<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda Tewas Diterjang Peluru Misterius, Polres Tangsel Cek Lapangan</title><description>Ayah tiri Dicky, berinisial AR (51), mulanya sempat terlihat khawatir menceritakan kejadian itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan"/><item><title>Pemuda Tewas Diterjang Peluru Misterius, Polres Tangsel Cek Lapangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan</guid><pubDate>Minggu 09 Agustus 2020 02:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan-qcEo3sB0Rk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto : Okezone.com/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/09/338/2259186/pemuda-tewas-diterjang-peluru-misterius-polres-tangsel-cek-lapangan-qcEo3sB0Rk.jpg</image><title>(Foto : Okezone.com/Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Seorang pemuda bernama Dicky Hermawan (22) tewas tertembus peluru misterius. Dia sempat mendapat perawatan di klinik, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Okezone coba menelusuri kronologis tertembaknya Dicky. Informasi menyebut jika kejadian berlangsung pada Jumat 7 Agustus 2020 sore. Remaja yang tinggal di Kampung Medang, RT02 RW03, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, itu pulang dalam kondisi punggung bersimbah darah.

Dia mengendarai sepeda motor dengan bertelanjang dada. Sesampainya di halaman rumah, Dicky tergeletak lemas. Lalu oleh keluarga dan tetangganya dilarikan ke klinik bidan terdekat. Saat itu, posisi Dicky sudah tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, dia dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga dan meninggal sekira pukul 22.50 WIB.

Ayah tiri Dicky, berinisial AR (51), mulanya sempat terlihat khawatir menceritakan kejadian itu. Meskipun setelah dijelaskan, akhirnya dia bersedia membeberkan beberapa kesaksian yang diketahuinya.

&quot;Jadi waktu pulang ke rumah dia masih bisa naik motor, nggak pakai baju, bagian punggungnya banyak darah, ada lubang bekas peluru,&quot; tuturnya, Sabtu (8/8/2020).

Diungkapkan AR, Dicky sebelumnya pergi keluar rumah sekira pukul 16.30 WIB dengan alasan ingin bertemu teman. Namun selang satu jam kemudian sekira pukul 17.30 WIB, Dicky pulang dengan kondisi demikian.

&quot;Katanya dia ditelepon temannya, terus keluar pakai motor,&quot; ucapnya.

Jenazah Dicky baru dimakamkan siang tadi. Jajaran kepolisian pun turut berada di lokasi. Kesaksian bahwa Dicky mengalami luka tertembak peluru, disampaikan pula para tetangga rumah yang sempat memberi pertolongan.

Baca Juga :&amp;nbsp;Konsep Drive Thru Solusi bagi Pengantin yang Bingung Gelar Repsesi di Tengah Pademi

Namun, polisi belum mau berkomentar lebih jauh soal penembakan itu. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono, menjawab singkat bahwa dia akan mengecek lebih dulu peristiwa tersebut.

&quot;Saya cek dulu ya,&quot; katanya.

Dicky sendiri tak memiliki pekerjaan tetap. Mengisi kegiatannya sehari-hari, dia bekerja serabutan. Belakangan, dia ikut membantu menjaga lokasi lahan proyek di wilayah Pagedangan dan sekitarnya.</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Seorang pemuda bernama Dicky Hermawan (22) tewas tertembus peluru misterius. Dia sempat mendapat perawatan di klinik, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Okezone coba menelusuri kronologis tertembaknya Dicky. Informasi menyebut jika kejadian berlangsung pada Jumat 7 Agustus 2020 sore. Remaja yang tinggal di Kampung Medang, RT02 RW03, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, itu pulang dalam kondisi punggung bersimbah darah.

Dia mengendarai sepeda motor dengan bertelanjang dada. Sesampainya di halaman rumah, Dicky tergeletak lemas. Lalu oleh keluarga dan tetangganya dilarikan ke klinik bidan terdekat. Saat itu, posisi Dicky sudah tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, dia dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga dan meninggal sekira pukul 22.50 WIB.

Ayah tiri Dicky, berinisial AR (51), mulanya sempat terlihat khawatir menceritakan kejadian itu. Meskipun setelah dijelaskan, akhirnya dia bersedia membeberkan beberapa kesaksian yang diketahuinya.

&quot;Jadi waktu pulang ke rumah dia masih bisa naik motor, nggak pakai baju, bagian punggungnya banyak darah, ada lubang bekas peluru,&quot; tuturnya, Sabtu (8/8/2020).

Diungkapkan AR, Dicky sebelumnya pergi keluar rumah sekira pukul 16.30 WIB dengan alasan ingin bertemu teman. Namun selang satu jam kemudian sekira pukul 17.30 WIB, Dicky pulang dengan kondisi demikian.

&quot;Katanya dia ditelepon temannya, terus keluar pakai motor,&quot; ucapnya.

Jenazah Dicky baru dimakamkan siang tadi. Jajaran kepolisian pun turut berada di lokasi. Kesaksian bahwa Dicky mengalami luka tertembak peluru, disampaikan pula para tetangga rumah yang sempat memberi pertolongan.

Baca Juga :&amp;nbsp;Konsep Drive Thru Solusi bagi Pengantin yang Bingung Gelar Repsesi di Tengah Pademi

Namun, polisi belum mau berkomentar lebih jauh soal penembakan itu. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono, menjawab singkat bahwa dia akan mengecek lebih dulu peristiwa tersebut.

&quot;Saya cek dulu ya,&quot; katanya.

Dicky sendiri tak memiliki pekerjaan tetap. Mengisi kegiatannya sehari-hari, dia bekerja serabutan. Belakangan, dia ikut membantu menjaga lokasi lahan proyek di wilayah Pagedangan dan sekitarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
