<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penerapan Jalan Berbayar Salah Satu Solusi Atasi Macet di Jakarta   </title><description>Penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing system (ERP), akan menjadi solusi mengurangi kemacetan di Jakarta.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta"/><item><title> Penerapan Jalan Berbayar Salah Satu Solusi Atasi Macet di Jakarta   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Amin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta-GVwzNU4MeF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257310/penerapan-jalan-berbayar-salah-satu-solusi-atasi-macet-di-jakarta-GVwzNU4MeF.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>

JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing system (ERP), akan menjadi solusi mengurangi kemacetan di Jakarta.

&amp;ldquo;Ini upaya lain dengan menerapkan jalan berbayar (ERP) di jalan-jalan dengan titik kepadatan yang tinggi di Jakarta. Memang belum diterapkan, namun dengan ERP ini akan memindahkan orang dari angkutan pribadi ke angkutan umum,&amp;rdquo; kata Polana pada Forum Diskusi Publik School of Business and management Institut Teknologi Bandung yang digelar secara virtual, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dirut Transjakarta: Naik Transportasi Umum Lebih Aman Daripada Naik Mobil Tetangga&amp;nbsp;
Selain penerapan jalan berbayar, upaya lain diantaranya penerapan ganjil-genap dan integrasi moda transportasi baik keberangkatan maupun saat tiba ke tempat tujuan.

&amp;ldquo;Untuk mencapai target itu butuh effort besar, kami mendorong amsyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan menarik masyarakat beralih ke transportasi umum,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;DPRD DKI Nilai Kebijakan Ganjil-Genap Tidak Tepat Diterapkan saat Pandemi
Tidak hanya integrasi moda transportasi, integrasi prasarana dan informasi juga diperlukan. Misalnya dari sisi terminal, alat pembayaran dan informasi.

&amp;ldquo;Ada integrasi fisik pembayaran informasi. Tentunya tidak kalah pentingnya integrasi itu memperhatikan lingkungan,&amp;rdquo; pungkasnya.

Salah satu integrasi fisik diarahkan kepada pengelola transportasi di Jabodetabek pada satu titik untuk multimoda. Kemudian integrasi pembayaran akan menggunakan satu kartu untuk semua moda dengan satu aplikasi.</description><content:encoded>

JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing system (ERP), akan menjadi solusi mengurangi kemacetan di Jakarta.

&amp;ldquo;Ini upaya lain dengan menerapkan jalan berbayar (ERP) di jalan-jalan dengan titik kepadatan yang tinggi di Jakarta. Memang belum diterapkan, namun dengan ERP ini akan memindahkan orang dari angkutan pribadi ke angkutan umum,&amp;rdquo; kata Polana pada Forum Diskusi Publik School of Business and management Institut Teknologi Bandung yang digelar secara virtual, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dirut Transjakarta: Naik Transportasi Umum Lebih Aman Daripada Naik Mobil Tetangga&amp;nbsp;
Selain penerapan jalan berbayar, upaya lain diantaranya penerapan ganjil-genap dan integrasi moda transportasi baik keberangkatan maupun saat tiba ke tempat tujuan.

&amp;ldquo;Untuk mencapai target itu butuh effort besar, kami mendorong amsyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan menarik masyarakat beralih ke transportasi umum,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;DPRD DKI Nilai Kebijakan Ganjil-Genap Tidak Tepat Diterapkan saat Pandemi
Tidak hanya integrasi moda transportasi, integrasi prasarana dan informasi juga diperlukan. Misalnya dari sisi terminal, alat pembayaran dan informasi.

&amp;ldquo;Ada integrasi fisik pembayaran informasi. Tentunya tidak kalah pentingnya integrasi itu memperhatikan lingkungan,&amp;rdquo; pungkasnya.

Salah satu integrasi fisik diarahkan kepada pengelola transportasi di Jabodetabek pada satu titik untuk multimoda. Kemudian integrasi pembayaran akan menggunakan satu kartu untuk semua moda dengan satu aplikasi.</content:encoded></item></channel></rss>
