ada yang mungkin menjadi pembelajaran bagi kita semua, ada yang mengklaim vaksin yang sudah teruji dan sebagainya dan sebagainya,&amp;rdquo; imbau Dasco.Selain itu, Dasco menambahkan, para selebriti atau influencer ini harus lebih waspada dan berhati-hati dengan lebih mengenal narasumbernya sebelum dijadikan sebuah konten.

&amp;ldquo;Profiling narasumbernya sebelum kemudian melakukan endorsement-endorsement,&amp;rdquo; tegasnya.

Terkait penegakan hukum, menurut mantan anggota Komisi III ini, para penegak hukum lebih tahu apakah ada unsur tindak pidana atau tidak di dalam pernyataan di video tersebut itu. DPR menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

&amp;ldquo;Terserah pihak berwajib nanti kalau memang ada hal yang ditemukan suatu tindak pidana,&amp;rdquo; pungkas mantan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR itu.</content:encoded></item></channel></rss>
