<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Klaster Pondok Pesantren di Tangsel, Santri Luar Daerah Jalani Isolasi Mandiri   </title><description> Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi klaster penyebaran Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri"/><item><title> Klaster Pondok Pesantren di Tangsel, Santri Luar Daerah Jalani Isolasi Mandiri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri-lsSQEfVzB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/338/2257335/klaster-pondok-pesantren-di-tangsel-santri-luar-daerah-jalani-isolasi-mandiri-lsSQEfVzB7.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>TANGSEL - Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi klaster penyebaran Covid-19. Diduga, penularannya dibawa oleh santri asal luar daerah.

Klaster penyebarannya baru diketahui sekira 2 minggu lalu. Di mana ketika itu, kegiatan di lingkungan Ponpes telah dimulai kembali. Kebanyakan dari mereka, merupakan santri asal luar Kota Tangsel.

&quot;Itu sekira 2 minggu lalu. Jadi kan ada satu pondok pesantren yang santrinya itu asal luar daerah. Kemungkinan dari situ penyebarannya,&quot; terang Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Deden Deni kepada Okezone, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;
Deden tak menyebut spesifik berapa banyak santri dan pengurus Ponpes yang terkonfirmasi positif. Namun kata dia, jumlahnya tak massif dan kini kebanyakan telah dinyatakan sembuh. Meskipun masih ada yang tengah menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid.

&quot;Enggak banyaklah dan sudah pada sembuh. Ada yang dirawat di rumah Covid, diisolasi di sana,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNC8xLzEyMTcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Deden, penyebaran itu tak terendus sejak awal lantaran para santri tak menunjukkan gejala apapun. Setelah. dirapid dan swab, barulah terungkap kebanyakan mereka terkonfirmasi positif.

&quot;Mereka kan OTG, jadi memang awalnya sulit diantisipasi sejak awal hingga akhirnya menyebar,&quot; imbuhnya.

Dilanjutkan Deden, kini aktivitas Ponpes tersebut telah dibuka kembali setelah melalui sterilisasi dan pengecekan tim gugus tugas. Para pengurusnya sendiri telah diuji swab, dan hasilnya negatif.

&quot;Sudah normal lagi, karena sudah sembuh semua, itu kan 2 minggu lalu. Enggak ada yang dirawat,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>TANGSEL - Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi klaster penyebaran Covid-19. Diduga, penularannya dibawa oleh santri asal luar daerah.

Klaster penyebarannya baru diketahui sekira 2 minggu lalu. Di mana ketika itu, kegiatan di lingkungan Ponpes telah dimulai kembali. Kebanyakan dari mereka, merupakan santri asal luar Kota Tangsel.

&quot;Itu sekira 2 minggu lalu. Jadi kan ada satu pondok pesantren yang santrinya itu asal luar daerah. Kemungkinan dari situ penyebarannya,&quot; terang Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Deden Deni kepada Okezone, Rabu (5/8/2020).
&amp;nbsp;
Deden tak menyebut spesifik berapa banyak santri dan pengurus Ponpes yang terkonfirmasi positif. Namun kata dia, jumlahnya tak massif dan kini kebanyakan telah dinyatakan sembuh. Meskipun masih ada yang tengah menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid.

&quot;Enggak banyaklah dan sudah pada sembuh. Ada yang dirawat di rumah Covid, diisolasi di sana,&quot; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8xNC8xLzEyMTcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Deden, penyebaran itu tak terendus sejak awal lantaran para santri tak menunjukkan gejala apapun. Setelah. dirapid dan swab, barulah terungkap kebanyakan mereka terkonfirmasi positif.

&quot;Mereka kan OTG, jadi memang awalnya sulit diantisipasi sejak awal hingga akhirnya menyebar,&quot; imbuhnya.

Dilanjutkan Deden, kini aktivitas Ponpes tersebut telah dibuka kembali setelah melalui sterilisasi dan pengecekan tim gugus tugas. Para pengurusnya sendiri telah diuji swab, dan hasilnya negatif.

&quot;Sudah normal lagi, karena sudah sembuh semua, itu kan 2 minggu lalu. Enggak ada yang dirawat,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
