<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gibran Maju, PKS Sebut Pilkada Solo 2020 Serasa Pemilu Tingkat Nasional   </title><description>Gibran Rakabuming Raka telah resmi maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional"/><item><title>Gibran Maju, PKS Sebut Pilkada Solo 2020 Serasa Pemilu Tingkat Nasional   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional-8bravQxMDv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gibran Rakabuming Raka (kiri). Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/337/2257431/gibran-maju-pks-sebut-pilkada-solo-2020-serasa-pemilu-tingkat-nasional-8bravQxMDv.jpg</image><title>Gibran Rakabuming Raka (kiri). Foto: Istimewa</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Gibran Rakabuming Raka telah resmi maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020. Statusnya sebagai anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat pilkada di wilayah itu serasa pemilu tingkat nasional.
&amp;ldquo;Domain kebijakan partai saat ini sudah diambil DPP masing-masing. Yang main pusat sekarang. Ya wajar lah, calonnya anak Presiden,&amp;rdquo; ujar Ketua Bappilu DPD PKS Solo Sugeng Riyanto, Selasa (4/8/2020).
Sugeng Riyanto mengaku menjalin komunikasi dan komitmen politik untuk berkoalisi dengan PAN, Partai Golkar, dan PSI di Pilkada Solo 2020 sudah sangat sulit saat ini.
Apalagi ketiga partai politik pemilik kursi di DPRD Solo itu disebut-sebut telah mendukung Gibran-Teguh. Walau masih sendirian, PKS tetap berusaha membuat koalisi sendiri Pilkada Solo 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gibran dan Rudy Dipanggil Megawati ke Jakarta, Bahas Apa?
Ketua Bappilu DPD PKS Solo menegaskan dunia politik sangat dinamis alias bisa berubah dengan cepat, sehingga masih ada asa bagi PKS untuk menggalang koalisi.
&amp;ldquo;Belum [belum menyerah]. Masih ada peluang lah, meskipun semakin menyempit. Tapi bukan berarti hilang sama sekali. Akan terus kami coba gandeng teman-teman parpol,&amp;rdquo; ujar dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenakan Pakaian Indonesia Raya Khas Gibran, Kader PKS Dicopot&amp;nbsp;</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Gibran Rakabuming Raka telah resmi maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020. Statusnya sebagai anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat pilkada di wilayah itu serasa pemilu tingkat nasional.
&amp;ldquo;Domain kebijakan partai saat ini sudah diambil DPP masing-masing. Yang main pusat sekarang. Ya wajar lah, calonnya anak Presiden,&amp;rdquo; ujar Ketua Bappilu DPD PKS Solo Sugeng Riyanto, Selasa (4/8/2020).
Sugeng Riyanto mengaku menjalin komunikasi dan komitmen politik untuk berkoalisi dengan PAN, Partai Golkar, dan PSI di Pilkada Solo 2020 sudah sangat sulit saat ini.
Apalagi ketiga partai politik pemilik kursi di DPRD Solo itu disebut-sebut telah mendukung Gibran-Teguh. Walau masih sendirian, PKS tetap berusaha membuat koalisi sendiri Pilkada Solo 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gibran dan Rudy Dipanggil Megawati ke Jakarta, Bahas Apa?
Ketua Bappilu DPD PKS Solo menegaskan dunia politik sangat dinamis alias bisa berubah dengan cepat, sehingga masih ada asa bagi PKS untuk menggalang koalisi.
&amp;ldquo;Belum [belum menyerah]. Masih ada peluang lah, meskipun semakin menyempit. Tapi bukan berarti hilang sama sekali. Akan terus kami coba gandeng teman-teman parpol,&amp;rdquo; ujar dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenakan Pakaian Indonesia Raya Khas Gibran, Kader PKS Dicopot&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
