<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Wanita Tewas di Apartemen Depok Diduga Dibunuh Pakai Palu   </title><description>Astri Oktaviani (36), warga Cimanggis ditemukan tewas di kamar Nomor 2119, lantai 21 Apartemen Margonda Recidence V Depok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu"/><item><title> Wanita Tewas di Apartemen Depok Diduga Dibunuh Pakai Palu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu-JbNNUIObBV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257282/wanita-tewas-di-apartemen-depok-diduga-dibunuh-pakai-palu-JbNNUIObBV.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
DEPOK - Astri Oktaviani (36), warga Cimanggis ditemukan tewas di kamar Nomor 2119, lantai 21 Apartemen Margonda Recidence V Depok, Jawa Barat, pada Selasa 4 Agustus 2020, sekira jam 20.15 WIB. Saat ditemukan Astri mengalami luka yang cukup parah di kepala.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mayat Perempuan dengan Tangan Terikat-Mulut Dilakban Ditemukan di Apartemen Margonda Depok
Diduga wanita tersebut tewas dibunuh pelaku dengan menggunakan palu atau martil, selain itu mulut korban terlilit lakban serta tangan dan kaki terikat.

&quot;Di dalam kamar terdapat bercak darah sepertinya darah itu dari luka korban yang berada di kepala,&quot; kata Kepala Urusan Humas Polres Kota Depok, Iptu Made Budi kepada Okezone, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Wanita Tewas Kaki Terikat Mulut Dilakban di Apartemen Depok, Diduga Korban Pembunuhan&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, dari lokasi kejadian polisi menemukan palu terbungkus handuk, tas jinjing warna hitam, lakban bening, masker warna merah muda, tali sepatu, pewangi ruangan, sebungkus rokok dan Identitas korban.

&quot;Untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihak kepolisian membawa jasad korban ke RS Polri untuk autopsi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
DEPOK - Astri Oktaviani (36), warga Cimanggis ditemukan tewas di kamar Nomor 2119, lantai 21 Apartemen Margonda Recidence V Depok, Jawa Barat, pada Selasa 4 Agustus 2020, sekira jam 20.15 WIB. Saat ditemukan Astri mengalami luka yang cukup parah di kepala.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mayat Perempuan dengan Tangan Terikat-Mulut Dilakban Ditemukan di Apartemen Margonda Depok
Diduga wanita tersebut tewas dibunuh pelaku dengan menggunakan palu atau martil, selain itu mulut korban terlilit lakban serta tangan dan kaki terikat.

&quot;Di dalam kamar terdapat bercak darah sepertinya darah itu dari luka korban yang berada di kepala,&quot; kata Kepala Urusan Humas Polres Kota Depok, Iptu Made Budi kepada Okezone, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Wanita Tewas Kaki Terikat Mulut Dilakban di Apartemen Depok, Diduga Korban Pembunuhan&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, dari lokasi kejadian polisi menemukan palu terbungkus handuk, tas jinjing warna hitam, lakban bening, masker warna merah muda, tali sepatu, pewangi ruangan, sebungkus rokok dan Identitas korban.

&quot;Untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihak kepolisian membawa jasad korban ke RS Polri untuk autopsi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
