<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Pastikan Infrastruktur Ketenagalistrikan Tak Rusak Pascaerupsi Sinabung</title><description>Jimmy memastikan, seluruh gardu listrik dan jaringan tegangan menengah dipantau secara periodik oleh petugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung"/><item><title>PLN Pastikan Infrastruktur Ketenagalistrikan Tak Rusak Pascaerupsi Sinabung</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2020 23:18 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung-jAhHnl3Xbb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Sinabung (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/10/608/2260102/pln-pastikan-infrastruktur-ketenagalistrikan-tak-rusak-pascaerupsi-sinabung-jAhHnl3Xbb.jpg</image><title>Gunung Sinabung (Foto: Ist)</title></images><description>MEDAN &amp;ndash; PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan pelayanan kelistrikan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) tetap terkendali pasca erupsi besar Gunung Api Sinabung pada Senin 10 Agustus 2020 pagi tadi.

Humas PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Jimmy Aritonang mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pelayanan kelistrikan di wilayah terdampak erupsi gunung berketinggian 2.460 mdpl itu.

&amp;ldquo;PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukit Barisan terus menjalankan prosedur pengamanan untuk menjaga pasokan listrik pasca erupsi yang terjadi hari ini,&amp;rdquo; kata Jimmy, Senin (10/8/2020) malam.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi, Desa Terdekat Gelap Gulita Tertutup Abu Pekat
Jimmy memastikan, seluruh gardu listrik dan jaringan tegangan menengah dipantau secara periodik oleh petugas. &amp;ldquo;Berdasarkan laporan belum ada aset ketenagalistrikan terdampak bencana ini,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMC8xLzEyMjA3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski memastikan tidak ada kendala berarti, pihaknya tetap menunggu laporan dari masyarakat jika terjadinya gangguan aliran listrik di wilayah mereka.

&amp;ldquo;Electrizen yang memiliki informasi mengenai potensi gangguan mohon untuk dapat menginformasikan ke Contact Center PLN 123,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Erupsi Sinabung, Sejumlah Wilayah Tertutup Abu Vulkanik Setebal 4 Cm
Untuk diketahui, hari ini, Senin, 10 Agustus 2020, Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo setidaknya mengalami dua kali erupsi. Erupsi pertama terjadi pada pukul 10:16 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 5 ribu meter dari puncak gunung. Sementara erupsi kedua pukul 11:17 dengan tinggi kolom letusan mencapai 2 ribu meter dari puncak gunung.

Saat erupsi, gunung berketinggian 2.460 mpdl itu memuntahkan material vulkanik terdiri debu, pasir dan batuan. Sejumlah daerah di sekitar kaki gunung tertutup material dengan ketebalan cukup tinggi.</description><content:encoded>MEDAN &amp;ndash; PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan pelayanan kelistrikan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) tetap terkendali pasca erupsi besar Gunung Api Sinabung pada Senin 10 Agustus 2020 pagi tadi.

Humas PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara, Jimmy Aritonang mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pelayanan kelistrikan di wilayah terdampak erupsi gunung berketinggian 2.460 mdpl itu.

&amp;ldquo;PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukit Barisan terus menjalankan prosedur pengamanan untuk menjaga pasokan listrik pasca erupsi yang terjadi hari ini,&amp;rdquo; kata Jimmy, Senin (10/8/2020) malam.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi, Desa Terdekat Gelap Gulita Tertutup Abu Pekat
Jimmy memastikan, seluruh gardu listrik dan jaringan tegangan menengah dipantau secara periodik oleh petugas. &amp;ldquo;Berdasarkan laporan belum ada aset ketenagalistrikan terdampak bencana ini,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMC8xLzEyMjA3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski memastikan tidak ada kendala berarti, pihaknya tetap menunggu laporan dari masyarakat jika terjadinya gangguan aliran listrik di wilayah mereka.

&amp;ldquo;Electrizen yang memiliki informasi mengenai potensi gangguan mohon untuk dapat menginformasikan ke Contact Center PLN 123,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Erupsi Sinabung, Sejumlah Wilayah Tertutup Abu Vulkanik Setebal 4 Cm
Untuk diketahui, hari ini, Senin, 10 Agustus 2020, Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo setidaknya mengalami dua kali erupsi. Erupsi pertama terjadi pada pukul 10:16 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 5 ribu meter dari puncak gunung. Sementara erupsi kedua pukul 11:17 dengan tinggi kolom letusan mencapai 2 ribu meter dari puncak gunung.

Saat erupsi, gunung berketinggian 2.460 mpdl itu memuntahkan material vulkanik terdiri debu, pasir dan batuan. Sejumlah daerah di sekitar kaki gunung tertutup material dengan ketebalan cukup tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
